<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PP Muhammadiyah Pilih di Tengah, Tak Condong ke Jokowi atau Prabowo</title><description>Meski begitu, proses demokrasi harus tetap berjalan dengan khittah dan kepribadian Muhammadiyah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/08/11/605/1934998/pp-muhammadiyah-pilih-di-tengah-tak-condong-ke-jokowi-atau-prabowo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/08/11/605/1934998/pp-muhammadiyah-pilih-di-tengah-tak-condong-ke-jokowi-atau-prabowo"/><item><title>PP Muhammadiyah Pilih di Tengah, Tak Condong ke Jokowi atau Prabowo</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/08/11/605/1934998/pp-muhammadiyah-pilih-di-tengah-tak-condong-ke-jokowi-atau-prabowo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/08/11/605/1934998/pp-muhammadiyah-pilih-di-tengah-tak-condong-ke-jokowi-atau-prabowo</guid><pubDate>Sabtu 11 Agustus 2018 03:54 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/08/11/605/1934998/pp-muhammadiyah-pilih-di-tengah-tak-condong-ke-jokowi-atau-prabowo-hoZfKka4M5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo dan Jokowi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/08/11/605/1934998/pp-muhammadiyah-pilih-di-tengah-tak-condong-ke-jokowi-atau-prabowo-hoZfKka4M5.jpg</image><title>Prabowo dan Jokowi (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ikut memberikan reaksi terkait keputusan Joko Widodo (Jokowi) yang menggandeng KH Ma&amp;rsquo;ruf Amin sebagai calon wakil presiden (cawapres) untuk Pilpres 2019 mendatang.

Sekjen PP Muhammadiyah Abdul Mu&amp;rsquo;ti menuturkan, pihaknya menghormati keputusan Jokowi yang menggandeng Ketua MUI ini. Hal tersebut dikarenakan proses yang dilakukan keduanya terkait dengan konstitusi.

&amp;ldquo;Tentu ini sebuah proses sesuai konstitusi, karena itu Muhammadiyah sebagai bagian dari bangsa Indonesia apresiasi proses-proses yang sedang berjalan ini sudah berjalan sebagaimana mestinya,&amp;rdquo; kata Abdul di Jakarta, Jumay 10 Agustus 2018.
&amp;nbsp;
Sikap PP Muhammadiyah, sambung Abdul, tak akan memberikan tekanan dan sangat memberikan kebebasan kepada anggotanya untuk menentukan pilihannya. Meskipun Ma&amp;rsquo;ruf Amin berlatar belakang sebagai ulama.

&amp;ldquo;Ini kan organisasi secara politik tidak terlibat dalam politik praktis,&amp;rdquo; ujarnya

&amp;ldquo;Sehingga karenanya, maka Muhammadiyah memberikan kebebasan kepada anggotanya untuk menentukan pilihan sebagaimana mereka sudah terlibat dalam proses politik lainnya,&amp;rdquo; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Meski begitu, proses demokrasi harus tetap berjalan dengan khittah dan kepribadian Muhammadiyah.

&amp;ldquo;Di dalam menentukan pilihannya senantiasa mengutamakan kepentingan bangsa. Kemudian, melihat kualitas dan program sifatnya promodial sektarian dan sifat emosianalnya,&amp;rdquo; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ikut memberikan reaksi terkait keputusan Joko Widodo (Jokowi) yang menggandeng KH Ma&amp;rsquo;ruf Amin sebagai calon wakil presiden (cawapres) untuk Pilpres 2019 mendatang.

Sekjen PP Muhammadiyah Abdul Mu&amp;rsquo;ti menuturkan, pihaknya menghormati keputusan Jokowi yang menggandeng Ketua MUI ini. Hal tersebut dikarenakan proses yang dilakukan keduanya terkait dengan konstitusi.

&amp;ldquo;Tentu ini sebuah proses sesuai konstitusi, karena itu Muhammadiyah sebagai bagian dari bangsa Indonesia apresiasi proses-proses yang sedang berjalan ini sudah berjalan sebagaimana mestinya,&amp;rdquo; kata Abdul di Jakarta, Jumay 10 Agustus 2018.
&amp;nbsp;
Sikap PP Muhammadiyah, sambung Abdul, tak akan memberikan tekanan dan sangat memberikan kebebasan kepada anggotanya untuk menentukan pilihannya. Meskipun Ma&amp;rsquo;ruf Amin berlatar belakang sebagai ulama.

&amp;ldquo;Ini kan organisasi secara politik tidak terlibat dalam politik praktis,&amp;rdquo; ujarnya

&amp;ldquo;Sehingga karenanya, maka Muhammadiyah memberikan kebebasan kepada anggotanya untuk menentukan pilihan sebagaimana mereka sudah terlibat dalam proses politik lainnya,&amp;rdquo; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Meski begitu, proses demokrasi harus tetap berjalan dengan khittah dan kepribadian Muhammadiyah.

&amp;ldquo;Di dalam menentukan pilihannya senantiasa mengutamakan kepentingan bangsa. Kemudian, melihat kualitas dan program sifatnya promodial sektarian dan sifat emosianalnya,&amp;rdquo; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
