<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Haji Lulung dan Mantan Sekjen Hanura Nyaleg Lewat PAN</title><description>Ada Pak Lulung ya, Dapil DKI 3. Ada Syarifudin Sudding.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/07/17/606/1923765/haji-lulung-dan-mantan-sekjen-hanura-nyaleg-lewat-pan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/07/17/606/1923765/haji-lulung-dan-mantan-sekjen-hanura-nyaleg-lewat-pan"/><item><title>Haji Lulung dan Mantan Sekjen Hanura Nyaleg Lewat PAN</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/07/17/606/1923765/haji-lulung-dan-mantan-sekjen-hanura-nyaleg-lewat-pan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/07/17/606/1923765/haji-lulung-dan-mantan-sekjen-hanura-nyaleg-lewat-pan</guid><pubDate>Selasa 17 Juli 2018 23:47 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/07/17/606/1923765/haji-lulung-dan-mantan-sekjen-hanura-nyaleg-lewat-pan-fk7bHjTaM7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Haji Lulung</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/07/17/606/1923765/haji-lulung-dan-mantan-sekjen-hanura-nyaleg-lewat-pan-fk7bHjTaM7.jpg</image><title>Haji Lulung</title></images><description>JAKARTA - Kekisruhan di dalam partai politik (Parpol) kerap membuat kader parpol hengkang ke partai lain. Salah satu contohnya, yaitu Sarifuddin Sudding yang dipecat dari jabatan Sekjen Partai Hanura akibat bersitegang dengan Ketua Umum Oesman Sapta Odang.

Kasus lainnya yakni, Abraham Lunggana yang semula merupakan politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), lalu berbeda pandangan politik di Pilkada DKI hingga membuat partai berlambang Kakbah itu memecat pria yang karib disapa Haji Lulung tersebut.


Mantan Sekjen Partai Hanura Sarifuddin Sudding

Kini kedua tokoh itu berlabuh ke Partai Amanat Nasional (PAN) dan berniat mencoba peruntungan di perhelatan pemilihan legislatif (Pileg) 2019. Keduanya bertarung memperebutkan kursi DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) yang berbeda.

&quot;Ada Pak Lulung ya, Dapil DKI 3. Ada Syarifudin Sudding,&quot; kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (17/7/2018).

Yandri menjelaskan, tokoh parpol yang kini pindah ke partai besutan Amien Rais itu tak hanya mereka berdua. Namun, ia tak bisa memberikan lebih detail terkait nama-nama tersebut.

&quot;Ada beberapa lha kalau yang saya sebutkan banyak sekali, saya kira (di antara) tokohnya sudah saya sebutkan tadi,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kekisruhan di dalam partai politik (Parpol) kerap membuat kader parpol hengkang ke partai lain. Salah satu contohnya, yaitu Sarifuddin Sudding yang dipecat dari jabatan Sekjen Partai Hanura akibat bersitegang dengan Ketua Umum Oesman Sapta Odang.

Kasus lainnya yakni, Abraham Lunggana yang semula merupakan politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), lalu berbeda pandangan politik di Pilkada DKI hingga membuat partai berlambang Kakbah itu memecat pria yang karib disapa Haji Lulung tersebut.


Mantan Sekjen Partai Hanura Sarifuddin Sudding

Kini kedua tokoh itu berlabuh ke Partai Amanat Nasional (PAN) dan berniat mencoba peruntungan di perhelatan pemilihan legislatif (Pileg) 2019. Keduanya bertarung memperebutkan kursi DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) yang berbeda.

&quot;Ada Pak Lulung ya, Dapil DKI 3. Ada Syarifudin Sudding,&quot; kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (17/7/2018).

Yandri menjelaskan, tokoh parpol yang kini pindah ke partai besutan Amien Rais itu tak hanya mereka berdua. Namun, ia tak bisa memberikan lebih detail terkait nama-nama tersebut.

&quot;Ada beberapa lha kalau yang saya sebutkan banyak sekali, saya kira (di antara) tokohnya sudah saya sebutkan tadi,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
