<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Remaja Pengangguran Jadi Otak Pelemparan Batu di Tol Tangerang-Merak</title><description>WS (18) warga Desa Bakung, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang menjadi otak pelemparan batu di KM 49.500 tol Tangerang-Merak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/07/02/340/1916631/remaja-pengangguran-jadi-otak-pelemparan-batu-di-tol-tangerang-merak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/07/02/340/1916631/remaja-pengangguran-jadi-otak-pelemparan-batu-di-tol-tangerang-merak"/><item><title>Remaja Pengangguran Jadi Otak Pelemparan Batu di Tol Tangerang-Merak</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/07/02/340/1916631/remaja-pengangguran-jadi-otak-pelemparan-batu-di-tol-tangerang-merak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/07/02/340/1916631/remaja-pengangguran-jadi-otak-pelemparan-batu-di-tol-tangerang-merak</guid><pubDate>Senin 02 Juli 2018 14:18 WIB</pubDate><dc:creator>Rasyid Ridho </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/07/02/340/1916631/remaja-pengangguran-jadi-otak-pelemparan-batu-di-tol-tangerang-merak-dcjj4VMxEx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelaku saat ditangkap (Foto: Rasyid Ridho/Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/07/02/340/1916631/remaja-pengangguran-jadi-otak-pelemparan-batu-di-tol-tangerang-merak-dcjj4VMxEx.jpg</image><title>Pelaku saat ditangkap (Foto: Rasyid Ridho/Sindonews)</title></images><description>SERANG - WS (18) warga Desa Bakung, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang menjadi otak pelemparan batu di KM 49.500 tol Tangerang-Merak.

Pria pengangguran itu mengajak empat rekannya yakni RY, BS, SL, dan SR. Awalnya, seluruh pelaku berkumpul di rumah WK kemudian seluruh pelaku menuju jembatan menggunakan satu motor Yamaha Mio J secara bersama sama sejauh 1 kilometer.

&quot;Inisiatornya memang WS. Meraka sering di situ (jembatan) nongkrong-nongkrong. Langsung dicetuskan oleh sudara WS dan BS untuk melempar batu, keduanya yang ngambil batu kemudian dibagikan satu persatu oleh tersangka untuk dilemparkan secara bergantian,&quot; kata Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, Selasa (2/7/2018).

Setelah melempar batu dari atas jembatan, para pelaku kemudian kembali menuju rumah WS tanpa rasa bersalah. Bahkan, sempat menginap di rumah WK. &quot;Usai melempar batu, mereka tidak tahu bahwa pihak kepolisian mencari mereka,&quot; ujarnya.



Kapolres memastikan bahwa para tersangka saat melakukan aksi dalam keadaan sadar tidak di bawah pengaruh alkohol maupun obat-obatan. &quot;Hasil tes urine negatif narkoba. Tapi, pelaku mengaku pas puasa minum pil tramadol,&quot; katanya.

Sementara WK mengaku melakukan pelemparan batu ke tol karna iseng. Namun, dia juga sering melihat aksi pelemparan batu dari jembatan di media televisi kemudian ditiru.

(Baca Juga: 5 Pelaku Pelempar Batu di Tol Tangerang-Merak Terancam 9 Tahun Penjara)

&quot;Iseng ajah sih. Waktu itu cuma berlima enggak minum di atas jembatan kok,&quot; katanya.
</description><content:encoded>SERANG - WS (18) warga Desa Bakung, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang menjadi otak pelemparan batu di KM 49.500 tol Tangerang-Merak.

Pria pengangguran itu mengajak empat rekannya yakni RY, BS, SL, dan SR. Awalnya, seluruh pelaku berkumpul di rumah WK kemudian seluruh pelaku menuju jembatan menggunakan satu motor Yamaha Mio J secara bersama sama sejauh 1 kilometer.

&quot;Inisiatornya memang WS. Meraka sering di situ (jembatan) nongkrong-nongkrong. Langsung dicetuskan oleh sudara WS dan BS untuk melempar batu, keduanya yang ngambil batu kemudian dibagikan satu persatu oleh tersangka untuk dilemparkan secara bergantian,&quot; kata Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, Selasa (2/7/2018).

Setelah melempar batu dari atas jembatan, para pelaku kemudian kembali menuju rumah WS tanpa rasa bersalah. Bahkan, sempat menginap di rumah WK. &quot;Usai melempar batu, mereka tidak tahu bahwa pihak kepolisian mencari mereka,&quot; ujarnya.



Kapolres memastikan bahwa para tersangka saat melakukan aksi dalam keadaan sadar tidak di bawah pengaruh alkohol maupun obat-obatan. &quot;Hasil tes urine negatif narkoba. Tapi, pelaku mengaku pas puasa minum pil tramadol,&quot; katanya.

Sementara WK mengaku melakukan pelemparan batu ke tol karna iseng. Namun, dia juga sering melihat aksi pelemparan batu dari jembatan di media televisi kemudian ditiru.

(Baca Juga: 5 Pelaku Pelempar Batu di Tol Tangerang-Merak Terancam 9 Tahun Penjara)

&quot;Iseng ajah sih. Waktu itu cuma berlima enggak minum di atas jembatan kok,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
