<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TNI AL Akan Bentuk Tim Investigasi Dalami Penyebab Terbakarnya KRI Rencong </title><description>Pembentukan tim itu untuk mengetahui pasti terbakarnyan KRI Rencong.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/09/11/337/1949076/tni-al-akan-bentuk-tim-investigasi-dalami-penyebab-terbakarnya-kri-rencong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/09/11/337/1949076/tni-al-akan-bentuk-tim-investigasi-dalami-penyebab-terbakarnya-kri-rencong"/><item><title>TNI AL Akan Bentuk Tim Investigasi Dalami Penyebab Terbakarnya KRI Rencong </title><link>https://news.okezone.com/read/2018/09/11/337/1949076/tni-al-akan-bentuk-tim-investigasi-dalami-penyebab-terbakarnya-kri-rencong</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/09/11/337/1949076/tni-al-akan-bentuk-tim-investigasi-dalami-penyebab-terbakarnya-kri-rencong</guid><pubDate>Selasa 11 September 2018 18:23 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/09/11/337/1949076/tni-al-akan-bentuk-tim-investigasi-dalami-penyebab-terbakarnya-kri-rencong-JWnuZZkyb3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KRI Rencong terbakar dan tenggelam di perairan Pulau Senapan, Kota Sorong, Papua Barat. (Foto: Chanry Andrew Suripatty)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/09/11/337/1949076/tni-al-akan-bentuk-tim-investigasi-dalami-penyebab-terbakarnya-kri-rencong-JWnuZZkyb3.jpg</image><title>KRI Rencong terbakar dan tenggelam di perairan Pulau Senapan, Kota Sorong, Papua Barat. (Foto: Chanry Andrew Suripatty)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; TNI Angkatan Laut (AL) akan membentuk tim investigasi untuk mendalami penyebab terbakar dan tenggelamnya Kapal KRI Rencong di sekitar perairan Pulau Senapan, Sorong, Papua Barat.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama (Laksma) TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta menjelaskan, pembentukan tim tersebut untuk mengetahui secara pasti kapal tersebut terbakar.
&quot;Diharapkan dari hasil investigasi ini dapat dijadikan bahan evaluasi guna mengantisipasi serta menghindari kejadian serupa dimasa yang akan datang,&quot; kata Gig melalui keterangan tertulisnya yang diterima Okezone, Jakarta, Selasa (11/9/2018).
Gig menjelaskan, saat kebakaran terjadi, Komandan KRI Rencong-622 tetap berupaya melaksanakan penyelamatan kapal sesuai prosedur yang berlaku. Komandan KRI Rencong juga melaporkan peristiwa itu  dan terus berkoordinasi tentang kondisi yang dihadapi di lapangan.
&quot;Namun dengan berbagai upaya penyelamatan yang dilaksanakan, karena kebakaran makin membesar dan tidak dapat ditanggulangi lagi,&quot; tutur dia.



Dengan adanya hal tersebut, Gig menuturkan, Komandan KRI memutuskan seluruh anggota agar meninggalkan kapal. Akhirnya kapal tidak dapat terselamatkan lagi dan kapal tenggelam pada posisi lego jangkar dekat Pulau Yefdoif di Perairan Sorong.
&quot;Sementara itu, seluruh ABK KRI Rencong yang selamat telah dievakuasi ke Pangkalan Armada III Sorong, beserta beberapa peralatan penting KRI Rencong-622 yang dapat diselamatkan,&quot; ucap Gig.

Sekadar diketahui, KRI Rencong -622 merupakan jenis Kapal Cepat Rudal (KCR), kapal ini dibuat di Galangan kapal Tacoma SY, Masan, Korea Selatan pada tahun 1979. Kapal ini di desain sebagai kapal berkecepatan tinggi dimana badan kapal terbuat dari aluminium.

(Baca Juga : KRI Rencong Terbakar dan Tenggelam di Perairan Senapan Sorong)
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; TNI Angkatan Laut (AL) akan membentuk tim investigasi untuk mendalami penyebab terbakar dan tenggelamnya Kapal KRI Rencong di sekitar perairan Pulau Senapan, Sorong, Papua Barat.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama (Laksma) TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta menjelaskan, pembentukan tim tersebut untuk mengetahui secara pasti kapal tersebut terbakar.
&quot;Diharapkan dari hasil investigasi ini dapat dijadikan bahan evaluasi guna mengantisipasi serta menghindari kejadian serupa dimasa yang akan datang,&quot; kata Gig melalui keterangan tertulisnya yang diterima Okezone, Jakarta, Selasa (11/9/2018).
Gig menjelaskan, saat kebakaran terjadi, Komandan KRI Rencong-622 tetap berupaya melaksanakan penyelamatan kapal sesuai prosedur yang berlaku. Komandan KRI Rencong juga melaporkan peristiwa itu  dan terus berkoordinasi tentang kondisi yang dihadapi di lapangan.
&quot;Namun dengan berbagai upaya penyelamatan yang dilaksanakan, karena kebakaran makin membesar dan tidak dapat ditanggulangi lagi,&quot; tutur dia.



Dengan adanya hal tersebut, Gig menuturkan, Komandan KRI memutuskan seluruh anggota agar meninggalkan kapal. Akhirnya kapal tidak dapat terselamatkan lagi dan kapal tenggelam pada posisi lego jangkar dekat Pulau Yefdoif di Perairan Sorong.
&quot;Sementara itu, seluruh ABK KRI Rencong yang selamat telah dievakuasi ke Pangkalan Armada III Sorong, beserta beberapa peralatan penting KRI Rencong-622 yang dapat diselamatkan,&quot; ucap Gig.

Sekadar diketahui, KRI Rencong -622 merupakan jenis Kapal Cepat Rudal (KCR), kapal ini dibuat di Galangan kapal Tacoma SY, Masan, Korea Selatan pada tahun 1979. Kapal ini di desain sebagai kapal berkecepatan tinggi dimana badan kapal terbuat dari aluminium.

(Baca Juga : KRI Rencong Terbakar dan Tenggelam di Perairan Senapan Sorong)
</content:encoded></item></channel></rss>
