<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Ustaz Kondang yang Tak Masuk Daftar 200 Mubalig Versi Kemenag, Nomor 1 Ustaz Abdul Somad</title><description>5 ustaz kondang dan terkenal di media sosial yang tak masuk daftar rekomendasi 200 mubalig dari Kemenag. Siapa sajakah dia?</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/05/22/337/1901077/5-ustaz-kondang-yang-tak-masuk-daftar-200-mubalig-versi-kemenag-nomor-1-ustaz-abdul-somad</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/05/22/337/1901077/5-ustaz-kondang-yang-tak-masuk-daftar-200-mubalig-versi-kemenag-nomor-1-ustaz-abdul-somad"/><item><title>5 Ustaz Kondang yang Tak Masuk Daftar 200 Mubalig Versi Kemenag, Nomor 1 Ustaz Abdul Somad</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/05/22/337/1901077/5-ustaz-kondang-yang-tak-masuk-daftar-200-mubalig-versi-kemenag-nomor-1-ustaz-abdul-somad</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/05/22/337/1901077/5-ustaz-kondang-yang-tak-masuk-daftar-200-mubalig-versi-kemenag-nomor-1-ustaz-abdul-somad</guid><pubDate>Selasa 22 Mei 2018 08:02 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/05/22/337/1901077/5-ustaz-kondang-yang-tak-masuk-daftar-200-mubalig-versi-kemenag-nomor-1-ustaz-abdul-somad-bnzrocI8Ze.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ustaz Abdul Somad (foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/05/22/337/1901077/5-ustaz-kondang-yang-tak-masuk-daftar-200-mubalig-versi-kemenag-nomor-1-ustaz-abdul-somad-bnzrocI8Ze.jpg</image><title>Ustaz Abdul Somad (foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan rekomendasi yang berisikan 200 nama ustaz yang bisa diundang masyarakat untuk menyebarkan ilmu keislaman. Rekomendasi itu menuai pro dan kontra lantaran ada beberapa nama ulama atau mubalig kondang yang tak masuk ke dalamnya.

Berbagai kalangan memprotes keberadaan surat itu dan meminta Kemenag untuk mengkajinya kembali. Di dalam rekomendasi itu di antaranya terlihat nama Abdullah Gymnastiar (AA Gym), Emha Ainun Najib, Abdul Moqsith Ghozali, Haedar Nasir, Hidayat Nur Wahid, Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), Alwi Shihab, Yusuf Mansur, Dahnil Anzar Simanjuntak dan Dedeh Rosidah (Mama Dedeh).

Namun, cukup disayangkan ada juga nama ulama yang tak dicantumkan, padahal mereka dinilai cukup mumpuni dalam memberikan tausiah. Setidaknya Okezone mencatat ada 5 ustaz kondang dan terkenal di media sosial yang tak masuk daftar rekomendasi dari Kemenag.

Di antaranya adalah Ustaz Abdul Somad, Khalid Basalamah, Syafiq Riza Basalamah, Adi Hidayat, Bachtiar Nasir. Berikut rekam jejak kelima ulama itu yang dirangkum Okezone dari berbagai sumber :

1. Ustaz Abdul Somad
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/XKJmGFNvNxk&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;autoplay; encrypted-media&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Ustaz Abdul Somad Batubara Lc, lahir di Silo Lama, Asahan, Sumatera Utara, 18 Mei 1977; (umur 40 tahun) adalah seorang pendakwah dan ulama Indonesia yang sering mengulas berbagai macam persoalan agama, khususnya kajian ilmu hadis dan Ilmu fikih. Selain itu, ia juga banyak membahas mengenai nasionalisme dan berbagai masalah terkini yang sedang menjadi pembahasan hangat di kalangan masyarakat.

Ada suatu kejadian beberapa waktu lalu, tepatnya pada 24 Desember 2017. Saat itu ia dilarang mengisi pengajian warga Indonesia yang berada di Hongkong. Abdul Somad tiba di Hong Kong pukul 15.00 waktu setempat. Petugas bandara kemudian memeriksa identitas Abdul Somad dan rombongan. Tanpa penjelasan, dia ditolak masuk Hong Kong serta dikembalikan ke Jakarta pukul 16.00 WIB.

2. Ustaz Khalid Basalamah
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/WXd4zWRv6ds&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;autoplay; encrypted-media&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Beliau bernama lengkap Khalid Zeed Abdullah Basalamah. Ia dilahirkan pada tanggal 1 Mei 1975. Dia mengenyam pendidikan sarjananya di Universitas Islam Madinah, kemudian melanjutkan S2 di Universitas Mulim Indonesia. Tak puas dengan gelar S2, beliau kembali mengambil program S3 di Universitas Tun Abdul Razzak Malaysia.

Ustaz Khalid cukup populer di media sosial, yaitu Youtube. Berdasarkan penelusuran kanal Khalid Basamalah telah ditonton lebih dari 40,5 juta kali. Beliau juga pernah memberikan tausiah di sebuah masjid di Sidoarjo, Jawa Timur pada Sabtu, 4 Maret 2017.

Tiba-tiba puluhan anggota GP Ansor meminta tabligh akbar yang diisi oleh sang ustaz dihentikan. Aparat yang berjaga langsung sigap mengamankan situasi, pasalnya banyak jemaah tabligh akbar yang berada di luar, termasuk wanita dan anak-anak. Akhirnya Khalid memutuskan untuk mengalah dan menghentikan ceramahnya.3. Ustaz Syafiq Riza Basalamah
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/JNg8muGfU-A&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;autoplay; encrypted-media&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Seorang penceramah Islam lulusan Universitas Islam Madinah, dengan  predikat &amp;ldquo;Summa Cumlaude&amp;rdquo;. Disertasinya berjudul Juhuudu Al Muassasaat  wal Hai&amp;rsquo;aat Al Islaamiyyah Fi Indonesia Fi At Tashoddi Li At Tanshiir  (Usaha Organisasi dan Lembaga Islam di Indonesia Dalam Membendung  Kristenisasi). Dalam menyampaikan kajian ceramahnya, Dr. Syafiq Riza  Basalamah melakukannya dengan cara detail, mendalam, dengan pembahasan  yang penuh dalil baik dalil naqli maupun aqli.

Kejadian yang sama pernah menimpa Ustaz Syafiq Reza Basalamah, tapi  dia sebelum memberikan ceramah sudah ditolak oleh GP Ansor NU Kota  Malang pada Jumat 28 Juli 2017. Ceramah yang sedianya bakal digelar di  Masjid Manarul Islam, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang itu urung  dilaksanakan.

4. Ustaz Adi Hidayat
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/qLSItcHPHKg&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;autoplay; encrypted-media&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Ustaz Adi Hidayat adalah seorang ustaz yang lahir pada tanggal 11  September 1984 di Pandeglang Provinsi Banten. Pendidikan pasca sarajna  beliau diselesaikan di Islamic Call College Tripoli, Libya. Dan untuk  magister beliau mengambil di Agama Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan  Gunung Djati Bandung. Aktifitas Ustaz Adi Hidayat diisi menjadi  narasumber, mengisi tausiah, dan berbagai kegiatan keagamaan yang  lainnya.

5. Ustaz Bachtiar Nasir
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/ALTBMXIFIAk&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;autoplay; encrypted-media&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Ustaz Bachtiar Nasir adalah seorang Da&amp;rsquo;i dan Ulama yang sangat sering  mengkaji dan mendalami Ilmu-Ilmu Alquran. Ustadz yang memimpin  Ar-Rahman Qur&amp;rsquo;anic Learning (AQL) Islamic Center ini juga menjabat  sebagai Sekretaris Jenderal Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia  (MIUMI), Ketua Alumni Saudi Arabia se-Indonesia serta Ketua Alumni  Madinah Islamic University se-Indonesia. Ia juga tercatat pernah menjadi  Pengurus Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Beliau pernah mendapatkan pencekalan untuk muncul di salah satu acara  TV swasta nasional. Hal ini terkait apa yang dia suarakan terkait  penistaan agama Al Maidah 51 oleh Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki  Tjahaja Purnama alias Ahok.

Sementara itu, Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Khoiruddin  mengatakan, pihaknya akan menambah nama-nama ustaz yang dinilai pantas  untuk memberikan kajian. Kini, pihaknya tengah mendiskusikan dengan  lembaga-lembaga dakwah yang ada di Tanah Air untuk memberikan masukan  agar tak terjadi kekeliruan.

&amp;ldquo;Data ini dinamis sifatnya. Ini kami sedang lakukan updating, lagi  kerja sama dengan lembaga dakwah agar yang tidak masuk bisa masuk,&amp;rdquo; kata  Khoiruddin saat dihubungi Okezone, Selasa (22/5/2018).

Masukan dari organisasi kemasyarakatan (Ormas) juga akan ditampung  dan disaring terkait penambahan nama tersebut. sehingga, pihaknya tak  menelan secara mentah-mentah soal rekomendasi yang diberikan oleh  ormas-ormas Islam. Pihaknya ingin nantinya nama yang masuk itu mempunyai  kapasitas yang bisa menyiarkan ilmu-ilmu Islam secara benar.

&amp;ldquo;Tergantung dari usulan-usulan lembaga masyarakat. Tapi tentunya kami  saring juga agar kapasitas keilmuan agamanya baik,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan rekomendasi yang berisikan 200 nama ustaz yang bisa diundang masyarakat untuk menyebarkan ilmu keislaman. Rekomendasi itu menuai pro dan kontra lantaran ada beberapa nama ulama atau mubalig kondang yang tak masuk ke dalamnya.

Berbagai kalangan memprotes keberadaan surat itu dan meminta Kemenag untuk mengkajinya kembali. Di dalam rekomendasi itu di antaranya terlihat nama Abdullah Gymnastiar (AA Gym), Emha Ainun Najib, Abdul Moqsith Ghozali, Haedar Nasir, Hidayat Nur Wahid, Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), Alwi Shihab, Yusuf Mansur, Dahnil Anzar Simanjuntak dan Dedeh Rosidah (Mama Dedeh).

Namun, cukup disayangkan ada juga nama ulama yang tak dicantumkan, padahal mereka dinilai cukup mumpuni dalam memberikan tausiah. Setidaknya Okezone mencatat ada 5 ustaz kondang dan terkenal di media sosial yang tak masuk daftar rekomendasi dari Kemenag.

Di antaranya adalah Ustaz Abdul Somad, Khalid Basalamah, Syafiq Riza Basalamah, Adi Hidayat, Bachtiar Nasir. Berikut rekam jejak kelima ulama itu yang dirangkum Okezone dari berbagai sumber :

1. Ustaz Abdul Somad
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/XKJmGFNvNxk&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;autoplay; encrypted-media&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Ustaz Abdul Somad Batubara Lc, lahir di Silo Lama, Asahan, Sumatera Utara, 18 Mei 1977; (umur 40 tahun) adalah seorang pendakwah dan ulama Indonesia yang sering mengulas berbagai macam persoalan agama, khususnya kajian ilmu hadis dan Ilmu fikih. Selain itu, ia juga banyak membahas mengenai nasionalisme dan berbagai masalah terkini yang sedang menjadi pembahasan hangat di kalangan masyarakat.

Ada suatu kejadian beberapa waktu lalu, tepatnya pada 24 Desember 2017. Saat itu ia dilarang mengisi pengajian warga Indonesia yang berada di Hongkong. Abdul Somad tiba di Hong Kong pukul 15.00 waktu setempat. Petugas bandara kemudian memeriksa identitas Abdul Somad dan rombongan. Tanpa penjelasan, dia ditolak masuk Hong Kong serta dikembalikan ke Jakarta pukul 16.00 WIB.

2. Ustaz Khalid Basalamah
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/WXd4zWRv6ds&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;autoplay; encrypted-media&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Beliau bernama lengkap Khalid Zeed Abdullah Basalamah. Ia dilahirkan pada tanggal 1 Mei 1975. Dia mengenyam pendidikan sarjananya di Universitas Islam Madinah, kemudian melanjutkan S2 di Universitas Mulim Indonesia. Tak puas dengan gelar S2, beliau kembali mengambil program S3 di Universitas Tun Abdul Razzak Malaysia.

Ustaz Khalid cukup populer di media sosial, yaitu Youtube. Berdasarkan penelusuran kanal Khalid Basamalah telah ditonton lebih dari 40,5 juta kali. Beliau juga pernah memberikan tausiah di sebuah masjid di Sidoarjo, Jawa Timur pada Sabtu, 4 Maret 2017.

Tiba-tiba puluhan anggota GP Ansor meminta tabligh akbar yang diisi oleh sang ustaz dihentikan. Aparat yang berjaga langsung sigap mengamankan situasi, pasalnya banyak jemaah tabligh akbar yang berada di luar, termasuk wanita dan anak-anak. Akhirnya Khalid memutuskan untuk mengalah dan menghentikan ceramahnya.3. Ustaz Syafiq Riza Basalamah
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/JNg8muGfU-A&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;autoplay; encrypted-media&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Seorang penceramah Islam lulusan Universitas Islam Madinah, dengan  predikat &amp;ldquo;Summa Cumlaude&amp;rdquo;. Disertasinya berjudul Juhuudu Al Muassasaat  wal Hai&amp;rsquo;aat Al Islaamiyyah Fi Indonesia Fi At Tashoddi Li At Tanshiir  (Usaha Organisasi dan Lembaga Islam di Indonesia Dalam Membendung  Kristenisasi). Dalam menyampaikan kajian ceramahnya, Dr. Syafiq Riza  Basalamah melakukannya dengan cara detail, mendalam, dengan pembahasan  yang penuh dalil baik dalil naqli maupun aqli.

Kejadian yang sama pernah menimpa Ustaz Syafiq Reza Basalamah, tapi  dia sebelum memberikan ceramah sudah ditolak oleh GP Ansor NU Kota  Malang pada Jumat 28 Juli 2017. Ceramah yang sedianya bakal digelar di  Masjid Manarul Islam, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang itu urung  dilaksanakan.

4. Ustaz Adi Hidayat
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/qLSItcHPHKg&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;autoplay; encrypted-media&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Ustaz Adi Hidayat adalah seorang ustaz yang lahir pada tanggal 11  September 1984 di Pandeglang Provinsi Banten. Pendidikan pasca sarajna  beliau diselesaikan di Islamic Call College Tripoli, Libya. Dan untuk  magister beliau mengambil di Agama Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan  Gunung Djati Bandung. Aktifitas Ustaz Adi Hidayat diisi menjadi  narasumber, mengisi tausiah, dan berbagai kegiatan keagamaan yang  lainnya.

5. Ustaz Bachtiar Nasir
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/ALTBMXIFIAk&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;autoplay; encrypted-media&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Ustaz Bachtiar Nasir adalah seorang Da&amp;rsquo;i dan Ulama yang sangat sering  mengkaji dan mendalami Ilmu-Ilmu Alquran. Ustadz yang memimpin  Ar-Rahman Qur&amp;rsquo;anic Learning (AQL) Islamic Center ini juga menjabat  sebagai Sekretaris Jenderal Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia  (MIUMI), Ketua Alumni Saudi Arabia se-Indonesia serta Ketua Alumni  Madinah Islamic University se-Indonesia. Ia juga tercatat pernah menjadi  Pengurus Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Beliau pernah mendapatkan pencekalan untuk muncul di salah satu acara  TV swasta nasional. Hal ini terkait apa yang dia suarakan terkait  penistaan agama Al Maidah 51 oleh Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki  Tjahaja Purnama alias Ahok.

Sementara itu, Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Khoiruddin  mengatakan, pihaknya akan menambah nama-nama ustaz yang dinilai pantas  untuk memberikan kajian. Kini, pihaknya tengah mendiskusikan dengan  lembaga-lembaga dakwah yang ada di Tanah Air untuk memberikan masukan  agar tak terjadi kekeliruan.

&amp;ldquo;Data ini dinamis sifatnya. Ini kami sedang lakukan updating, lagi  kerja sama dengan lembaga dakwah agar yang tidak masuk bisa masuk,&amp;rdquo; kata  Khoiruddin saat dihubungi Okezone, Selasa (22/5/2018).

Masukan dari organisasi kemasyarakatan (Ormas) juga akan ditampung  dan disaring terkait penambahan nama tersebut. sehingga, pihaknya tak  menelan secara mentah-mentah soal rekomendasi yang diberikan oleh  ormas-ormas Islam. Pihaknya ingin nantinya nama yang masuk itu mempunyai  kapasitas yang bisa menyiarkan ilmu-ilmu Islam secara benar.

&amp;ldquo;Tergantung dari usulan-usulan lembaga masyarakat. Tapi tentunya kami  saring juga agar kapasitas keilmuan agamanya baik,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
