<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Beli Bensin Pakai Drum, SPBU Kasembon Malang Terbakar</title><description>Warga membeli bensin menggunakan dua drum.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/08/25/519/1941155/warga-beli-bensin-pakai-drum-spbu-kasembon-malang-terbakar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/08/25/519/1941155/warga-beli-bensin-pakai-drum-spbu-kasembon-malang-terbakar"/><item><title>Warga Beli Bensin Pakai Drum, SPBU Kasembon Malang Terbakar</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/08/25/519/1941155/warga-beli-bensin-pakai-drum-spbu-kasembon-malang-terbakar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/08/25/519/1941155/warga-beli-bensin-pakai-drum-spbu-kasembon-malang-terbakar</guid><pubDate>Sabtu 25 Agustus 2018 01:40 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/08/25/519/1941155/warga-beli-bensin-pakai-drum-spbu-kasembon-malang-terbakar-br44VlrjkY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran di SPBU Kasembon, Malang. Foto: Okezone/Avirista</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/08/25/519/1941155/warga-beli-bensin-pakai-drum-spbu-kasembon-malang-terbakar-br44VlrjkY.jpg</image><title>Kebakaran di SPBU Kasembon, Malang. Foto: Okezone/Avirista</title></images><description>
MALANG - Kebakaran melanda SPBU Kasembon pada Jum'at sore (24/8/2018) pukul 18.20 WIB, api diduga berasal dari sebuah sepeda motor yang tengah mengisi bahan bakar di dalam drum.
Kepala Sie Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Kasembon, Budi Yoga, mengatakan, kebakaran diduga berasal dari percikan api dari bahan bakar yang diisikan ke drum yang dibawa oleh pengendara motor.
&quot;Ada warga yang membeli bahan bakar pertalite menggunakan drum. Saat drum pertama diisi tidak apa-apa, saat drum kedua muncul percikan api,&quot; terang Kasi Trantib Kecamatan Kasembon, Budi Yoga di lokasi kejadian.
Alhasil luberan bahan bakar dengan cepat menyambar satu unit sepeda motor dan satu pompa pengisian bahan bakar.
&quot;Api berhasil dipadamkan pukul 19.10 WIB setelah polisi, TNI, dan warga bekerjasama memadamkan api menggunakan alat pemadam api di SPBU dan pasir,&quot; tambah Budi.
Ia menambahkan saat ini pihak kepolisian masih memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk keperluan penyelidikan.
Sementara satu unit sepeda motor suzuki smash dan dua buah drum yang digunakan mengisi bensin diamankan ke Polsek Kasembon guna penyelidikan.
Kronologi
Muhammad Junaidi petugas SPBU Kasembon ditemui Okezone di lokasi mengatakan, kebakaran diduga berasal dari tumpahan bahan bakar yang diisi petugas SPBU.
&quot;Kejadian sekitar pukul 18.30 WIB, saat itu saya sedang mengisi drum kapasitas 25 liter yang dibawa oleh pembeli pertalite. Drum pertama pengisian selesai dan aman-aman saja,&quot; ujar Muhammad Junaidi.
Saat mengisi drum kedua percikan api terlihat. Kemudian pembeli bahan bakar melihat ada percikan api langsung lari meninggalkan sepeda motornya.
&quot;Konsumen lari motornya roboh sehingga bensin tumpah dan menyambar sepeda motor dan pompa SPBU,&quot; bebernya.
Melihat api yang berkobar, petugas lainnya langsung mengambil 9 buah pemadaman kebakaran APAR yang ada di SPBU. &quot;Teman-teman tadi inisiatif ambil semua APAR di SPBU tapi ada satu yang tidak berfungsi,&quot; lanjut Junaidi.
Sementara itu, Kepala Sie Ketentraman dan Ketertiban (Kasie Trantib) Kecamatan Kasembon, Budi Yoga mengatakan tak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
&quot;Tak ada korban jiwa hanya kerugian mencapai Rp 200 juta. Satu unit motor dan satu pompa BBM pertalite terbakar,&quot; jelasnya Budi.
</description><content:encoded>
MALANG - Kebakaran melanda SPBU Kasembon pada Jum'at sore (24/8/2018) pukul 18.20 WIB, api diduga berasal dari sebuah sepeda motor yang tengah mengisi bahan bakar di dalam drum.
Kepala Sie Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Kasembon, Budi Yoga, mengatakan, kebakaran diduga berasal dari percikan api dari bahan bakar yang diisikan ke drum yang dibawa oleh pengendara motor.
&quot;Ada warga yang membeli bahan bakar pertalite menggunakan drum. Saat drum pertama diisi tidak apa-apa, saat drum kedua muncul percikan api,&quot; terang Kasi Trantib Kecamatan Kasembon, Budi Yoga di lokasi kejadian.
Alhasil luberan bahan bakar dengan cepat menyambar satu unit sepeda motor dan satu pompa pengisian bahan bakar.
&quot;Api berhasil dipadamkan pukul 19.10 WIB setelah polisi, TNI, dan warga bekerjasama memadamkan api menggunakan alat pemadam api di SPBU dan pasir,&quot; tambah Budi.
Ia menambahkan saat ini pihak kepolisian masih memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk keperluan penyelidikan.
Sementara satu unit sepeda motor suzuki smash dan dua buah drum yang digunakan mengisi bensin diamankan ke Polsek Kasembon guna penyelidikan.
Kronologi
Muhammad Junaidi petugas SPBU Kasembon ditemui Okezone di lokasi mengatakan, kebakaran diduga berasal dari tumpahan bahan bakar yang diisi petugas SPBU.
&quot;Kejadian sekitar pukul 18.30 WIB, saat itu saya sedang mengisi drum kapasitas 25 liter yang dibawa oleh pembeli pertalite. Drum pertama pengisian selesai dan aman-aman saja,&quot; ujar Muhammad Junaidi.
Saat mengisi drum kedua percikan api terlihat. Kemudian pembeli bahan bakar melihat ada percikan api langsung lari meninggalkan sepeda motornya.
&quot;Konsumen lari motornya roboh sehingga bensin tumpah dan menyambar sepeda motor dan pompa SPBU,&quot; bebernya.
Melihat api yang berkobar, petugas lainnya langsung mengambil 9 buah pemadaman kebakaran APAR yang ada di SPBU. &quot;Teman-teman tadi inisiatif ambil semua APAR di SPBU tapi ada satu yang tidak berfungsi,&quot; lanjut Junaidi.
Sementara itu, Kepala Sie Ketentraman dan Ketertiban (Kasie Trantib) Kecamatan Kasembon, Budi Yoga mengatakan tak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
&quot;Tak ada korban jiwa hanya kerugian mencapai Rp 200 juta. Satu unit motor dan satu pompa BBM pertalite terbakar,&quot; jelasnya Budi.
</content:encoded></item></channel></rss>
