<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemudik Bahayakan Orang Lain Harus Ditindak Tegas, Cabut SIM-nya</title><description>Polisi harus berani mencabut SIM pemudik yang membahayakan pengguna jalan lainnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/06/02/337/1905721/pemudik-bahayakan-orang-lain-harus-ditindak-tegas-cabut-sim-nya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/06/02/337/1905721/pemudik-bahayakan-orang-lain-harus-ditindak-tegas-cabut-sim-nya"/><item><title>Pemudik Bahayakan Orang Lain Harus Ditindak Tegas, Cabut SIM-nya</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/06/02/337/1905721/pemudik-bahayakan-orang-lain-harus-ditindak-tegas-cabut-sim-nya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/06/02/337/1905721/pemudik-bahayakan-orang-lain-harus-ditindak-tegas-cabut-sim-nya</guid><pubDate>Sabtu 02 Juni 2018 18:31 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/06/02/337/1905721/pemudik-bahayakan-orang-lain-harus-ditindak-tegas-cabut-sim-nya-b1yz6qEgem.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mudik Lebaran. (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/06/02/337/1905721/pemudik-bahayakan-orang-lain-harus-ditindak-tegas-cabut-sim-nya-b1yz6qEgem.jpg</image><title>Mudik Lebaran. (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pangamat kebijakan publik Agus Pambagyo meminta Polri menindak tegas para pemudik yang tidak taat aturan saat berkendara ke kampung halamannya. Sebab, pelanggaran yang dilakukan pemudik dapat membahayakan orang lain sesama pengguna jalan umum.

&quot;Ketika angkutan umum atau pemudik mengambil jalur kanan itu harusnya dicabut saja SIM-nya. Itu membahayakan penumpang dan pemudik lainnya. Pelanggaran itu bisa membuat kemacetan parah karena tidak taat aturan,&quot; kata Agus dalam Diskusi Polemik MNC Trijaya Network bertema 'Mudik Asik' di Restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (2/6/2018).

Ia menjelaskan juga mekanisme tugas pokok dan fungsi dari setiap instasi pemerintahan. Ketersediaan moda transportasi berada di wilayah Kementerian Perhubungan, sementara infrastruktur jalanan merupakan wewenang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), lalu Korps Lalu Lintas Polri memiliki wewenang terkait arus lalu lintas selama mudik.

&quot;Jadi kalau terjadi seperti di Brexit (Brebes Exit) jangan di kementerian satu saja, sampai dicopot menterinya,&quot; jelas dia.



Agus juga mengingatkan pemerintah agar menyiapkan moda transportasi hingga desa-desa. Sehingga, mampu menekan tingginya angka pemudik yang menggunakan sepeda motor ke kampung halaman.

&quot;Kalau motor dilarang, jangan sampai tidak ada angkutan ke desanya. Makanya, mereka bawa kendaraan pribadi. Sekarang ini transportasi laut paling rawan. Itu Kemenhub harus mengecek  juga,&quot; ujar Agus.

Ia menambahkan, selama ini masih banyak juga petugas mudik yang tidak memahami penanganan korban kecelakaan. Alhasil, para korban banyak yang tewas sebelum mendapat pertolongan pertama di rumah sakit.

&quot;Karena banyak korban yang setengah mati langsung diangkat, makanya dia mati. Perhitungan saya, masih banyak kecelakaan akan terjadi,&quot; lanjutnya.

&quot;Kurangi juga check-in ke center check-in. Parkir bandara juga seharusnya disiapkan lahan parkir baru agar penumpang tidak sulit. Pemerintah juga harus menyiapkan SPBU portable dan rest area di daerah rawan,&quot; tandasnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNi8wMi8xLzExMjgzNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pangamat kebijakan publik Agus Pambagyo meminta Polri menindak tegas para pemudik yang tidak taat aturan saat berkendara ke kampung halamannya. Sebab, pelanggaran yang dilakukan pemudik dapat membahayakan orang lain sesama pengguna jalan umum.

&quot;Ketika angkutan umum atau pemudik mengambil jalur kanan itu harusnya dicabut saja SIM-nya. Itu membahayakan penumpang dan pemudik lainnya. Pelanggaran itu bisa membuat kemacetan parah karena tidak taat aturan,&quot; kata Agus dalam Diskusi Polemik MNC Trijaya Network bertema 'Mudik Asik' di Restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (2/6/2018).

Ia menjelaskan juga mekanisme tugas pokok dan fungsi dari setiap instasi pemerintahan. Ketersediaan moda transportasi berada di wilayah Kementerian Perhubungan, sementara infrastruktur jalanan merupakan wewenang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), lalu Korps Lalu Lintas Polri memiliki wewenang terkait arus lalu lintas selama mudik.

&quot;Jadi kalau terjadi seperti di Brexit (Brebes Exit) jangan di kementerian satu saja, sampai dicopot menterinya,&quot; jelas dia.



Agus juga mengingatkan pemerintah agar menyiapkan moda transportasi hingga desa-desa. Sehingga, mampu menekan tingginya angka pemudik yang menggunakan sepeda motor ke kampung halaman.

&quot;Kalau motor dilarang, jangan sampai tidak ada angkutan ke desanya. Makanya, mereka bawa kendaraan pribadi. Sekarang ini transportasi laut paling rawan. Itu Kemenhub harus mengecek  juga,&quot; ujar Agus.

Ia menambahkan, selama ini masih banyak juga petugas mudik yang tidak memahami penanganan korban kecelakaan. Alhasil, para korban banyak yang tewas sebelum mendapat pertolongan pertama di rumah sakit.

&quot;Karena banyak korban yang setengah mati langsung diangkat, makanya dia mati. Perhitungan saya, masih banyak kecelakaan akan terjadi,&quot; lanjutnya.

&quot;Kurangi juga check-in ke center check-in. Parkir bandara juga seharusnya disiapkan lahan parkir baru agar penumpang tidak sulit. Pemerintah juga harus menyiapkan SPBU portable dan rest area di daerah rawan,&quot; tandasnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNi8wMi8xLzExMjgzNS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
