<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Unggul di Survei, Jokowi-Ma'ruf Tak Mau Berbesar Hati</title><description>Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menganggap hasil survei ini merupakan awal perjuangan</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/08/21/605/1939683/unggul-di-survei-jokowi-ma-ruf-tak-mau-berbesar-hati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/08/21/605/1939683/unggul-di-survei-jokowi-ma-ruf-tak-mau-berbesar-hati"/><item><title>Unggul di Survei, Jokowi-Ma'ruf Tak Mau Berbesar Hati</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/08/21/605/1939683/unggul-di-survei-jokowi-ma-ruf-tak-mau-berbesar-hati</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/08/21/605/1939683/unggul-di-survei-jokowi-ma-ruf-tak-mau-berbesar-hati</guid><pubDate>Selasa 21 Agustus 2018 20:26 WIB</pubDate><dc:creator>Bayu Septianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/08/21/605/1939683/unggul-di-survei-jokowi-ma-ruf-tak-mau-berbesar-hati-oJ1iS3apG4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ace Hasan Syadzily (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/08/21/605/1939683/unggul-di-survei-jokowi-ma-ruf-tak-mau-berbesar-hati-oJ1iS3apG4.jpg</image><title>Ace Hasan Syadzily (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei terbaru terkait peta kekuatan Joko Widodo-KH Ma&amp;rsquo;ruf Amin versus Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Hasilnya, Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf masih unggul 52,2 persen dibanding Prabowo-Sandi.

Menanggapi hasil survei tersebut, Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menganggap hasil survei ini merupakan awal perjuangan dari kompetisi Pemilihan Presiden (Pilpres) yang akan digelar pada April 2019 mendatang.

&quot;Ini baru permulaan kompetisi. Hasil survei LSI Denny JA mengawali perjuangan kita untuk memenangkan Pilpres 2019,&quot; ujar Ace saat dihubungi Okezone, Selasa (21/8/2018).

Ace yang didaulat sebagai salah satu juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf itu mengatakan pasangan Jokowi-Ma'ruf tak akan tinggi hati meski hasil survei ini menunjukkan keunggulan dibadingkan pasangan Prabowo-Sandiaga.



&quot;Walaupun hasilnya kita di atas angin, tak membuat kita berbesar hati,&quot; jelas Ace.

Ace menambahkan partai-partai politik yang tergabung dalam koalisi ini tetap akan terus berjuang menuju Pilpres 2019, meski hasil survei saat ini unggul.

&quot;Tahapan kampanye belum dimulai. Masih harus mempertahankan &amp;amp; meningkatkan elektabilitas,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei terbaru terkait peta kekuatan Joko Widodo-KH Ma&amp;rsquo;ruf Amin versus Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Hasilnya, Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf masih unggul 52,2 persen dibanding Prabowo-Sandi.

Menanggapi hasil survei tersebut, Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menganggap hasil survei ini merupakan awal perjuangan dari kompetisi Pemilihan Presiden (Pilpres) yang akan digelar pada April 2019 mendatang.

&quot;Ini baru permulaan kompetisi. Hasil survei LSI Denny JA mengawali perjuangan kita untuk memenangkan Pilpres 2019,&quot; ujar Ace saat dihubungi Okezone, Selasa (21/8/2018).

Ace yang didaulat sebagai salah satu juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf itu mengatakan pasangan Jokowi-Ma'ruf tak akan tinggi hati meski hasil survei ini menunjukkan keunggulan dibadingkan pasangan Prabowo-Sandiaga.



&quot;Walaupun hasilnya kita di atas angin, tak membuat kita berbesar hati,&quot; jelas Ace.

Ace menambahkan partai-partai politik yang tergabung dalam koalisi ini tetap akan terus berjuang menuju Pilpres 2019, meski hasil survei saat ini unggul.

&quot;Tahapan kampanye belum dimulai. Masih harus mempertahankan &amp;amp; meningkatkan elektabilitas,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
