<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Geng Narkoba Kolombia Beri Imbalan Rp1 Miliar untuk Bunuh Anjing Polisi</title><description>Anjing milik Kepolisian Kolombia diincar geng narkoba setelah mengungkap 10 ton kokain.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/07/27/18/1928454/geng-narkoba-kolombia-beri-imbalan-rp1-miliar-untuk-bunuh-anjing-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/07/27/18/1928454/geng-narkoba-kolombia-beri-imbalan-rp1-miliar-untuk-bunuh-anjing-polisi"/><item><title>Geng Narkoba Kolombia Beri Imbalan Rp1 Miliar untuk Bunuh Anjing Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/07/27/18/1928454/geng-narkoba-kolombia-beri-imbalan-rp1-miliar-untuk-bunuh-anjing-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/07/27/18/1928454/geng-narkoba-kolombia-beri-imbalan-rp1-miliar-untuk-bunuh-anjing-polisi</guid><pubDate>Jum'at 27 Juli 2018 21:59 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi BBC Indonesia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/07/27/18/1928454/geng-narkoba-kolombia-beri-imbalan-rp1-miliar-untuk-bunuh-anjing-polisi-WgA1XzPTAK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anjing milik Kepolisian Kolombia ungkap penyelundupan 10 ton kokain. (Foto: Colombian Police)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/07/27/18/1928454/geng-narkoba-kolombia-beri-imbalan-rp1-miliar-untuk-bunuh-anjing-polisi-WgA1XzPTAK.jpg</image><title>Anjing milik Kepolisian Kolombia ungkap penyelundupan 10 ton kokain. (Foto: Colombian Police)</title></images><description>SEEKOR anjing milik Kepolisian Kolombia dipindah ke tempat lebih aman setelah berhasil mengungkap upaya penyelundupan 10 ton kokain. Langkah itu ditempuh seiring munculnya laporan intelijen bahwa geng narkoba Urabe&amp;ntilde;os siap memberikan Rp1 miliar kepada siapa pun yang bisa membunuh anjing ras bernama Sombra alias Bayangan.
Bandara Internasional Bogota dianggap lebih aman untuk Sombra karena lokasi itu berada di luar wilayah kekuasaan Geng Urabe&amp;ntilde;os yang dianggap organisasi kriminal terkuat di Kolombia.
Polisi mengatakan selama berdinas, Sombra akan ditemani petugas tambahan untuk meningkatkan keamanannya.
Bongkar Penyelundupan Narkoba
 
Sombra yang masih berusia enam tahun sebelumnya ditugaskan di berbagai pelabuhan di pesisir Samudera Atlantik termasuk Turbo, sebuah kota tempat kokain banyak diselundupkan ke Amerika Tengah dan Amerika Serikat menggunakan perahu cepat atau terkadang kapal selam.
Baru-baru ini Sombra telah mencium keberadaan 5,6 ton kokain di Turbo dan empat ton kokain lainnya di dalam suku cadang mobil untuk diekspor.

Sebagian besar perdagangan narkoba dikendalikan Urabe&amp;ntilde;os, sebuah geng yang juga dikenal dengan nama klan &amp;Uacute;suga atau klan Teluk.
Bos geng tersebut, Dairo Antonio &amp;Uacute;suga alias Otoniel, merupakan salah satu orang yang paling dicari di Kolombia.
Bukan hal yang luar biasa bagi Urabe&amp;ntilde;os untuk memberikan uang demi menyingkirkan pihak-pihak yang menghadang mereka.
Pada 2012, polisi menemukan selebaran yang ditandatangani geng berisi penawaran sebanyak USD500 atau Rp7,2 juta kepada siapa saja yang bisa membunuh seorang polisi.
Penawaran uang dalam jumlah besar untuk membunuh Sombra mengindikasikan bahwa geng tersebut mengalami kerugian finansial akibat endusan hewan itu.
Sejak masih kecil, Sombra dilatih bertugas bersama divisi antinarkotika dan sejauh ini berujung ke penangkapan 245 tersangka.</description><content:encoded>SEEKOR anjing milik Kepolisian Kolombia dipindah ke tempat lebih aman setelah berhasil mengungkap upaya penyelundupan 10 ton kokain. Langkah itu ditempuh seiring munculnya laporan intelijen bahwa geng narkoba Urabe&amp;ntilde;os siap memberikan Rp1 miliar kepada siapa pun yang bisa membunuh anjing ras bernama Sombra alias Bayangan.
Bandara Internasional Bogota dianggap lebih aman untuk Sombra karena lokasi itu berada di luar wilayah kekuasaan Geng Urabe&amp;ntilde;os yang dianggap organisasi kriminal terkuat di Kolombia.
Polisi mengatakan selama berdinas, Sombra akan ditemani petugas tambahan untuk meningkatkan keamanannya.
Bongkar Penyelundupan Narkoba
 
Sombra yang masih berusia enam tahun sebelumnya ditugaskan di berbagai pelabuhan di pesisir Samudera Atlantik termasuk Turbo, sebuah kota tempat kokain banyak diselundupkan ke Amerika Tengah dan Amerika Serikat menggunakan perahu cepat atau terkadang kapal selam.
Baru-baru ini Sombra telah mencium keberadaan 5,6 ton kokain di Turbo dan empat ton kokain lainnya di dalam suku cadang mobil untuk diekspor.

Sebagian besar perdagangan narkoba dikendalikan Urabe&amp;ntilde;os, sebuah geng yang juga dikenal dengan nama klan &amp;Uacute;suga atau klan Teluk.
Bos geng tersebut, Dairo Antonio &amp;Uacute;suga alias Otoniel, merupakan salah satu orang yang paling dicari di Kolombia.
Bukan hal yang luar biasa bagi Urabe&amp;ntilde;os untuk memberikan uang demi menyingkirkan pihak-pihak yang menghadang mereka.
Pada 2012, polisi menemukan selebaran yang ditandatangani geng berisi penawaran sebanyak USD500 atau Rp7,2 juta kepada siapa saja yang bisa membunuh seorang polisi.
Penawaran uang dalam jumlah besar untuk membunuh Sombra mengindikasikan bahwa geng tersebut mengalami kerugian finansial akibat endusan hewan itu.
Sejak masih kecil, Sombra dilatih bertugas bersama divisi antinarkotika dan sejauh ini berujung ke penangkapan 245 tersangka.</content:encoded></item></channel></rss>
