<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPAI Gagalkan Perdagangan Anak yang Dijadikan Terapis &quot;Plus-Plus&quot; di Bali</title><description>Korban terdiri tiga remaja dan dua orang lainnya yang berasal dari Garut, Jawa Barat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/09/14/337/1950219/kpai-gagalkan-perdagangan-anak-yang-dijadikan-terapis-plus-plus-di-bali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/09/14/337/1950219/kpai-gagalkan-perdagangan-anak-yang-dijadikan-terapis-plus-plus-di-bali"/><item><title>KPAI Gagalkan Perdagangan Anak yang Dijadikan Terapis &quot;Plus-Plus&quot; di Bali</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/09/14/337/1950219/kpai-gagalkan-perdagangan-anak-yang-dijadikan-terapis-plus-plus-di-bali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/09/14/337/1950219/kpai-gagalkan-perdagangan-anak-yang-dijadikan-terapis-plus-plus-di-bali</guid><pubDate>Jum'at 14 September 2018 06:30 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/09/14/337/1950219/kpai-gagalkan-perdagangan-anak-yang-dijadikan-terapis-plus-plus-di-bali-VS0tOGhIp9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Foto/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/09/14/337/1950219/kpai-gagalkan-perdagangan-anak-yang-dijadikan-terapis-plus-plus-di-bali-VS0tOGhIp9.jpg</image><title>Ilustrasi Foto/Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menggagalkan praktik tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap anak-anak yang akan dipekerjakan sebagai terapis di panti pijat &quot;plus-plus&quot; di Kota Bali.
Komisioner Bidang Trafficking dan Eksploitasi Anak, Ai Maryati Sholihah menyatakan, korban terdiri tiga remaja dan dua orang lainnya yang berasal dari Garut, Jawa Barat.
&quot;Kami menerima laporan dari adanya dugaan tindak trafficking. Setelah itu kami langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Alhamdulillah pada malam hari korban bisa diamankan di Bandara Soekarno Hatta,&amp;rdquo; ucap Ai Maryati kepada Okezone, Jakarta, Rabu (13/9/2018).
Menurut Ai, saat ini, pelaku dan korban sudah berada di Mabes Polri. Mereka tengah menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
KPAI, kata Ai, juga menghimbau masyarakat jika mendapatkan dugaan-dugaan adanya tindak pidana perdagangan orang untuk melaporkan pada yang berwenang. Sehingga, jejaring pencegahan dapat diutamakan.
&amp;rdquo;Pihak kami  mengapresiasi langkah penegak hukum dalam hal ini Mabes Polri yang sigap dalam mencegah tindakan trafficking,&amp;rdquo; tutup Ai.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menggagalkan praktik tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap anak-anak yang akan dipekerjakan sebagai terapis di panti pijat &quot;plus-plus&quot; di Kota Bali.
Komisioner Bidang Trafficking dan Eksploitasi Anak, Ai Maryati Sholihah menyatakan, korban terdiri tiga remaja dan dua orang lainnya yang berasal dari Garut, Jawa Barat.
&quot;Kami menerima laporan dari adanya dugaan tindak trafficking. Setelah itu kami langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Alhamdulillah pada malam hari korban bisa diamankan di Bandara Soekarno Hatta,&amp;rdquo; ucap Ai Maryati kepada Okezone, Jakarta, Rabu (13/9/2018).
Menurut Ai, saat ini, pelaku dan korban sudah berada di Mabes Polri. Mereka tengah menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
KPAI, kata Ai, juga menghimbau masyarakat jika mendapatkan dugaan-dugaan adanya tindak pidana perdagangan orang untuk melaporkan pada yang berwenang. Sehingga, jejaring pencegahan dapat diutamakan.
&amp;rdquo;Pihak kami  mengapresiasi langkah penegak hukum dalam hal ini Mabes Polri yang sigap dalam mencegah tindakan trafficking,&amp;rdquo; tutup Ai.

</content:encoded></item></channel></rss>
