<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dengan Umpan Ayam, Warga Unengan Mojokerto Ramai-Ramai Berburu Ular Sanca</title><description>Warga melihat sesosok ular sanca kembang dengan panjang lebih dari lima meter di lahan kosong di kawasan irigasi setempat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/07/16/519/1922894/dengan-umpan-ayam-warga-unengan-mojokerto-ramai-ramai-berburu-ular-sanca</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/07/16/519/1922894/dengan-umpan-ayam-warga-unengan-mojokerto-ramai-ramai-berburu-ular-sanca"/><item><title>Dengan Umpan Ayam, Warga Unengan Mojokerto Ramai-Ramai Berburu Ular Sanca</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/07/16/519/1922894/dengan-umpan-ayam-warga-unengan-mojokerto-ramai-ramai-berburu-ular-sanca</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/07/16/519/1922894/dengan-umpan-ayam-warga-unengan-mojokerto-ramai-ramai-berburu-ular-sanca</guid><pubDate>Senin 16 Juli 2018 12:59 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/07/16/519/1922894/dengan-umpan-ayam-warga-unengan-mojokerto-ramai-ramai-berburu-ular-sanca-M3Yr3iuYCj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/07/16/519/1922894/dengan-umpan-ayam-warga-unengan-mojokerto-ramai-ramai-berburu-ular-sanca-M3Yr3iuYCj.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>MOJOKERTO - Warga di Dusun Unengan, Desa Sekargadung, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur dibuat geger dalam beberapa hari terakhir ini.

Pasalnya warga melihat sesosok ular sanca kembang dengan panjang lebih dari  lima meter di lahan kosong di kawasan irigasi setempat. Ular sanca kembang ini diduga warga bersembunyi di gua sekitar dusun.

Kepala Dusun Unengan Sudarsono mengungkapkan kondisi geografis kampungnya yang masih asri dengan banyak ladang dan perkebunan menjadikan tempat ideal berkembang biaknya ular.

&amp;ldquo;Selain banyaknya ladang dan perkebunan, di sini juga ada gua alam yang kami duga merupakan habitat ular &amp;ndash; ular tersebut,&amp;rdquo; tuturnya.

Menurutnya, jarak gua tersebut dengan lahan irigasi cukup dekat, sekitar 100 meter. Bahkan gua tersebut juga berada di sekitar permukiman warga.

&amp;ldquo;Kemarin ada warga yang melihat ular sanca kembang di sekitar Gua Unengan pada malam hari. Tapi tidak berani menangkap,&amp;rdquo; jelas Sudarsono kembali.



Warga menduga gua tersebut cocok sebagai habitat ular karena kondisinya lembap. Area gua juga dekat dengan saluran irigasi yang bermuara di sungai dari lereng Gunung Penanggunngan.

&amp;ldquo;Kami menduga ular-ular itu terbawa arus air dari sungai yang berhulu di Gunung Penanggungan kemudian masuk ke saluran irigasi sini,&amp;rdquo; ujarnya.

Sebelumnya Sudarsono juga sempat melihat ular sanca kembang dengan panjang lebih dari lima meter memangsa seekor kambing milik Juadi di belakang rumahnya.

Bahkan tak lama pada Kamis malam tanggal 12 Juli 2018 lalu warga menemukan dua ekor ular sanca kembang yang masing memiliki panjang 3,5 meter dan 3,2 meter dengan berat 18 kilogram dan 24 kilogram.

Sudarsono menambahkan dalam kurun 6 bulan terakhir setidaknya, warga sudah menangkap 6 ekor sanca kembang dengan panjang bervariasi mulai dari dua meter hingga lima meter.

Warga juga sempat menemukan ular sanca kembang di sekitar area makam Nyai Pandansari, namun karena ular yang besar dan jumlah warga sedikit mereka memilih membiarkan sang ular pergi.

Akibat &amp;lsquo;serbuan&amp;rsquo; ular ini, warga sempat was-was dalam melakukan aktivitas terlebih pada malam hari di mana ular sering menampakkan diri. Oleh karena itu warga berinisiatif memburu sang ular dengan cara memancing menggunakan jebakan daging ayam yang sudah disiapkan warga. Namun hingga, beberapa hari pencarian perburuan warga belum membuahkan hasil.
</description><content:encoded>MOJOKERTO - Warga di Dusun Unengan, Desa Sekargadung, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur dibuat geger dalam beberapa hari terakhir ini.

Pasalnya warga melihat sesosok ular sanca kembang dengan panjang lebih dari  lima meter di lahan kosong di kawasan irigasi setempat. Ular sanca kembang ini diduga warga bersembunyi di gua sekitar dusun.

Kepala Dusun Unengan Sudarsono mengungkapkan kondisi geografis kampungnya yang masih asri dengan banyak ladang dan perkebunan menjadikan tempat ideal berkembang biaknya ular.

&amp;ldquo;Selain banyaknya ladang dan perkebunan, di sini juga ada gua alam yang kami duga merupakan habitat ular &amp;ndash; ular tersebut,&amp;rdquo; tuturnya.

Menurutnya, jarak gua tersebut dengan lahan irigasi cukup dekat, sekitar 100 meter. Bahkan gua tersebut juga berada di sekitar permukiman warga.

&amp;ldquo;Kemarin ada warga yang melihat ular sanca kembang di sekitar Gua Unengan pada malam hari. Tapi tidak berani menangkap,&amp;rdquo; jelas Sudarsono kembali.



Warga menduga gua tersebut cocok sebagai habitat ular karena kondisinya lembap. Area gua juga dekat dengan saluran irigasi yang bermuara di sungai dari lereng Gunung Penanggunngan.

&amp;ldquo;Kami menduga ular-ular itu terbawa arus air dari sungai yang berhulu di Gunung Penanggungan kemudian masuk ke saluran irigasi sini,&amp;rdquo; ujarnya.

Sebelumnya Sudarsono juga sempat melihat ular sanca kembang dengan panjang lebih dari lima meter memangsa seekor kambing milik Juadi di belakang rumahnya.

Bahkan tak lama pada Kamis malam tanggal 12 Juli 2018 lalu warga menemukan dua ekor ular sanca kembang yang masing memiliki panjang 3,5 meter dan 3,2 meter dengan berat 18 kilogram dan 24 kilogram.

Sudarsono menambahkan dalam kurun 6 bulan terakhir setidaknya, warga sudah menangkap 6 ekor sanca kembang dengan panjang bervariasi mulai dari dua meter hingga lima meter.

Warga juga sempat menemukan ular sanca kembang di sekitar area makam Nyai Pandansari, namun karena ular yang besar dan jumlah warga sedikit mereka memilih membiarkan sang ular pergi.

Akibat &amp;lsquo;serbuan&amp;rsquo; ular ini, warga sempat was-was dalam melakukan aktivitas terlebih pada malam hari di mana ular sering menampakkan diri. Oleh karena itu warga berinisiatif memburu sang ular dengan cara memancing menggunakan jebakan daging ayam yang sudah disiapkan warga. Namun hingga, beberapa hari pencarian perburuan warga belum membuahkan hasil.
</content:encoded></item></channel></rss>
