<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ribuan E-KTP Tercecer di Bogor, Mendagri: Pasti Ada Sabotase, Segera Investigasi!</title><description>Mendagri Tjahjo Kumolo menilai tercecernya ribuan e-KTP di jalanan Bogor bukan karena kelalaian, tapi kesengajaan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/05/27/337/1903371/ribuan-e-ktp-tercecer-di-bogor-mendagri-pasti-ada-sabotase-segera-investigasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/05/27/337/1903371/ribuan-e-ktp-tercecer-di-bogor-mendagri-pasti-ada-sabotase-segera-investigasi"/><item><title>Ribuan E-KTP Tercecer di Bogor, Mendagri: Pasti Ada Sabotase, Segera Investigasi!</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/05/27/337/1903371/ribuan-e-ktp-tercecer-di-bogor-mendagri-pasti-ada-sabotase-segera-investigasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/05/27/337/1903371/ribuan-e-ktp-tercecer-di-bogor-mendagri-pasti-ada-sabotase-segera-investigasi</guid><pubDate>Minggu 27 Mei 2018 14:42 WIB</pubDate><dc:creator>Bayu Septianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/05/27/337/1903371/ribuan-e-ktp-tercecer-di-bogor-mendagri-pasti-ada-sabotase-segera-investigasi-zEn7Vfgb81.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendagri Tjahjo Kumulo (Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/05/27/337/1903371/ribuan-e-ktp-tercecer-di-bogor-mendagri-pasti-ada-sabotase-segera-investigasi-zEn7Vfgb81.jpg</image><title>Mendagri Tjahjo Kumulo (Antara)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo kesal dengan tercecernya ribuan keeping e-KTP di Jalan Raya Salabenda Semplak, Kabupaten Bogor. Dia menyebutkan ada unsur sabotase di balik peristiwa itu, sehingga harus diinvestigasi penyebabnya.
&quot;Saya memerintahkan kepada Sekjen, Irjen, dan Biro Hukum (Kemendagri) untuk segera turun, lakukan investigasi di Ditjen Dukcapil. Siapa yang tanggung jawab dan pasti ada unsur sabotase,&quot; ujar Tjahjo, Minggu (27/5/2018).
Sebelumnya Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, Zuldan Arif Fakrulloh menyebutkan bahwa e-KTP yang tercecer itu rusak dan invalis. E-KTP tersebut cetakan 2013 dan segera dimusnahkan.

KTP berceceran di Bogor (Ist)
Tjahjo malah mempertanyakan kenapa e-KTP yang dipastikan rusak itu tak langsung dimusnahkan, tapi malah dipindahkan dari gudang milik Ditjen Dukcapil di Pasar Minggu ke gudang di Semplak, Bogor sehingga jatuh di tengah jalan.
&quot;Kenapa tidak langsung dihancurkan? Lalu kok pakai mobil terbuka dan tidak dijaga walau hanya ratusan yang tercecer,&quot; jelasnya.
Tjahjo menilai insiden ini jelas bukan unsur kelalaian. &quot;Tapi sudah unsur kesengajaan,&quot; kata Tjahjo.
&quot;Kepada Dirjen Dukcapil diperintahkan sekarang juga e-KTP yang rusak atau salah atau invalid harus dihancurkan atau dibakar, jangan dibawa bawa ke gudang, waspada disalahgunakan,&quot; tegas Tjahjo.
(sal)</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo kesal dengan tercecernya ribuan keeping e-KTP di Jalan Raya Salabenda Semplak, Kabupaten Bogor. Dia menyebutkan ada unsur sabotase di balik peristiwa itu, sehingga harus diinvestigasi penyebabnya.
&quot;Saya memerintahkan kepada Sekjen, Irjen, dan Biro Hukum (Kemendagri) untuk segera turun, lakukan investigasi di Ditjen Dukcapil. Siapa yang tanggung jawab dan pasti ada unsur sabotase,&quot; ujar Tjahjo, Minggu (27/5/2018).
Sebelumnya Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, Zuldan Arif Fakrulloh menyebutkan bahwa e-KTP yang tercecer itu rusak dan invalis. E-KTP tersebut cetakan 2013 dan segera dimusnahkan.

KTP berceceran di Bogor (Ist)
Tjahjo malah mempertanyakan kenapa e-KTP yang dipastikan rusak itu tak langsung dimusnahkan, tapi malah dipindahkan dari gudang milik Ditjen Dukcapil di Pasar Minggu ke gudang di Semplak, Bogor sehingga jatuh di tengah jalan.
&quot;Kenapa tidak langsung dihancurkan? Lalu kok pakai mobil terbuka dan tidak dijaga walau hanya ratusan yang tercecer,&quot; jelasnya.
Tjahjo menilai insiden ini jelas bukan unsur kelalaian. &quot;Tapi sudah unsur kesengajaan,&quot; kata Tjahjo.
&quot;Kepada Dirjen Dukcapil diperintahkan sekarang juga e-KTP yang rusak atau salah atau invalid harus dihancurkan atau dibakar, jangan dibawa bawa ke gudang, waspada disalahgunakan,&quot; tegas Tjahjo.
(sal)</content:encoded></item></channel></rss>
