<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gerebek Pabrik Petasan di Tangerang, Polisi Amankan Ribuan Mercon Berbahaya</title><description>Polisi mengamakan ribuan mercon berbaya di Tangerang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/06/03/338/1905838/gerebek-pabrik-petasan-di-tangerang-polisi-amankan-ribuan-mercon-berbahaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/06/03/338/1905838/gerebek-pabrik-petasan-di-tangerang-polisi-amankan-ribuan-mercon-berbahaya"/><item><title>Gerebek Pabrik Petasan di Tangerang, Polisi Amankan Ribuan Mercon Berbahaya</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/06/03/338/1905838/gerebek-pabrik-petasan-di-tangerang-polisi-amankan-ribuan-mercon-berbahaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/06/03/338/1905838/gerebek-pabrik-petasan-di-tangerang-polisi-amankan-ribuan-mercon-berbahaya</guid><pubDate>Minggu 03 Juni 2018 04:01 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/06/03/338/1905838/gerebek-pabrik-petasan-di-tangerang-polisi-amankan-ribuan-mercon-berbahaya-KxkyUQPHEV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Barang bukti penggerebekan pabrik petasan di Tangerang. (Foto: Hambali/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/06/03/338/1905838/gerebek-pabrik-petasan-di-tangerang-polisi-amankan-ribuan-mercon-berbahaya-KxkyUQPHEV.jpg</image><title>Barang bukti penggerebekan pabrik petasan di Tangerang. (Foto: Hambali/Okezone)</title></images><description>TANGERANG - Ribuan mercon siap edar serta berbagai material pembuatannya diamankan petugas dari pabrik rumahan di Kampung Kandang, Jatake, Pagedangan, Tangerang.
Bahan-bahan itu ditemukan dalam beberapa ruang terpisah. Diduga pemilik dan pekerjanya telah lama memproduksi petasan dan mercon. Sayangnya, saat petugas datang ternyata pemilik tempat tersebut telah melarikan diri.
Informasi mengenai produksi mercon berbahaya itu didapat dari laporan masyarakat setempat pada 29 Mei 2018. Mengetahui hal demikian, Kapolsek Pagedangan beserta jajaran yang tengah menggelar operasi rutin langsung meluncur ke lokasi pabrik yang disebut warga.

&quot;Kita dapati di lokasi, berupa petasan siap edar dan bahan baku pembuat petasan. Namun untuk pemiliknya sudah melarikan diri,&quot; terang AKP Alexander Yurikho Hadi, Kasatreskrim Polres Tangsel, Sabtu 2 Juni 2018.
Kepala Desa setempat, Ade menyebutkan, pemilik rumah produksi petasan itu adalah Rohim. Guna mendalami keterangan tersebut, petugas membawa saksi-saksi serta barang bukti ke Mapolsek Pagedangan.
(Baca juga: Petasan Meledak di Malang, Rumah Hancur dan Satu Orang Tewas)
&quot;Pemilik sudah kita ketahui identitasnya, namun saat penggerebakan sudah tidak ada, kita masih kejar,&quot; imbuh Alex.
Adapun barang-barang yang disita petugas antara lain 2.000 butir mercon siap edar, 1 kilo potasium, 4 kilo bron percikan, 6 renteng sumbu dengan panjang 1 ikatnya 30 cm, 1.500 butir cangkang petasan, serta 2 cetakan kayu pembuat petasan.

Petugas sebelumnya telah berkali-kali melakukan penggerebekan ke setiap pabrik yang memproduksi petasan ilegal di wilayah hukum Kota Tangerang Selatan. Sebelumnya, di wilayah Pagedangan telah dilakukan hal serupa pada tanggal 25 Mei 2018.
Saat itu, diamankan 5 karung petasan beserta alat-alat produksinya. Namun polisi belum berhasil menangkap sang pemilik, karena diduga telah melarikan diri.
&quot;Di lokasi penggerebekan pertama di wilayah yang sama, kita berhasil mengamankan 5 karung petasan dan alat pembuatnya,&quot; tukasnya
</description><content:encoded>TANGERANG - Ribuan mercon siap edar serta berbagai material pembuatannya diamankan petugas dari pabrik rumahan di Kampung Kandang, Jatake, Pagedangan, Tangerang.
Bahan-bahan itu ditemukan dalam beberapa ruang terpisah. Diduga pemilik dan pekerjanya telah lama memproduksi petasan dan mercon. Sayangnya, saat petugas datang ternyata pemilik tempat tersebut telah melarikan diri.
Informasi mengenai produksi mercon berbahaya itu didapat dari laporan masyarakat setempat pada 29 Mei 2018. Mengetahui hal demikian, Kapolsek Pagedangan beserta jajaran yang tengah menggelar operasi rutin langsung meluncur ke lokasi pabrik yang disebut warga.

&quot;Kita dapati di lokasi, berupa petasan siap edar dan bahan baku pembuat petasan. Namun untuk pemiliknya sudah melarikan diri,&quot; terang AKP Alexander Yurikho Hadi, Kasatreskrim Polres Tangsel, Sabtu 2 Juni 2018.
Kepala Desa setempat, Ade menyebutkan, pemilik rumah produksi petasan itu adalah Rohim. Guna mendalami keterangan tersebut, petugas membawa saksi-saksi serta barang bukti ke Mapolsek Pagedangan.
(Baca juga: Petasan Meledak di Malang, Rumah Hancur dan Satu Orang Tewas)
&quot;Pemilik sudah kita ketahui identitasnya, namun saat penggerebakan sudah tidak ada, kita masih kejar,&quot; imbuh Alex.
Adapun barang-barang yang disita petugas antara lain 2.000 butir mercon siap edar, 1 kilo potasium, 4 kilo bron percikan, 6 renteng sumbu dengan panjang 1 ikatnya 30 cm, 1.500 butir cangkang petasan, serta 2 cetakan kayu pembuat petasan.

Petugas sebelumnya telah berkali-kali melakukan penggerebekan ke setiap pabrik yang memproduksi petasan ilegal di wilayah hukum Kota Tangerang Selatan. Sebelumnya, di wilayah Pagedangan telah dilakukan hal serupa pada tanggal 25 Mei 2018.
Saat itu, diamankan 5 karung petasan beserta alat-alat produksinya. Namun polisi belum berhasil menangkap sang pemilik, karena diduga telah melarikan diri.
&quot;Di lokasi penggerebekan pertama di wilayah yang sama, kita berhasil mengamankan 5 karung petasan dan alat pembuatnya,&quot; tukasnya
</content:encoded></item></channel></rss>
