<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bawa Peluru dalam Popok, Penumpang Pesawat Diamankan di Bandara Ngurah Rai</title><description>Penumpang pesawat itu transit di Bandara Ngurah Rai, Bali dan kedapatan bawa peluru yang dibalut dengan popok.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/09/07/340/1947300/bawa-peluru-dalam-popok-penumpang-pesawat-diamankan-di-bandara-ngurah-rai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/09/07/340/1947300/bawa-peluru-dalam-popok-penumpang-pesawat-diamankan-di-bandara-ngurah-rai"/><item><title>Bawa Peluru dalam Popok, Penumpang Pesawat Diamankan di Bandara Ngurah Rai</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/09/07/340/1947300/bawa-peluru-dalam-popok-penumpang-pesawat-diamankan-di-bandara-ngurah-rai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/09/07/340/1947300/bawa-peluru-dalam-popok-penumpang-pesawat-diamankan-di-bandara-ngurah-rai</guid><pubDate>Jum'at 07 September 2018 10:36 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Balipost.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/09/07/340/1947300/bawa-peluru-dalam-popok-penumpang-pesawat-diamankan-di-bandara-ngurah-rai-zTPZIq5NCg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bandara Ngurah Rai (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/09/07/340/1947300/bawa-peluru-dalam-popok-penumpang-pesawat-diamankan-di-bandara-ngurah-rai-zTPZIq5NCg.jpg</image><title>Bandara Ngurah Rai (Okezone)</title></images><description>DENPASAR - Security Avsec Angkasa Pura, I Made Mahartika (41) mengamankan seorang penumpang pesawat di Bandara Ngurah Rai, Tuban, Badung, Rabu lalu. Penumpang berinisial Ih (41) itu kedapatan membawa lima butir peluru tajam kaliber 5, 56 milimeter (mm) dibungkus kain popok.
Menurut sumber, Ih lahir di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan tinggal di Jakarta Timur. Ia tiba di Terminal Domestik Bandara Ngurah Rai, pukul 16.00 Wita. Ia datang dari Bima menumpang pesawat NAM Air.
&amp;ldquo;Yang bersangkutan (Ih-red) hanya transit dan dia hendak berangkat ke  Jakarta menumpang pesawat Sriwijaya Air,&amp;rdquo; kata sumber tersebut seperti dilansir Balipost.
Setibanya di Terminal Domestik, barang-barang milik Ih diperiksa di Security Chek Point ( SCP) Transit Domestik.  Saat itu petugas yang bertugas  di monitor mesin X-ray  adalah I Made Mahartika. Di layar monitor X-ray tersebut terdeteksi gambar peluru dalam tas yang dibawa Ih.
Selanjutnya dihadapan pria berambut plontos ini, tas tersebut diperiksa secara manual. Alhasil temukannlah lima butir peluru tajam kaliber 5, 56 mm. Peluru tersebut dibungkus kain popok bayi dan disimpan di tas selempang.
Selanjutnya petugas Securty Avsec membawa Ih berikut lima butir peluru tersebut ke Polsek Kawasan Udara Ngurah Rai dan diproses lebih lanjut.
Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus tersebut. &amp;ldquo;Kasusnya masih ditangani Polsek Kawasan Udara Ngurah Rai,&amp;rdquo; ungkapnya.
</description><content:encoded>DENPASAR - Security Avsec Angkasa Pura, I Made Mahartika (41) mengamankan seorang penumpang pesawat di Bandara Ngurah Rai, Tuban, Badung, Rabu lalu. Penumpang berinisial Ih (41) itu kedapatan membawa lima butir peluru tajam kaliber 5, 56 milimeter (mm) dibungkus kain popok.
Menurut sumber, Ih lahir di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan tinggal di Jakarta Timur. Ia tiba di Terminal Domestik Bandara Ngurah Rai, pukul 16.00 Wita. Ia datang dari Bima menumpang pesawat NAM Air.
&amp;ldquo;Yang bersangkutan (Ih-red) hanya transit dan dia hendak berangkat ke  Jakarta menumpang pesawat Sriwijaya Air,&amp;rdquo; kata sumber tersebut seperti dilansir Balipost.
Setibanya di Terminal Domestik, barang-barang milik Ih diperiksa di Security Chek Point ( SCP) Transit Domestik.  Saat itu petugas yang bertugas  di monitor mesin X-ray  adalah I Made Mahartika. Di layar monitor X-ray tersebut terdeteksi gambar peluru dalam tas yang dibawa Ih.
Selanjutnya dihadapan pria berambut plontos ini, tas tersebut diperiksa secara manual. Alhasil temukannlah lima butir peluru tajam kaliber 5, 56 mm. Peluru tersebut dibungkus kain popok bayi dan disimpan di tas selempang.
Selanjutnya petugas Securty Avsec membawa Ih berikut lima butir peluru tersebut ke Polsek Kawasan Udara Ngurah Rai dan diproses lebih lanjut.
Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus tersebut. &amp;ldquo;Kasusnya masih ditangani Polsek Kawasan Udara Ngurah Rai,&amp;rdquo; ungkapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
