<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peringatan Tsunami Dicabut, BPBD Minta Warga Mataram yang Mengungsi Kembali ke Rumah</title><description>BPBD Kota Mataram meminta seluruh warga yang berhamburan di jalan agar kembali pulang ke rumahnya masing-masing.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/08/05/340/1932119/peringatan-tsunami-dicabut-bpbd-minta-warga-mataram-yang-mengungsi-kembali-ke-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/08/05/340/1932119/peringatan-tsunami-dicabut-bpbd-minta-warga-mataram-yang-mengungsi-kembali-ke-rumah"/><item><title>Peringatan Tsunami Dicabut, BPBD Minta Warga Mataram yang Mengungsi Kembali ke Rumah</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/08/05/340/1932119/peringatan-tsunami-dicabut-bpbd-minta-warga-mataram-yang-mengungsi-kembali-ke-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/08/05/340/1932119/peringatan-tsunami-dicabut-bpbd-minta-warga-mataram-yang-mengungsi-kembali-ke-rumah</guid><pubDate>Minggu 05 Agustus 2018 21:12 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/08/05/340/1932119/tsunami-dicabut-bpbd-minta-warga-mataram-yang-mengungsi-kembali-ke-rumah-EjPt1WoLDa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Imbas gempa Lombok di Bali (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/08/05/340/1932119/tsunami-dicabut-bpbd-minta-warga-mataram-yang-mengungsi-kembali-ke-rumah-EjPt1WoLDa.jpg</image><title>Imbas gempa Lombok di Bali (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram meminta seluruh warga yang berhamburan di jalan agar kembali pulang ke rumahnya masing-masing. Hal itu diimbau setelah peringatan tsunami resmi dicabut.
&quot;Karena masyarakat resah dengan adanya tsunami, kami mengimbau masyarakat untuk kembali ke rumah,&quot; kata Pusdalops BPBD Kota Mataram, Agus saat dikonfirmasi Okezone, Minggu (5/8/2018).
Namun demikian, Agus mengaku masih belum mengetahui apakah ada korban jiwa akibat gempa berskala 7,0 Skala Richter (SR) yang mengguncang daerah Lombok. Sebab, pihaknya masih melakukan pendataan.
&quot;Korban belum tau, kami masih melakukan pendataan di Kota Mataram,&quot; terangnya.

&amp;nbsp;Imbas gempa Lombok di Bali (Foto: Ist)
Sejauh ini, sambung Agus, masih banyak warga yang mengungsi dan berhamburan di jalan setelah adanya gempa berkekuatan 7,0 SR disusul adanya peringatan tsunami. Namun saat ini, &amp;lrm;Agus meminta agar warga kembali ke rumahnya.
&quot;Masyarakat masih mengungsi maka kami mengimbau masyarakat untuk kembali kerumah&amp;lrm;,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram meminta seluruh warga yang berhamburan di jalan agar kembali pulang ke rumahnya masing-masing. Hal itu diimbau setelah peringatan tsunami resmi dicabut.
&quot;Karena masyarakat resah dengan adanya tsunami, kami mengimbau masyarakat untuk kembali ke rumah,&quot; kata Pusdalops BPBD Kota Mataram, Agus saat dikonfirmasi Okezone, Minggu (5/8/2018).
Namun demikian, Agus mengaku masih belum mengetahui apakah ada korban jiwa akibat gempa berskala 7,0 Skala Richter (SR) yang mengguncang daerah Lombok. Sebab, pihaknya masih melakukan pendataan.
&quot;Korban belum tau, kami masih melakukan pendataan di Kota Mataram,&quot; terangnya.

&amp;nbsp;Imbas gempa Lombok di Bali (Foto: Ist)
Sejauh ini, sambung Agus, masih banyak warga yang mengungsi dan berhamburan di jalan setelah adanya gempa berkekuatan 7,0 SR disusul adanya peringatan tsunami. Namun saat ini, &amp;lrm;Agus meminta agar warga kembali ke rumahnya.
&quot;Masyarakat masih mengungsi maka kami mengimbau masyarakat untuk kembali kerumah&amp;lrm;,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
