<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gerindra Sadari Berat Melawan Jokowi</title><description></description><link>https://news.okezone.com/read/2018/08/04/605/1931627/gerindra-sadari-berat-melawan-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/08/04/605/1931627/gerindra-sadari-berat-melawan-jokowi"/><item><title>Gerindra Sadari Berat Melawan Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/08/04/605/1931627/gerindra-sadari-berat-melawan-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/08/04/605/1931627/gerindra-sadari-berat-melawan-jokowi</guid><pubDate>Sabtu 04 Agustus 2018 05:19 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/08/04/605/1931627/gerindra-sadari-berat-melawan-jokowi-usVRVOkDHz.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/08/04/605/1931627/gerindra-sadari-berat-melawan-jokowi-usVRVOkDHz.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Arief Poyuono mengakui tidak mudah mengalahkan Joko Widodo di Pemilu 2019. Pasalnya, politisi PDI Perjuangan itu didukung amunisi logistik yang unlimited atau tak terbatas.

&quot;Ditambah lagi amunisi logistiknya Joko Widodo yang unlimited dalam Pilpres 2019,&quot; kata Arief saat dihubungi Okezone, Sabtu (4/8/2018).



Selain itu, Arief menjelaskan Jokowi masih memegang infrastruktur kekuasaan saat kampanye hingga pencoblosan, sehingga kans Jokowi untuk memenangkan pertarungan sangat besar.

&quot;Sebenarnya kita enggak sadar kalau yang akan dihadapi (Prabowo) adalah capres (Jokowi) yang tidak mudah dikalahkan,&quot; jelas dia.

Karena itu, Gerindra masih menyiapkan siasat terbaiknya, khususnya dalam memilih cawapres untuk Prabowo di Pemilu 2019.

&quot;Jika memasang cawapresnya Prabowo tanpa strategi yang jitu artinya makin sulit kita mengalahkan Joko Widodo nanti,&quot; ucap Arief.

Diketahui, Prabowo hingga kini belum menentukan cawapres pendampingnya dalam Pemilu 2019. Padahal, sudah ada tiga nama tokoh yang mencuat, di antaranya Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufry, ulama kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Arief Poyuono mengakui tidak mudah mengalahkan Joko Widodo di Pemilu 2019. Pasalnya, politisi PDI Perjuangan itu didukung amunisi logistik yang unlimited atau tak terbatas.

&quot;Ditambah lagi amunisi logistiknya Joko Widodo yang unlimited dalam Pilpres 2019,&quot; kata Arief saat dihubungi Okezone, Sabtu (4/8/2018).



Selain itu, Arief menjelaskan Jokowi masih memegang infrastruktur kekuasaan saat kampanye hingga pencoblosan, sehingga kans Jokowi untuk memenangkan pertarungan sangat besar.

&quot;Sebenarnya kita enggak sadar kalau yang akan dihadapi (Prabowo) adalah capres (Jokowi) yang tidak mudah dikalahkan,&quot; jelas dia.

Karena itu, Gerindra masih menyiapkan siasat terbaiknya, khususnya dalam memilih cawapres untuk Prabowo di Pemilu 2019.

&quot;Jika memasang cawapresnya Prabowo tanpa strategi yang jitu artinya makin sulit kita mengalahkan Joko Widodo nanti,&quot; ucap Arief.

Diketahui, Prabowo hingga kini belum menentukan cawapres pendampingnya dalam Pemilu 2019. Padahal, sudah ada tiga nama tokoh yang mencuat, di antaranya Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufry, ulama kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).</content:encoded></item></channel></rss>
