<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penipuan Siber di Bali, 105 WN China Seminggu Ditarget Rp2 Miliar</title><description>Mereka terbagi dalam tiga kelompok.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/06/07/340/1907540/penipuan-siber-di-bali-105-wn-china-seminggu-ditarget-rp2-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/06/07/340/1907540/penipuan-siber-di-bali-105-wn-china-seminggu-ditarget-rp2-miliar"/><item><title>Penipuan Siber di Bali, 105 WN China Seminggu Ditarget Rp2 Miliar</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/06/07/340/1907540/penipuan-siber-di-bali-105-wn-china-seminggu-ditarget-rp2-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/06/07/340/1907540/penipuan-siber-di-bali-105-wn-china-seminggu-ditarget-rp2-miliar</guid><pubDate>Kamis 07 Juni 2018 03:06 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Hikmah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/06/07/340/1907540/penipuan-siber-di-bali-105-wn-china-seminggu-ditarget-rp2-miliar-o0ibdAPceZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">105 WN China terlibat kejahatan siber di Bali. Foto/Ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/06/07/340/1907540/penipuan-siber-di-bali-105-wn-china-seminggu-ditarget-rp2-miliar-o0ibdAPceZ.jpg</image><title>105 WN China terlibat kejahatan siber di Bali. Foto/Ist</title></images><description>

BADUNG &amp;ndash; Sebanyak 105 warga negara China ditarget menghasilkan uang sekira Rp2 miliar dalam satu minggu saat melakukan kejahatan siber di wilayah Indonesia.

Wakapolda Bali, Brigjen Pol , Wayan Sunarta mengatakan, bahwa para pelaku itu terbagi dalam tiga kelompok.

&amp;ldquo;Total uang yang ditargetkan itu segitu setiap kelompok. Dan ini ada tiga kelompok,&amp;rdquo; ungkapnya, Rabu (7/6/2018).
Setelah target tercapai, uang akan ditransfer ke China kepada orang yang menjadi otak dari kasus penipuan ini.

&amp;ldquo;Kami menyelidiki kasus ini bersama dengan polisi China, dan pihak Imigrasi,&amp;rdquo; ujarnya.

Ratusan warga negara China ini masuk ke Bali menggunakan sementara sebagai turis.

&quot;Mereka dideportasi. Jelas mereka menyalahi aturan keimigrasian. Mereka ke sini menggunakan visa wisata,&quot; jelas Kepala Imigrasi Ngurah Rai, Amran Aris.
&amp;nbsp;
Warga China itu juga dilarang kembali ke Bali dalam jangka waktu enam bulan.

Wisatawan China ini diamankan di tiga lokasi pada 1 Mei 2018.

&amp;ldquo;Saat ini yang dipentingkan bukan pelanggaran imigrasi tapi kasusnya mereka,&amp;rdquo; ungkapnya.

Pihak pemerintah China secara khusus telah mengirim dua pesawat untuk menjemput para pelaku kejahatan siber tersebut.

&amp;ldquo;Ada dua pesawat yang secara khusus menjemput mereka,&amp;rdquo; ungkapnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>

BADUNG &amp;ndash; Sebanyak 105 warga negara China ditarget menghasilkan uang sekira Rp2 miliar dalam satu minggu saat melakukan kejahatan siber di wilayah Indonesia.

Wakapolda Bali, Brigjen Pol , Wayan Sunarta mengatakan, bahwa para pelaku itu terbagi dalam tiga kelompok.

&amp;ldquo;Total uang yang ditargetkan itu segitu setiap kelompok. Dan ini ada tiga kelompok,&amp;rdquo; ungkapnya, Rabu (7/6/2018).
Setelah target tercapai, uang akan ditransfer ke China kepada orang yang menjadi otak dari kasus penipuan ini.

&amp;ldquo;Kami menyelidiki kasus ini bersama dengan polisi China, dan pihak Imigrasi,&amp;rdquo; ujarnya.

Ratusan warga negara China ini masuk ke Bali menggunakan sementara sebagai turis.

&quot;Mereka dideportasi. Jelas mereka menyalahi aturan keimigrasian. Mereka ke sini menggunakan visa wisata,&quot; jelas Kepala Imigrasi Ngurah Rai, Amran Aris.
&amp;nbsp;
Warga China itu juga dilarang kembali ke Bali dalam jangka waktu enam bulan.

Wisatawan China ini diamankan di tiga lokasi pada 1 Mei 2018.

&amp;ldquo;Saat ini yang dipentingkan bukan pelanggaran imigrasi tapi kasusnya mereka,&amp;rdquo; ungkapnya.

Pihak pemerintah China secara khusus telah mengirim dua pesawat untuk menjemput para pelaku kejahatan siber tersebut.

&amp;ldquo;Ada dua pesawat yang secara khusus menjemput mereka,&amp;rdquo; ungkapnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
