<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Suasana Perayaan Waisak di Vihara Dharma Bakti Jakarta</title><description>Terlihat di area belakang vihara itu berdiri patung-patung Buddha berwarna emas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/05/29/338/1904083/suasana-perayaan-waisak-di-vihara-dharma-bakti-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/05/29/338/1904083/suasana-perayaan-waisak-di-vihara-dharma-bakti-jakarta"/><item><title>Suasana Perayaan Waisak di Vihara Dharma Bakti Jakarta</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/05/29/338/1904083/suasana-perayaan-waisak-di-vihara-dharma-bakti-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/05/29/338/1904083/suasana-perayaan-waisak-di-vihara-dharma-bakti-jakarta</guid><pubDate>Selasa 29 Mei 2018 13:28 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/05/29/338/1904083/suasana-perayaan-waisak-di-vihara-dharma-bakti-jakarta-kp9WPlUP7l.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Melepas burung menjadi ritual saat Waisak. Foto: Okezone/Fadel Prayoga</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/05/29/338/1904083/suasana-perayaan-waisak-di-vihara-dharma-bakti-jakarta-kp9WPlUP7l.jpg</image><title>Melepas burung menjadi ritual saat Waisak. Foto: Okezone/Fadel Prayoga</title></images><description>
JAKARTA - Bau dupa, seketika menyengat rongga hidung tatkala memasuki kawasan Vihara Dharma Bhakti, Glodok, Jakarta Barat. Pemeluk agama Buddha sedang merayakan Hari Raya Waisak 2.562 yang jatuh pada Selasa (29/5/2018).
Pantauan Okezone di lokasi, berbagai kegiatan ritual terlihat sedang dijalani oleh umat Budha yang berasal dari seluruh penjuru Ibu Kota. Mereka berdoa sembari membakar dupa, lalu menuju patung Buddha untuk memohon harapan.
Prosesi ibadah dimulai dari membakar puluhan batang dupa dengan bantuan api yang menyala dari lilin yang berada di bagian depan vihara. Mereka memanjatkan doa di sebuah area yang identik dengan sebutan Tikong.

Usai berdoa di tempat itu, mereka bergeser ke area belakang. Dupa yang telah dibakar tak lupa dibawa juga untuk melanjutkan prosesi ibadah. Terlihat di area belakang vihara itu berdiri patung-patung Buddha berwarna emas.
Setelah berdoa di depan patung, mereka menancapkan dupanya di atas abu. Doa yang telah terucap dalam hatinya diharapkan dikabulkan oleh sang Buddha.

Terlihat juga sebuah prosesi ibadah melepas burung gereja ke langit. Binatang itu dibawa peserta ibadah yang dimasukkan di dalam kotak plastik. Ada sekira puluhan burung yang dilepas dari setiap pelepasan.
&quot;Sebagai simbol setiap makhuk hidup berhak untuk bebas,&quot; kata salah satu pengunjung, Ko Ewin di lokasi.

Ia berharap di perayaan Waisak tahun ini dapat lebih mempersatuka  kerukunan umat beragama. Dia juga berdoa Indonesia dapat lebih baik ke depannya dan bisa keluar dari krisis ekonomi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wNS8xMS8xLzk1NjkxLzAv&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>
JAKARTA - Bau dupa, seketika menyengat rongga hidung tatkala memasuki kawasan Vihara Dharma Bhakti, Glodok, Jakarta Barat. Pemeluk agama Buddha sedang merayakan Hari Raya Waisak 2.562 yang jatuh pada Selasa (29/5/2018).
Pantauan Okezone di lokasi, berbagai kegiatan ritual terlihat sedang dijalani oleh umat Budha yang berasal dari seluruh penjuru Ibu Kota. Mereka berdoa sembari membakar dupa, lalu menuju patung Buddha untuk memohon harapan.
Prosesi ibadah dimulai dari membakar puluhan batang dupa dengan bantuan api yang menyala dari lilin yang berada di bagian depan vihara. Mereka memanjatkan doa di sebuah area yang identik dengan sebutan Tikong.

Usai berdoa di tempat itu, mereka bergeser ke area belakang. Dupa yang telah dibakar tak lupa dibawa juga untuk melanjutkan prosesi ibadah. Terlihat di area belakang vihara itu berdiri patung-patung Buddha berwarna emas.
Setelah berdoa di depan patung, mereka menancapkan dupanya di atas abu. Doa yang telah terucap dalam hatinya diharapkan dikabulkan oleh sang Buddha.

Terlihat juga sebuah prosesi ibadah melepas burung gereja ke langit. Binatang itu dibawa peserta ibadah yang dimasukkan di dalam kotak plastik. Ada sekira puluhan burung yang dilepas dari setiap pelepasan.
&quot;Sebagai simbol setiap makhuk hidup berhak untuk bebas,&quot; kata salah satu pengunjung, Ko Ewin di lokasi.

Ia berharap di perayaan Waisak tahun ini dapat lebih mempersatuka  kerukunan umat beragama. Dia juga berdoa Indonesia dapat lebih baik ke depannya dan bisa keluar dari krisis ekonomi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wNS8xMS8xLzk1NjkxLzAv&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
