<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kegiatan Ustadz Abdul Somad di Semarang Menuai Penolakan</title><description>Ormas di Semarang menolak kehadiran Ustadz Abdul Somad.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/07/29/512/1928777/kegiatan-ustadz-abdul-somad-di-semarang-menuai-penolakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/07/29/512/1928777/kegiatan-ustadz-abdul-somad-di-semarang-menuai-penolakan"/><item><title>Kegiatan Ustadz Abdul Somad di Semarang Menuai Penolakan</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/07/29/512/1928777/kegiatan-ustadz-abdul-somad-di-semarang-menuai-penolakan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/07/29/512/1928777/kegiatan-ustadz-abdul-somad-di-semarang-menuai-penolakan</guid><pubDate>Minggu 29 Juli 2018 01:46 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Solopos</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/07/29/512/1928777/kegiatan-ustadz-abdul-somad-di-semarang-menuai-penolakan-1DhscnfukW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ustadz Abdul Somad. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/07/29/512/1928777/kegiatan-ustadz-abdul-somad-di-semarang-menuai-penolakan-1DhscnfukW.jpg</image><title>Ustadz Abdul Somad. (Foto: Okezone)</title></images><description>SEMARANG &amp;ndash; Rencana kedatangan dai yang sedang naik daun, Ustadz Abdul Somad, ke Semarang, Jawa Tengah, diwarnai isu penolakan. Di media sosial beredar surat penolakan terhadap Abdul Somad yang mengatasnamakan Markas Komando Wilayah Jawa Tengah Patriot Garuda Nusantara.
Dalam gambar surat yang beredar itu diungkapkan bahwa ormas tersebut menyatakan penolakan terhadap kehadiran Ustadz Abdul Somad di Semarang.
Ia  diketahui akan mengisi tablig akbar di Pedurungan, Mijen, dan beberapa tempat di Kota Semarang pada Senin&amp;ndash;Selasa (30&amp;ndash;31 Juli 2018). Ormas tersebut menuding Abdul Somad sebagai corong Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), meski tidak menunjukkan bukti atas klaim itu.

Surat yang ditujukan kepada Kapolda Jateng tersebut di antaranya meminta kepolisian tidak memberikan izin untuk penyelenggaraan tablig akbar itu. Alasan penolakan &amp;ndash;yang tertulis di situ&amp;ndash;adalah karena mereka mengklaim acara ini digelar oleh gerakan radikal yang menebar kebencian.
Selain itu, mereka mendesak kepolisian melarang dan menolak kehadiran Ustaz Abdul Somad dengan alasan bisa menimbulkan keresahan. Tuntutan ketiga adalah menolak kegiatan radikalisme di Semarang.
Dalam surat yang ditandatangani KH Nuril Arifin itu, Patriot Garuda Nusantara Jateng akan melakukan perlawanan jika Abdul Somad tetap hadir.
&quot;Apabila Sdr Abdul Somad tetap hadir menjadi pembicara dalam acara tersebut, kami Patriot Garuda Nusantara [PGN] Jateng akan melakukan aksi perlawanan. Kami sangat mencintai Kota Semarang dan kami tidak rela kota ini diwarnai keresahan,&quot; tulis surat yang ditembuskan ke jajaran Kapolrestabes Semarang dan Pangdam IV Diponegoro itu.</description><content:encoded>SEMARANG &amp;ndash; Rencana kedatangan dai yang sedang naik daun, Ustadz Abdul Somad, ke Semarang, Jawa Tengah, diwarnai isu penolakan. Di media sosial beredar surat penolakan terhadap Abdul Somad yang mengatasnamakan Markas Komando Wilayah Jawa Tengah Patriot Garuda Nusantara.
Dalam gambar surat yang beredar itu diungkapkan bahwa ormas tersebut menyatakan penolakan terhadap kehadiran Ustadz Abdul Somad di Semarang.
Ia  diketahui akan mengisi tablig akbar di Pedurungan, Mijen, dan beberapa tempat di Kota Semarang pada Senin&amp;ndash;Selasa (30&amp;ndash;31 Juli 2018). Ormas tersebut menuding Abdul Somad sebagai corong Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), meski tidak menunjukkan bukti atas klaim itu.

Surat yang ditujukan kepada Kapolda Jateng tersebut di antaranya meminta kepolisian tidak memberikan izin untuk penyelenggaraan tablig akbar itu. Alasan penolakan &amp;ndash;yang tertulis di situ&amp;ndash;adalah karena mereka mengklaim acara ini digelar oleh gerakan radikal yang menebar kebencian.
Selain itu, mereka mendesak kepolisian melarang dan menolak kehadiran Ustaz Abdul Somad dengan alasan bisa menimbulkan keresahan. Tuntutan ketiga adalah menolak kegiatan radikalisme di Semarang.
Dalam surat yang ditandatangani KH Nuril Arifin itu, Patriot Garuda Nusantara Jateng akan melakukan perlawanan jika Abdul Somad tetap hadir.
&quot;Apabila Sdr Abdul Somad tetap hadir menjadi pembicara dalam acara tersebut, kami Patriot Garuda Nusantara [PGN] Jateng akan melakukan aksi perlawanan. Kami sangat mencintai Kota Semarang dan kami tidak rela kota ini diwarnai keresahan,&quot; tulis surat yang ditembuskan ke jajaran Kapolrestabes Semarang dan Pangdam IV Diponegoro itu.</content:encoded></item></channel></rss>
