<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Golkar Anggap Prabowo Bukan Ancaman Bagi Jokowi di Pilpres 2019</title><description>Justru, sambung Ace,&amp;lrm; Partai Golkar sedang menunggu para penantang Jokowi memainkan langkah politiknya jelang kontestasi Pilpres 2019.&amp;lrm;</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/07/07/337/1919338/golkar-anggap-prabowo-bukan-ancaman-bagi-jokowi-di-pilpres-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/07/07/337/1919338/golkar-anggap-prabowo-bukan-ancaman-bagi-jokowi-di-pilpres-2019"/><item><title>Golkar Anggap Prabowo Bukan Ancaman Bagi Jokowi di Pilpres 2019</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/07/07/337/1919338/golkar-anggap-prabowo-bukan-ancaman-bagi-jokowi-di-pilpres-2019</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/07/07/337/1919338/golkar-anggap-prabowo-bukan-ancaman-bagi-jokowi-di-pilpres-2019</guid><pubDate>Sabtu 07 Juli 2018 18:22 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/07/07/337/1919338/golkar-anggap-prabowo-bukan-ancaman-bagi-jokowi-di-pilpres-2019-uoV9lF84ui.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily (Foto: Arie Dwi Satrio/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/07/07/337/1919338/golkar-anggap-prabowo-bukan-ancaman-bagi-jokowi-di-pilpres-2019-uoV9lF84ui.jpg</image><title>Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily (Foto: Arie Dwi Satrio/Okezone)</title></images><description>JAK&amp;lrm;ARTA &amp;ndash; Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily menganggap Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto bukan ancaman bagi Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. Pun jika Prabowo disandingkan dengan Agus Harimurti Yudhoyono atau Anies Baswedan.

Justru, sambung Ace,&amp;lrm; Partai Golkar sedang menunggu para penantang Jokowi memainkan langkah politiknya jelang kontestasi Pilpres 2019.&amp;lrm; Sebab, itu akan menjadi langkah yang perlu diantisipasi dalam menjelang pesta demokrasi lima tahunan.

&quot;Tidak ada posisi yang mengancam. Justru kami melihat bahwa kami dalam posisi lebih banyak menunggu apa langkah-langkah politik yang dilakukan oleh calon kompetitor Jokowi,&quot; kata Ace usai menghadiri diskusi di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (7/7/2018).



Menurut Ace, kontestasi Pilpres 2019 akan semakin seru jika ada banyak penantang Jokowi. Hal itu menunjukkan kedewasaan Indonesia dalam berdemokrasi.&amp;lrm; &quot;Semakin banyak calon presiden maka itu semakin bagus dalam kompetisi demokrasi kita&amp;lrm;,&quot; terangnya.

Ace memprediksi Pilpres 2019 hanya akan diisi oleh dua pasangan calon. Sebab, Presidential Treshold (PT) masih menggunakan ambang batas 20 persen. &quot;Kelihatannya kalaun pasangan lebih dari tiga agak sulit ya kalau menggunakan PT 20 persen. Tapi kalau ada 3 pasangan bagus juga untuk fenomena demokrasi kita,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>JAK&amp;lrm;ARTA &amp;ndash; Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily menganggap Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto bukan ancaman bagi Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. Pun jika Prabowo disandingkan dengan Agus Harimurti Yudhoyono atau Anies Baswedan.

Justru, sambung Ace,&amp;lrm; Partai Golkar sedang menunggu para penantang Jokowi memainkan langkah politiknya jelang kontestasi Pilpres 2019.&amp;lrm; Sebab, itu akan menjadi langkah yang perlu diantisipasi dalam menjelang pesta demokrasi lima tahunan.

&quot;Tidak ada posisi yang mengancam. Justru kami melihat bahwa kami dalam posisi lebih banyak menunggu apa langkah-langkah politik yang dilakukan oleh calon kompetitor Jokowi,&quot; kata Ace usai menghadiri diskusi di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (7/7/2018).



Menurut Ace, kontestasi Pilpres 2019 akan semakin seru jika ada banyak penantang Jokowi. Hal itu menunjukkan kedewasaan Indonesia dalam berdemokrasi.&amp;lrm; &quot;Semakin banyak calon presiden maka itu semakin bagus dalam kompetisi demokrasi kita&amp;lrm;,&quot; terangnya.

Ace memprediksi Pilpres 2019 hanya akan diisi oleh dua pasangan calon. Sebab, Presidential Treshold (PT) masih menggunakan ambang batas 20 persen. &quot;Kelihatannya kalaun pasangan lebih dari tiga agak sulit ya kalau menggunakan PT 20 persen. Tapi kalau ada 3 pasangan bagus juga untuk fenomena demokrasi kita,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
