<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tolak Jadi Ketua Timses, SBY Tetap Siap &quot;Turun Gunung&quot; Menangkan Prabowo-Sandiaga</title><description>SBY memastikan tetap siap untuk &quot;turun gunung&quot; memenangkan Prabowo-Sandiaga.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/08/12/605/1935330/tolak-jadi-ketua-timses-sby-tetap-siap-turun-gunung-menangkan-prabowo-sandiaga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/08/12/605/1935330/tolak-jadi-ketua-timses-sby-tetap-siap-turun-gunung-menangkan-prabowo-sandiaga"/><item><title>Tolak Jadi Ketua Timses, SBY Tetap Siap &quot;Turun Gunung&quot; Menangkan Prabowo-Sandiaga</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/08/12/605/1935330/tolak-jadi-ketua-timses-sby-tetap-siap-turun-gunung-menangkan-prabowo-sandiaga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/08/12/605/1935330/tolak-jadi-ketua-timses-sby-tetap-siap-turun-gunung-menangkan-prabowo-sandiaga</guid><pubDate>Minggu 12 Agustus 2018 06:30 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/08/12/605/1935330/tolak-jadi-ketua-timses-sby-tetap-siap-turun-gunung-menangkan-prabowo-sandiaga-8yHsM6AGpN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo Subianto dan SBY (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/08/12/605/1935330/tolak-jadi-ketua-timses-sby-tetap-siap-turun-gunung-menangkan-prabowo-sandiaga-8yHsM6AGpN.jpg</image><title>Prabowo Subianto dan SBY (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menolak dijadikan sebagai Ketua Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Namun, SBY memastikan tetap siap untuk &quot;turun gunung&quot; memenangkan pasangan tersebut.
Begitu pula dengan putra sulung SBY, yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
&quot;AHY dan SBY jika diperlukan oleh Gerindra-PAN dan PKS siap sesekali hadir menjadi jurkam nasional dalam acara-acara apel akbar pemenangan pasangan Prabowo-Sandi,&quot; ujar Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief sebagaimana dikutip Okezone dalam akun Twitter-nya, Minggu (12/8/2018).
Demokrat, sambung Andi Arief, justru mengusulkan nama Salim Segaf Al Jufri sebagai ketua tim pemenangan Prabowo-Sandiaga. Bersama dengan Zulkifli Hasan, sebagai sekretaris pemenangan.
&quot;Partai Demokrat dalam koalisi Prabowo-Sandi mengusulkan ketua tim pemenangan Saleh Al Jufri (Salim Segaf Al-Jufri) dan sekretaris pemenangan Zul Hasan. SBY bersedia menjadi advisor. Komposisi yang ideal. Sementara AHY akan konsentrasi pemenangan Partai Demokrat,&quot; ujar Andi.

Untuk di daerah-daerah, kata Andi, Demokrat juga mengusulkan ketua dan sekretaris tim pemenangan Prabowo-Sandi dari PKS dan PAN. Menurutnya, Demokrat hanya bersedia menjadi makmum dalam perjuangan memenangkan koalisi hebat ini.
&quot;Partai Demokrat sadar bahwa menjadi makmum dalam koalisi Prabowo-Sandi adalah pilihan tepat agar tidak mengganggu konsolidasi yang sudah dilakukan oleh Gerindra-PKS dan PAN,&quot; ujarnya.
Meski begitu, Andi menegaskan bilamana partai berlambang mercy itu siap menggerakan semua mesin pemilunya untuk memenangkan pasangan Prabowo-Sandi.
&quot;Kami punya target yang sama prioritasnya memenangkan Pilpres dan menaikkan suara dalam Pileg,&quot; katanya.
Tidak sampai disitu, Partai Demokrat juga turut menyiapkan sejumlah komunikator dalam masa kampanye Prabowo-Sandi. Di mana, komunikator itu SBY dan AHY.
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menolak dijadikan sebagai Ketua Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Namun, SBY memastikan tetap siap untuk &quot;turun gunung&quot; memenangkan pasangan tersebut.
Begitu pula dengan putra sulung SBY, yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
&quot;AHY dan SBY jika diperlukan oleh Gerindra-PAN dan PKS siap sesekali hadir menjadi jurkam nasional dalam acara-acara apel akbar pemenangan pasangan Prabowo-Sandi,&quot; ujar Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief sebagaimana dikutip Okezone dalam akun Twitter-nya, Minggu (12/8/2018).
Demokrat, sambung Andi Arief, justru mengusulkan nama Salim Segaf Al Jufri sebagai ketua tim pemenangan Prabowo-Sandiaga. Bersama dengan Zulkifli Hasan, sebagai sekretaris pemenangan.
&quot;Partai Demokrat dalam koalisi Prabowo-Sandi mengusulkan ketua tim pemenangan Saleh Al Jufri (Salim Segaf Al-Jufri) dan sekretaris pemenangan Zul Hasan. SBY bersedia menjadi advisor. Komposisi yang ideal. Sementara AHY akan konsentrasi pemenangan Partai Demokrat,&quot; ujar Andi.

Untuk di daerah-daerah, kata Andi, Demokrat juga mengusulkan ketua dan sekretaris tim pemenangan Prabowo-Sandi dari PKS dan PAN. Menurutnya, Demokrat hanya bersedia menjadi makmum dalam perjuangan memenangkan koalisi hebat ini.
&quot;Partai Demokrat sadar bahwa menjadi makmum dalam koalisi Prabowo-Sandi adalah pilihan tepat agar tidak mengganggu konsolidasi yang sudah dilakukan oleh Gerindra-PKS dan PAN,&quot; ujarnya.
Meski begitu, Andi menegaskan bilamana partai berlambang mercy itu siap menggerakan semua mesin pemilunya untuk memenangkan pasangan Prabowo-Sandi.
&quot;Kami punya target yang sama prioritasnya memenangkan Pilpres dan menaikkan suara dalam Pileg,&quot; katanya.
Tidak sampai disitu, Partai Demokrat juga turut menyiapkan sejumlah komunikator dalam masa kampanye Prabowo-Sandi. Di mana, komunikator itu SBY dan AHY.
</content:encoded></item></channel></rss>
