<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pasca-Terbakar, Ini Penampakan Padang Savana di Taman Komodo   </title><description>Padang rumput atau savana di Taman Nasional Komodo terbakar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/08/04/337/1931677/pasca-terbakar-ini-penampakan-padang-savana-di-taman-komodo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/08/04/337/1931677/pasca-terbakar-ini-penampakan-padang-savana-di-taman-komodo"/><item><title> Pasca-Terbakar, Ini Penampakan Padang Savana di Taman Komodo   </title><link>https://news.okezone.com/read/2018/08/04/337/1931677/pasca-terbakar-ini-penampakan-padang-savana-di-taman-komodo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/08/04/337/1931677/pasca-terbakar-ini-penampakan-padang-savana-di-taman-komodo</guid><pubDate>Sabtu 04 Agustus 2018 12:01 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/08/04/337/1931677/pasca-terbakar-ini-penampakan-padang-savana-di-taman-komodo-EhH3x79Lqd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kondisi Pulau Komodo setelah terbakar (foto: Twitter Sutopo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/08/04/337/1931677/pasca-terbakar-ini-penampakan-padang-savana-di-taman-komodo-EhH3x79Lqd.jpg</image><title>Kondisi Pulau Komodo setelah terbakar (foto: Twitter Sutopo)</title></images><description>
JAKARTA - Padang rumput atau savana di Taman Nasional Komodo, tepatnya di wilayah Gililawa, Kabupaten Manggarai Barat, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terbakar pada Kamis 2 Agustus 2018 malam.

Akibat kebakaran tersebut, seluas 10 hektar kawasan padang rumput hangus setelah berhasil dipadamkan kurang lebih selama lima jam oleh petugas pemadam kebakaran.

Penyebab kebakaran pun masih diselidiki oleh pihak kepolisian, tetapi menurut penyelidikan sementara, diduga karena disebabkan faktor alam dan aktivitas manusia.
&amp;nbsp;
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengaku prihatin terhadap pulau yang dihuni oleh komodo tersebut.

&quot;Dari hijau asri berubah hitam legam. Itulah penampakan padang savana di Gili Lawa Darat, Taman Nasional Komodo di Kab. Manggarai Barat NTT,&quot; tulis Sutopo dalam akun twitternya @Sutopo_PN, Sabtu (4/8/2018).

Kata dia, pasca-terbakar padang savana seluas 10 hektar wisata di Gili Lawa Darat ditutup sejak Jumat 3 Agustus 2018 untuk penyelidikan aparat.

&quot;Memprihatinkan,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;

</description><content:encoded>
JAKARTA - Padang rumput atau savana di Taman Nasional Komodo, tepatnya di wilayah Gililawa, Kabupaten Manggarai Barat, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terbakar pada Kamis 2 Agustus 2018 malam.

Akibat kebakaran tersebut, seluas 10 hektar kawasan padang rumput hangus setelah berhasil dipadamkan kurang lebih selama lima jam oleh petugas pemadam kebakaran.

Penyebab kebakaran pun masih diselidiki oleh pihak kepolisian, tetapi menurut penyelidikan sementara, diduga karena disebabkan faktor alam dan aktivitas manusia.
&amp;nbsp;
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengaku prihatin terhadap pulau yang dihuni oleh komodo tersebut.

&quot;Dari hijau asri berubah hitam legam. Itulah penampakan padang savana di Gili Lawa Darat, Taman Nasional Komodo di Kab. Manggarai Barat NTT,&quot; tulis Sutopo dalam akun twitternya @Sutopo_PN, Sabtu (4/8/2018).

Kata dia, pasca-terbakar padang savana seluas 10 hektar wisata di Gili Lawa Darat ditutup sejak Jumat 3 Agustus 2018 untuk penyelidikan aparat.

&quot;Memprihatinkan,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;

</content:encoded></item></channel></rss>
