<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebakaran Permukiman Padat di Menteng, 160 Korban Mengungsi ke Masjid</title><description>Peristiwa itu terjadi pada pagi tadi sekira pukul 05.38 WIB saat sebagian warga masih terlelap.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/08/13/338/1935764/kebakaran-permukiman-padat-di-menteng-160-korban-mengungsi-ke-masjid</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/08/13/338/1935764/kebakaran-permukiman-padat-di-menteng-160-korban-mengungsi-ke-masjid"/><item><title>Kebakaran Permukiman Padat di Menteng, 160 Korban Mengungsi ke Masjid</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/08/13/338/1935764/kebakaran-permukiman-padat-di-menteng-160-korban-mengungsi-ke-masjid</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/08/13/338/1935764/kebakaran-permukiman-padat-di-menteng-160-korban-mengungsi-ke-masjid</guid><pubDate>Senin 13 Agustus 2018 12:37 WIB</pubDate><dc:creator>Badriyanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/08/13/338/1935764/kebakaran-permukiman-padat-di-menteng-160-korban-mengungsi-ke-masjid-9tVDhiG2xS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran di Menteng. Foto: Okezone/Badriyanto</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/08/13/338/1935764/kebakaran-permukiman-padat-di-menteng-160-korban-mengungsi-ke-masjid-9tVDhiG2xS.jpg</image><title>Kebakaran di Menteng. Foto: Okezone/Badriyanto</title></images><description>

JAKARTA - Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah kawasan padat penduduk, tepatnya di RT 02, 03, 04, RW 08 di Jalan Matraman Dalam 2, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Akibat kebakaran tersebut, sebanyak 160 jiwa terpaksa mengungsi ke masjid.

&quot;Sementara mengungsi ke masjid Matraman, pendataan dilakukan kantor RW 08,&quot; kata Lurah Pegangsaan Suprayogi saat ditemui Okezone di lokasi, Senin (13/8/2018).
&amp;nbsp;
Peristiwa itu terjadi pada pagi tadi sekira pukul 05.38 WIB saat sebagian warga masih terlelap, karena bahan bangunan banyak yang terdiri dari kayu maka api sangat cepat membakar sehingga menghabiskan sebanyak 35 rumah milik warga setempat.

Adapun kebutuhan yang paling mendesak untuk korban kebakaran tersebut, yakni sembako, perlengkapan mandi, alas tidur, air minum, makanan, perlengkapan salat, pakaian dalam, selimut, obat-obatan dan susu balita.
&amp;nbsp;
Namun begitu, Suprayogi bantuan dari pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat dan instansi lainnya terus mengalir. Ia memastikan para pengungsi atau korban kebakaran itu tida akan terlantar.

&quot;Kalau bantuan sudah ada terus berjalan, pendataan disentralkan di kantor RW,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>

JAKARTA - Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah kawasan padat penduduk, tepatnya di RT 02, 03, 04, RW 08 di Jalan Matraman Dalam 2, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Akibat kebakaran tersebut, sebanyak 160 jiwa terpaksa mengungsi ke masjid.

&quot;Sementara mengungsi ke masjid Matraman, pendataan dilakukan kantor RW 08,&quot; kata Lurah Pegangsaan Suprayogi saat ditemui Okezone di lokasi, Senin (13/8/2018).
&amp;nbsp;
Peristiwa itu terjadi pada pagi tadi sekira pukul 05.38 WIB saat sebagian warga masih terlelap, karena bahan bangunan banyak yang terdiri dari kayu maka api sangat cepat membakar sehingga menghabiskan sebanyak 35 rumah milik warga setempat.

Adapun kebutuhan yang paling mendesak untuk korban kebakaran tersebut, yakni sembako, perlengkapan mandi, alas tidur, air minum, makanan, perlengkapan salat, pakaian dalam, selimut, obat-obatan dan susu balita.
&amp;nbsp;
Namun begitu, Suprayogi bantuan dari pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat dan instansi lainnya terus mengalir. Ia memastikan para pengungsi atau korban kebakaran itu tida akan terlantar.

&quot;Kalau bantuan sudah ada terus berjalan, pendataan disentralkan di kantor RW,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
