<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cirebon Diterjang Angin Kencang Dampak Badai Tropis 'Maria'</title><description>Wilayah Cirebon diterjang angin kencang akibat adanya badai tropis 'Maria'.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/07/05/525/1918137/cirebon-diterjang-angin-kencang-dampak-badai-tropis-maria</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/07/05/525/1918137/cirebon-diterjang-angin-kencang-dampak-badai-tropis-maria"/><item><title>Cirebon Diterjang Angin Kencang Dampak Badai Tropis 'Maria'</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/07/05/525/1918137/cirebon-diterjang-angin-kencang-dampak-badai-tropis-maria</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/07/05/525/1918137/cirebon-diterjang-angin-kencang-dampak-badai-tropis-maria</guid><pubDate>Kamis 05 Juli 2018 09:34 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/07/05/525/1918137/cirebon-diterjang-angin-kencang-dampak-badai-tropis-maria-NaEQ82LKFf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi terjangan angin kencang akibat badai. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/07/05/525/1918137/cirebon-diterjang-angin-kencang-dampak-badai-tropis-maria-NaEQ82LKFf.jpg</image><title>Ilustrasi terjangan angin kencang akibat badai. (Foto: Okezone)</title></images><description>CIREBON &amp;ndash; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jatiwangi Majalengka, Jawa Barat, menyatakan angin kencang yang terjadi di wilayah Cirebon disebabkan badai tropis 'Maria' yang berada di sebelah utara Indonesia.
&quot;Angin kencang yang terjadi mencapai maksimum 40 kilometer per jam,&quot; kata Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Jatiwangi Majalengka, Ahmad Faa Iziyn, di Majalengka, Kamis (5/7/2018).

Ia menjelaskan, adanya badai tropis 'Maria' di sebelah Utara Indonesia membuat gaya tarik massa udara berupa angin kencang.
&quot;Ini terjadi di wilayah Indonesia, terutama di Ciayumajakuning atau wilayah Cirebon,&quot; tuturnya.
Selain itu juga dikarenakan faktor lokal adanya Gunung Ciremai. Jadi, angin berembus dari arah tenggara hingga selatan atau dari belakang Gunung Ciremai dan turun.
&quot;Itu menyebabkan dorongan angin yang menuju ke wilayah Ciayumajakuning cukup kencang,&quot; jelasnya.
Oleh karena itu, BMKG mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dalam beraktivitas, terutama bagi pengendara sepeda motor dan pejalan kaki.
&quot;Dalam beraktivitas lebih baik memakai jaket dan masker hidung jika berkendara motor,&quot; ujarnya.
&quot;Khususnya bagi nelayan lebih waspada juga, karena angin kencang bisa mengakibatkan gelombang tinggi,&quot; terang Faa Iziyn.
</description><content:encoded>CIREBON &amp;ndash; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jatiwangi Majalengka, Jawa Barat, menyatakan angin kencang yang terjadi di wilayah Cirebon disebabkan badai tropis 'Maria' yang berada di sebelah utara Indonesia.
&quot;Angin kencang yang terjadi mencapai maksimum 40 kilometer per jam,&quot; kata Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Jatiwangi Majalengka, Ahmad Faa Iziyn, di Majalengka, Kamis (5/7/2018).

Ia menjelaskan, adanya badai tropis 'Maria' di sebelah Utara Indonesia membuat gaya tarik massa udara berupa angin kencang.
&quot;Ini terjadi di wilayah Indonesia, terutama di Ciayumajakuning atau wilayah Cirebon,&quot; tuturnya.
Selain itu juga dikarenakan faktor lokal adanya Gunung Ciremai. Jadi, angin berembus dari arah tenggara hingga selatan atau dari belakang Gunung Ciremai dan turun.
&quot;Itu menyebabkan dorongan angin yang menuju ke wilayah Ciayumajakuning cukup kencang,&quot; jelasnya.
Oleh karena itu, BMKG mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dalam beraktivitas, terutama bagi pengendara sepeda motor dan pejalan kaki.
&quot;Dalam beraktivitas lebih baik memakai jaket dan masker hidung jika berkendara motor,&quot; ujarnya.
&quot;Khususnya bagi nelayan lebih waspada juga, karena angin kencang bisa mengakibatkan gelombang tinggi,&quot; terang Faa Iziyn.
</content:encoded></item></channel></rss>
