<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Volume Kendaraan Menuju Palimanan Mulai Alami Peningkatan </title><description>Meski begitu, lonjakan kendaraan di H-6 ini tidak terlalu signifikan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/06/09/525/1908673/volume-kendaraan-menuju-palimanan-mulai-alami-peningkatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/06/09/525/1908673/volume-kendaraan-menuju-palimanan-mulai-alami-peningkatan"/><item><title>Volume Kendaraan Menuju Palimanan Mulai Alami Peningkatan </title><link>https://news.okezone.com/read/2018/06/09/525/1908673/volume-kendaraan-menuju-palimanan-mulai-alami-peningkatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/06/09/525/1908673/volume-kendaraan-menuju-palimanan-mulai-alami-peningkatan</guid><pubDate>Sabtu 09 Juni 2018 17:00 WIB</pubDate><dc:creator>Mulyana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/06/09/525/1908673/volume-kendaraan-menuju-palimanan-mulai-alami-peningkatan-ogkHZuGx9o.jpg" expression="full" type="image/jpeg">GT Palimanan (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/06/09/525/1908673/volume-kendaraan-menuju-palimanan-mulai-alami-peningkatan-ogkHZuGx9o.jpg</image><title>GT Palimanan (Foto: Antara)</title></images><description>PURWAKARTA &amp;ndash; Mudik mungkin sudah menjadi ritual tahunan bagi masyarakat Indonesia. Antrean panjang kendaraan, jauhnya jarak tempuh, hingga cuaca panas sudah menjadi hal lumrah bagi para pemudik.
Namun, segudang persoalan tersebut hilang seketima takkala mereka tiba di kampung halaman masing-masing untuk bertemu sanak keluarga.
Saat momen mudik seperti sekarang ini, hampir seluruh jalur utama yang ada di sejumlah wilayah dipadati&amp;lrm; kendaraan. Sebagian besar, gelombang pemudik ini mengarah ke wilayah timur Pulau Jawa.
Sontak saja, beberapa jalur nasional maupun ruas tol yang ada, kerap dilanda kemacetan cukup parah. Sebut saja salah satunya, kondisi yang biasa terjadi di jalur Tol Jakarta-Cikampek, Cikopo-Palimanan dan jalur utama Pantai Utara (Pantura).
Tak heran, atas kondisi tersebut seluruh jajaran, baik dari pemerintahan, unsur TNI/Polri yang wilayahnya terlintasi pemudik, telah berjibaku untuk mempersiapkan segala sesuatunya&amp;lrm; demi kelancaran arus mudik.
Seperti halnya Kepolisian Resort Purwakarta, yang sejak jauh-jauh hari telah melakukan serangkaian persiapan. Dari mulai, persiapan terkait pengaman jalur mudik, hingga hal-hal krusial lainnya.



Sabtu (9/6/2018) siang, Kepala Korlantas Polri, Irjen Royke Lumowa, menyempatkan diri untuk meninjau langsung persiapan yang dilakukan jajarannya di daerah. Dia beserta rombongannya, mendatangi Pospol Cikopo, Purwakarta.
Dalam kesempatan itu, Royke menuturkan, memasuki H-6 lebaran gelombang kendaraan dari Jakarta mulai menunjukan peningkatan. Peningkatannya, sekitar 18 persen dari hari biasanya.
&quot;Arus lalu lintas yang didominasi kendaraan pribadi dari Cikarang Utama, mulai menghiasi ruas jalur Cipali sejak dini hari tadi. Meski begitu, gelombang kendaraan masih bersifat pasang surut,&quot; ujar Royke di Pospol Cikopo.
Menurut dia, lonjakan kendaraan di H-6 ini tidak terlalu signifikan. Catatan yang diterima pihaknya, kendaraan yang melintas Tol Jakarta-Cikampek yang mengarah ke wilayah Timur itu sebanyak 89 ribu unit. Padahal, sebelumnya jajarannya memrediksi di H-6 ini, kendaraan yang keluar dari wilayah Jakarta sebanyak 99 ribu.
&quot;Kalau hari biasanya, jumlah kendaraan normal sebanyak 75 ribu unit. Artinya, pada H-6 ini lonjakannya belum terlalu signifikan,&quot; jelas dia.
Royke menambahkan, jajarannya memprediksi akan terjadi peningkatan jumlah kendaraan menjelang sore ini. Menurutnya, puncak arua mudik lebaran 2018 ini terjadi hari ini.
&quot;Puncaknya, diprediksi hari ini. Tapi, memasuki Jawa Tengah, Semarang dan Kalikuto, itu bisa saja puncaknya tanggal 10 Juni lah,&quot; kata Royke.

(Baca Juga : Arus Mudik, 5.030 Kendaraan Masuk Gerbang Tol Cileunyi)

Sementara itu, Media Relations Manager PT Jasa Marga, Herald Galingga, mengatakan, petugas sempat memberlakukan contra flow selama satu jam di ruas Tol Jakarta-Cikampek.

(Baca Juga : Bus Rombongan Mudik Bareng BUMN Tabrakan Beruntun di Tol Cipali)

&quot;Tadi pagi, sekitar pukul 08.50 WIB, petugas sempat memberlakukan contra flow karena sempat terjadi kepadatan arua lalulintas,&quot; kata dia.
</description><content:encoded>PURWAKARTA &amp;ndash; Mudik mungkin sudah menjadi ritual tahunan bagi masyarakat Indonesia. Antrean panjang kendaraan, jauhnya jarak tempuh, hingga cuaca panas sudah menjadi hal lumrah bagi para pemudik.
Namun, segudang persoalan tersebut hilang seketima takkala mereka tiba di kampung halaman masing-masing untuk bertemu sanak keluarga.
Saat momen mudik seperti sekarang ini, hampir seluruh jalur utama yang ada di sejumlah wilayah dipadati&amp;lrm; kendaraan. Sebagian besar, gelombang pemudik ini mengarah ke wilayah timur Pulau Jawa.
Sontak saja, beberapa jalur nasional maupun ruas tol yang ada, kerap dilanda kemacetan cukup parah. Sebut saja salah satunya, kondisi yang biasa terjadi di jalur Tol Jakarta-Cikampek, Cikopo-Palimanan dan jalur utama Pantai Utara (Pantura).
Tak heran, atas kondisi tersebut seluruh jajaran, baik dari pemerintahan, unsur TNI/Polri yang wilayahnya terlintasi pemudik, telah berjibaku untuk mempersiapkan segala sesuatunya&amp;lrm; demi kelancaran arus mudik.
Seperti halnya Kepolisian Resort Purwakarta, yang sejak jauh-jauh hari telah melakukan serangkaian persiapan. Dari mulai, persiapan terkait pengaman jalur mudik, hingga hal-hal krusial lainnya.



Sabtu (9/6/2018) siang, Kepala Korlantas Polri, Irjen Royke Lumowa, menyempatkan diri untuk meninjau langsung persiapan yang dilakukan jajarannya di daerah. Dia beserta rombongannya, mendatangi Pospol Cikopo, Purwakarta.
Dalam kesempatan itu, Royke menuturkan, memasuki H-6 lebaran gelombang kendaraan dari Jakarta mulai menunjukan peningkatan. Peningkatannya, sekitar 18 persen dari hari biasanya.
&quot;Arus lalu lintas yang didominasi kendaraan pribadi dari Cikarang Utama, mulai menghiasi ruas jalur Cipali sejak dini hari tadi. Meski begitu, gelombang kendaraan masih bersifat pasang surut,&quot; ujar Royke di Pospol Cikopo.
Menurut dia, lonjakan kendaraan di H-6 ini tidak terlalu signifikan. Catatan yang diterima pihaknya, kendaraan yang melintas Tol Jakarta-Cikampek yang mengarah ke wilayah Timur itu sebanyak 89 ribu unit. Padahal, sebelumnya jajarannya memrediksi di H-6 ini, kendaraan yang keluar dari wilayah Jakarta sebanyak 99 ribu.
&quot;Kalau hari biasanya, jumlah kendaraan normal sebanyak 75 ribu unit. Artinya, pada H-6 ini lonjakannya belum terlalu signifikan,&quot; jelas dia.
Royke menambahkan, jajarannya memprediksi akan terjadi peningkatan jumlah kendaraan menjelang sore ini. Menurutnya, puncak arua mudik lebaran 2018 ini terjadi hari ini.
&quot;Puncaknya, diprediksi hari ini. Tapi, memasuki Jawa Tengah, Semarang dan Kalikuto, itu bisa saja puncaknya tanggal 10 Juni lah,&quot; kata Royke.

(Baca Juga : Arus Mudik, 5.030 Kendaraan Masuk Gerbang Tol Cileunyi)

Sementara itu, Media Relations Manager PT Jasa Marga, Herald Galingga, mengatakan, petugas sempat memberlakukan contra flow selama satu jam di ruas Tol Jakarta-Cikampek.

(Baca Juga : Bus Rombongan Mudik Bareng BUMN Tabrakan Beruntun di Tol Cipali)

&quot;Tadi pagi, sekitar pukul 08.50 WIB, petugas sempat memberlakukan contra flow karena sempat terjadi kepadatan arua lalulintas,&quot; kata dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
