<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Polri Masih Mencari Dalang Pelaku Pembunuhan Munir   </title><description>Irjen Arief Sulistyanto menegaskan, pihaknya serius menangani kasus pembunuhan aktivitis HAM, Munir Said Thalib.&amp;lrm;</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/09/04/337/1945905/polri-masih-mencari-dalang-pelaku-pembunuhan-munir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/09/04/337/1945905/polri-masih-mencari-dalang-pelaku-pembunuhan-munir"/><item><title> Polri Masih Mencari Dalang Pelaku Pembunuhan Munir   </title><link>https://news.okezone.com/read/2018/09/04/337/1945905/polri-masih-mencari-dalang-pelaku-pembunuhan-munir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/09/04/337/1945905/polri-masih-mencari-dalang-pelaku-pembunuhan-munir</guid><pubDate>Selasa 04 September 2018 17:00 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/09/04/337/1945905/polri-masih-mencari-dalang-pelaku-pembunuhan-munir-RK0w2lUVf0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabareskrim, Irjen Arief saat di Istana Negara (foto: Fakhri/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/09/04/337/1945905/polri-masih-mencari-dalang-pelaku-pembunuhan-munir-RK0w2lUVf0.jpg</image><title>Kabareskrim, Irjen Arief saat di Istana Negara (foto: Fakhri/Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Irjen Arief Sulistyanto menegaskan, pihaknya serius menangani kasus pembunuhan aktivitis HAM, Munir Said Thalib.&amp;lrm;

Arief menjelaskan, Polri masih terus mencari alat bukti baru untuk menjerat otak pelaku dari pembunuhan pendekar HAM tersebut. Namun, ia juga mengakui tak mudah bagi Polri mencari otak utama dalam kasus tersebut.

&quot;Menyidik membuktikan aktor itu tidak mudah. Sehingga kami harus mencari alat bukti yang betul. Fakta hukum yang harus bicara,&quot; kata Arief di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/9/2018).
&amp;nbsp;
Menurut dia, kepolisian masih perlu mencari butuh bukti yang betul-betul kuat dan nyata untuk menjerat aktor intelektual dari kasus tersebut. Selama ini, kata dia, Polri juga sudah menyidik kasus Munir tersebut. Bahkan, beberapa tersangka sudah berproses di pengadilan dan telah selesai menjalani hukuman penjara.

&quot;Ya kami akan terus pelajari endingnya sampai ke mana. Pelajari dulu kasus Munir ini. Kan kasusnya tahun 2004. Rekan-rekan mungkin yang baru tahu bagaimana sejarahnya kasus Munir itu,&quot; ucap dia.
&amp;nbsp;
Arief mengaku tahu betul kasus itu. Apalagi, dia merupakan salah satu tim penyidik tahap kedua, sehingga ada tersangka baru yang diajukan ke pengadilan dan sekarang sudah bebas.

&quot;Itu menjadi bukti bahwa kami serius melakukan penanganan itu,&quot; tandasnya.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Irjen Arief Sulistyanto menegaskan, pihaknya serius menangani kasus pembunuhan aktivitis HAM, Munir Said Thalib.&amp;lrm;

Arief menjelaskan, Polri masih terus mencari alat bukti baru untuk menjerat otak pelaku dari pembunuhan pendekar HAM tersebut. Namun, ia juga mengakui tak mudah bagi Polri mencari otak utama dalam kasus tersebut.

&quot;Menyidik membuktikan aktor itu tidak mudah. Sehingga kami harus mencari alat bukti yang betul. Fakta hukum yang harus bicara,&quot; kata Arief di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/9/2018).
&amp;nbsp;
Menurut dia, kepolisian masih perlu mencari butuh bukti yang betul-betul kuat dan nyata untuk menjerat aktor intelektual dari kasus tersebut. Selama ini, kata dia, Polri juga sudah menyidik kasus Munir tersebut. Bahkan, beberapa tersangka sudah berproses di pengadilan dan telah selesai menjalani hukuman penjara.

&quot;Ya kami akan terus pelajari endingnya sampai ke mana. Pelajari dulu kasus Munir ini. Kan kasusnya tahun 2004. Rekan-rekan mungkin yang baru tahu bagaimana sejarahnya kasus Munir itu,&quot; ucap dia.
&amp;nbsp;
Arief mengaku tahu betul kasus itu. Apalagi, dia merupakan salah satu tim penyidik tahap kedua, sehingga ada tersangka baru yang diajukan ke pengadilan dan sekarang sudah bebas.

&quot;Itu menjadi bukti bahwa kami serius melakukan penanganan itu,&quot; tandasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
