<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terkait Skandal 1MDB, Polisi Malaysia Geledah Apartemen Mewah Keluarga Najib Razak</title><description>Polisi Malaysia menyerbu blok apartemen mewah Kuala Lumpur di mana kerabat mantan Perdana Menteri Najib Razak tinggal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/05/13/18/1897592/terkait-skandal-1mdb-polisi-malaysia-geledah-apartemen-mewah-keluarga-najib-razak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/05/13/18/1897592/terkait-skandal-1mdb-polisi-malaysia-geledah-apartemen-mewah-keluarga-najib-razak"/><item><title>Terkait Skandal 1MDB, Polisi Malaysia Geledah Apartemen Mewah Keluarga Najib Razak</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/05/13/18/1897592/terkait-skandal-1mdb-polisi-malaysia-geledah-apartemen-mewah-keluarga-najib-razak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/05/13/18/1897592/terkait-skandal-1mdb-polisi-malaysia-geledah-apartemen-mewah-keluarga-najib-razak</guid><pubDate>Minggu 13 Mei 2018 06:08 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/05/13/18/1897592/terkait-skandal-1mdb-polisi-malaysia-geledah-apartemen-mewah-keluarga-najib-razak-zvPdrNBiHs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Najib Razak (AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/05/13/18/1897592/terkait-skandal-1mdb-polisi-malaysia-geledah-apartemen-mewah-keluarga-najib-razak-zvPdrNBiHs.jpg</image><title>Najib Razak (AFP)</title></images><description>KUALA LUMPUR - Polisi Malaysia menyerbu blok apartemen mewah Kuala Lumpur di mana kerabat mantan Perdana Menteri Najib Razak tinggal. Mereka mencari dokumen sensitif pemerintah yang ditakutkan akan dibawa keluar dari negara itu. Demikian yang dikatakan dua perwira senior kepolisian Malaysia.
Tindakan itu dilakukan sesaat setelah Perdana Menteri baru Malaysia, Mahathir Mohamad, mengatakan ia telah mencegah pendahulunya itu meninggalkan negara itu. Razak diduga terlibat dalam skandal multi-miliar dolar dana negara di 1MDB.
Sekitar 20 petugas polisi memasuki lobi di blok apartemen Pavilion Residences di Ibu Kota Malaysia, tepat ketika Mahathir sedang mengadakan konferensi pers untuk mengumumkan anggota kunci kabinetnya.

Foto: Istimewa
Mereka dibantu oleh setidaknya selusin petugas penegak hukum berpakaian preman. Personel keamanan dari gedung - yang dimiliki oleh Desmond Lim, seorang pengusaha Malaysia yang kaya dan pendukung Najib - bersikap kooperatif.
&quot;Kami mencari dokumen pemerintah yang mungkin telah diambil secara ilegal,&quot; kata seorang perwira polisi senior, yang meminta anonimitas karena ia tidak berwenang untuk berbicara dengan media.
&quot;Pemerintah khawatir mereka bisa sensitif dan penting, dan bisa dibawa keluar negeri,&quot; imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (12/5/2018).
(Baca Juga: Kalah di Pemilu Malaysia, Najib Razak Dicekal ke Luar Negeri)
Dia menolak mengatakan apakah ada dokumen yang ditemukan dan menggambarkan operasi itu masih dalam perkembangan. Tindakan polisi itu menyusul pengaduan yang diajukan oleh dua pemimpin sayap pemuda partai politik Mahathir, Bersatu.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa sejumlah mobil van yang dihiasi logo departemen dan kabinet perdana menteri mengirimkan kotak untuk 50 tas Birkin ke Pavilion Residences pada Kamis malam.
Foto: Istimewa
Disebutkan bahwa kotak-kotak itu mengatasnamakan Rosmah Mansor sebagai penerima barang. Dua foto yang diberikan bersama laporan itu menunjukkan van dengan logo departemen dan troli belanja yang berisi kotak-kotak oranye. Lokasi, tanggal dan isi kotak - termasuk apakah ada tas di dalamnya - tidak dapat dipastikan dari foto tersebut.
&quot;Tas Birkin tersebut masing-masing seharga USD200.000,&quot; kata laporan itu.Menurut polisi, anggota keluarga Najib tinggal di apartemen tersebut,  tetapi mereka menolak menyebutkan namanya. Petugas polisi senior hanya  mengkonfirmasi &quot;anggota keluarga&quot; Najib tinggal di kompleks apartemen  itu ketika ditanya apakah Rosmah tinggal di sana. Sedangkan petugas lain  yang terlibat dalam operasi menyebut mereka sebagai &quot;VVIP&quot;, atau orang  yang sangat, sangat penting.
Kedua perwira polisi itu mengatakan, para penyelidik tidak tertarik  pada barang-barang mewah tetapi mengejar dokumen yang bisa menjadi vital  untuk penyelidikan terhadap pemerintahan Najib.
Terkait penggeledahan ini Kepala kepolisian Kuala Lumpur dan juru  bicara resmi kepolisian tidak menanggapi permintaan untuk komentar. Pun  begitu dengan juru bicara Najib tidak dapat segera dihubungi untuk  memberikan komentar.
Najib sendiri sebelumnya mengatakan bahwa dia akan pergi ke luar  negeri selama seminggu untuk beristirahat. Tetapi hanya beberapa menit  kemudian Departemen Imigrasi mengumumkan bahwa dia dan istrinya telah  dilarang meninggalkan negara itu.
Mahathir, yang dilantik sebagai perdana menteri pada hari Kamis,  telah bersumpah untuk menyelidiki hilangnya miliaran dolar dari dana  negara di 1Malaysia Development Berhad (1MDB), yang didirikan oleh  Najib.
Dokumen Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menuduh bahwa  USD681 juta dari 1MDB dipindahkan ke akun pribadi seseorang yang  diidentifikasi sebagai Official One Malaysia, yang telah dikonfirmasi  oleh AS dan Malaysia adalah Najib.
Najib mengatakan bahwa deposit itu adalah sumbangan dari anggota  keluarga kerajaan Saudi yang tidak disebutkan namanya yang sebagian  besar telah dikembalikan.</description><content:encoded>KUALA LUMPUR - Polisi Malaysia menyerbu blok apartemen mewah Kuala Lumpur di mana kerabat mantan Perdana Menteri Najib Razak tinggal. Mereka mencari dokumen sensitif pemerintah yang ditakutkan akan dibawa keluar dari negara itu. Demikian yang dikatakan dua perwira senior kepolisian Malaysia.
Tindakan itu dilakukan sesaat setelah Perdana Menteri baru Malaysia, Mahathir Mohamad, mengatakan ia telah mencegah pendahulunya itu meninggalkan negara itu. Razak diduga terlibat dalam skandal multi-miliar dolar dana negara di 1MDB.
Sekitar 20 petugas polisi memasuki lobi di blok apartemen Pavilion Residences di Ibu Kota Malaysia, tepat ketika Mahathir sedang mengadakan konferensi pers untuk mengumumkan anggota kunci kabinetnya.

Foto: Istimewa
Mereka dibantu oleh setidaknya selusin petugas penegak hukum berpakaian preman. Personel keamanan dari gedung - yang dimiliki oleh Desmond Lim, seorang pengusaha Malaysia yang kaya dan pendukung Najib - bersikap kooperatif.
&quot;Kami mencari dokumen pemerintah yang mungkin telah diambil secara ilegal,&quot; kata seorang perwira polisi senior, yang meminta anonimitas karena ia tidak berwenang untuk berbicara dengan media.
&quot;Pemerintah khawatir mereka bisa sensitif dan penting, dan bisa dibawa keluar negeri,&quot; imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (12/5/2018).
(Baca Juga: Kalah di Pemilu Malaysia, Najib Razak Dicekal ke Luar Negeri)
Dia menolak mengatakan apakah ada dokumen yang ditemukan dan menggambarkan operasi itu masih dalam perkembangan. Tindakan polisi itu menyusul pengaduan yang diajukan oleh dua pemimpin sayap pemuda partai politik Mahathir, Bersatu.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa sejumlah mobil van yang dihiasi logo departemen dan kabinet perdana menteri mengirimkan kotak untuk 50 tas Birkin ke Pavilion Residences pada Kamis malam.
Foto: Istimewa
Disebutkan bahwa kotak-kotak itu mengatasnamakan Rosmah Mansor sebagai penerima barang. Dua foto yang diberikan bersama laporan itu menunjukkan van dengan logo departemen dan troli belanja yang berisi kotak-kotak oranye. Lokasi, tanggal dan isi kotak - termasuk apakah ada tas di dalamnya - tidak dapat dipastikan dari foto tersebut.
&quot;Tas Birkin tersebut masing-masing seharga USD200.000,&quot; kata laporan itu.Menurut polisi, anggota keluarga Najib tinggal di apartemen tersebut,  tetapi mereka menolak menyebutkan namanya. Petugas polisi senior hanya  mengkonfirmasi &quot;anggota keluarga&quot; Najib tinggal di kompleks apartemen  itu ketika ditanya apakah Rosmah tinggal di sana. Sedangkan petugas lain  yang terlibat dalam operasi menyebut mereka sebagai &quot;VVIP&quot;, atau orang  yang sangat, sangat penting.
Kedua perwira polisi itu mengatakan, para penyelidik tidak tertarik  pada barang-barang mewah tetapi mengejar dokumen yang bisa menjadi vital  untuk penyelidikan terhadap pemerintahan Najib.
Terkait penggeledahan ini Kepala kepolisian Kuala Lumpur dan juru  bicara resmi kepolisian tidak menanggapi permintaan untuk komentar. Pun  begitu dengan juru bicara Najib tidak dapat segera dihubungi untuk  memberikan komentar.
Najib sendiri sebelumnya mengatakan bahwa dia akan pergi ke luar  negeri selama seminggu untuk beristirahat. Tetapi hanya beberapa menit  kemudian Departemen Imigrasi mengumumkan bahwa dia dan istrinya telah  dilarang meninggalkan negara itu.
Mahathir, yang dilantik sebagai perdana menteri pada hari Kamis,  telah bersumpah untuk menyelidiki hilangnya miliaran dolar dari dana  negara di 1Malaysia Development Berhad (1MDB), yang didirikan oleh  Najib.
Dokumen Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menuduh bahwa  USD681 juta dari 1MDB dipindahkan ke akun pribadi seseorang yang  diidentifikasi sebagai Official One Malaysia, yang telah dikonfirmasi  oleh AS dan Malaysia adalah Najib.
Najib mengatakan bahwa deposit itu adalah sumbangan dari anggota  keluarga kerajaan Saudi yang tidak disebutkan namanya yang sebagian  besar telah dikembalikan.</content:encoded></item></channel></rss>
