<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kesaksian Briptu Dimas yang Selamat dari Ledakan Bom di Mapolrestabes Surabaya</title><description>Briptu Dimas merasa curiga dengan pelaku bom yang masuk ke Mapolrestabes Surabaya dengan mengendarai motor.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/05/16/519/1898849/kesaksian-briptu-dimas-yang-selamat-dari-ledakan-bom-di-mapolrestabes-surabaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/05/16/519/1898849/kesaksian-briptu-dimas-yang-selamat-dari-ledakan-bom-di-mapolrestabes-surabaya"/><item><title>Kesaksian Briptu Dimas yang Selamat dari Ledakan Bom di Mapolrestabes Surabaya</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/05/16/519/1898849/kesaksian-briptu-dimas-yang-selamat-dari-ledakan-bom-di-mapolrestabes-surabaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/05/16/519/1898849/kesaksian-briptu-dimas-yang-selamat-dari-ledakan-bom-di-mapolrestabes-surabaya</guid><pubDate>Rabu 16 Mei 2018 09:15 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/05/16/519/1898849/kesaksian-briptu-dimas-yang-selamat-dari-ledakan-bom-di-mapolrestabes-surabaya-en9cPTweM6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Brimob berjaga di Mapolrestabes Surabaya pascaledakan. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/05/16/519/1898849/kesaksian-briptu-dimas-yang-selamat-dari-ledakan-bom-di-mapolrestabes-surabaya-en9cPTweM6.jpg</image><title>Brimob berjaga di Mapolrestabes Surabaya pascaledakan. (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Briptu Dimas menjadi korban luka akibat ledakan bom di Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur, pada Senin (14/5/2018). Akibat terkena ledakan, ia mengalami luka di pendengarannya dan kini masih dirawat intensif di rumah sakit.


Sebelum terjadi ledakan bom, Briptu Dimas sudah merasakan firasat ketika keluar rumah untk pergi bertugas. Ia sempat balik lagi ke rumah sebelum pergi kerja dengan salam terhadap orang tua.

&quot;Sebelumnya firasat itu pagi banget sebelum berangat dinas itu saya setelah keluar rumah, balik lagi salam sama orangtua,&quot; katanya seperti dikutip dari tayangan iNews, Rabu (16/5/2018).

Tak hanya itu, setibanya di tempatnya bekerja yakni Mapolrestabes Surabaya, ia melihat keganjilan dalam angjing K-9. Anjing itu terus menggonggong, padahal saat itu tidak ada orang lewat.


&quot;Pas di kantor anjing k-9 gonggong terus tanpa ada orang lewat atau ada apa-apa gonggong terus. ada 15 menitan gonggng, selang itu enggak lama kejadian itu (ledakan bom),&quot; paparnya.



Briptu Dimas pun menceritakan detik-detik bom meledak di Mapolrestabes Surabaya. Ia merasa proses meledakny bom berlangsung dengan cepat. Awalnya, cerita Briptu Dimas, petugas di pintu gerbang sempat memeriksa mopbil warna hitam yang hendak masuk ke wilayah Mapolrestabes Surabaya.

Kemudian, ia melanjutkan, ada  dua sepeda motor hendak masuk ke Mapolrestabes Surabaya. Ia pun merasa curiga dengan pengendara motor itu.

(Baca Juga: 3 Kesamaan Aksi Teror Bom di Gereja dengan Mapolrestabes Surabaya)


(Foto: Syaiful Islam)

&quot;Setelah itu 2 sepeda motor masuk dari sisi kiri sempat ditahan sempat maksa masuk, bom itu sudah meledak,&quot; paparnya.


Akibat terpapar ledakan bom di Mapolrestabes Surabaya itu, Briptu Dimas dan polisi lainnya mengalami luka-luka. Hingga kini, Briptu Dimas masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara, Surabaya, akibat luka di bagian telinga sehingga pendengarannya terganggu.

(Baca Juga: Bawa Korban Bom, 9 Ambulans Keluar dari Mapolrestabes Surabaya)

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNS8xNi8xLzExMjIwOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
</description><content:encoded>JAKARTA - Briptu Dimas menjadi korban luka akibat ledakan bom di Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur, pada Senin (14/5/2018). Akibat terkena ledakan, ia mengalami luka di pendengarannya dan kini masih dirawat intensif di rumah sakit.


Sebelum terjadi ledakan bom, Briptu Dimas sudah merasakan firasat ketika keluar rumah untk pergi bertugas. Ia sempat balik lagi ke rumah sebelum pergi kerja dengan salam terhadap orang tua.

&quot;Sebelumnya firasat itu pagi banget sebelum berangat dinas itu saya setelah keluar rumah, balik lagi salam sama orangtua,&quot; katanya seperti dikutip dari tayangan iNews, Rabu (16/5/2018).

Tak hanya itu, setibanya di tempatnya bekerja yakni Mapolrestabes Surabaya, ia melihat keganjilan dalam angjing K-9. Anjing itu terus menggonggong, padahal saat itu tidak ada orang lewat.


&quot;Pas di kantor anjing k-9 gonggong terus tanpa ada orang lewat atau ada apa-apa gonggong terus. ada 15 menitan gonggng, selang itu enggak lama kejadian itu (ledakan bom),&quot; paparnya.



Briptu Dimas pun menceritakan detik-detik bom meledak di Mapolrestabes Surabaya. Ia merasa proses meledakny bom berlangsung dengan cepat. Awalnya, cerita Briptu Dimas, petugas di pintu gerbang sempat memeriksa mopbil warna hitam yang hendak masuk ke wilayah Mapolrestabes Surabaya.

Kemudian, ia melanjutkan, ada  dua sepeda motor hendak masuk ke Mapolrestabes Surabaya. Ia pun merasa curiga dengan pengendara motor itu.

(Baca Juga: 3 Kesamaan Aksi Teror Bom di Gereja dengan Mapolrestabes Surabaya)


(Foto: Syaiful Islam)

&quot;Setelah itu 2 sepeda motor masuk dari sisi kiri sempat ditahan sempat maksa masuk, bom itu sudah meledak,&quot; paparnya.


Akibat terpapar ledakan bom di Mapolrestabes Surabaya itu, Briptu Dimas dan polisi lainnya mengalami luka-luka. Hingga kini, Briptu Dimas masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara, Surabaya, akibat luka di bagian telinga sehingga pendengarannya terganggu.

(Baca Juga: Bawa Korban Bom, 9 Ambulans Keluar dari Mapolrestabes Surabaya)

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNS8xNi8xLzExMjIwOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
