<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Ultimatum Menko Darmin: Seminggu Lagi Perpres Reforma Agraria Harus Selesai!</title><description>Presiden Jokowi memberi waktu sepekan lagi ke Menko Perekonomian Darmin Nasution agar menyelesaikan draf Pepres Reforma Agraria.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/09/20/337/1953114/jokowi-ultimatum-menko-darmin-seminggu-lagi-perpres-reforma-agraria-harus-selesai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/09/20/337/1953114/jokowi-ultimatum-menko-darmin-seminggu-lagi-perpres-reforma-agraria-harus-selesai"/><item><title>Jokowi Ultimatum Menko Darmin: Seminggu Lagi Perpres Reforma Agraria Harus Selesai!</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/09/20/337/1953114/jokowi-ultimatum-menko-darmin-seminggu-lagi-perpres-reforma-agraria-harus-selesai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/09/20/337/1953114/jokowi-ultimatum-menko-darmin-seminggu-lagi-perpres-reforma-agraria-harus-selesai</guid><pubDate>Kamis 20 September 2018 12:51 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/09/20/337/1953114/jokowi-ultimatum-menko-darmin-seminggu-lagi-perpres-reforma-agraria-harus-selesai-fFNPsMWtwC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi membuka Rembuk Nasional Reforma Agraria (Fakhri/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/09/20/337/1953114/jokowi-ultimatum-menko-darmin-seminggu-lagi-perpres-reforma-agraria-harus-selesai-fFNPsMWtwC.jpg</image><title>Presiden Jokowi membuka Rembuk Nasional Reforma Agraria (Fakhri/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo  (Jokowi) memberi ultimatum kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution agar menyelesaikan draf Peraturan Presiden (Perpres) tentang Reforma Agraria dalam sepekan ke depan.
&quot;Saya beri waktu kepada Pak Menko (Perekonomian) tadi, saya bisikin seminggu lagi (Perpres) harus selesai. Saya ikuti,&quot; kata Jokowi saat membuka Rembuk Nasional Pelaksanaan Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial untuk Keadilan Sosial Serta Global Land Forum 2018 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/9).
Kepala Negara menjelaskan, saat ini draf  Perpres Reforma Agraria belum sampai di meja kerjanya. Ia berjanji terus memantau sampai mana pembahasan draf tersebut.
&quot;Pagi tadi saya cek sudah muter, tapi belum sampai di meja saya. Udah muter tadi sudah jadi, tapi belum sampai meja saya,&quot; kata Jokowi.
Jokowi menilai, pembuat Perpes Reforma Agraria memang perlu proses  panjang. Namun, ia telah meminta agar draf tersebut segera diselesaikan. &quot;Memang buat perpres itu mutar-mutar dulu,&quot; papar Jokowi.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil yang juga perwakilan kerjasama rembuk nasional pelaksanaan reforma agraria dan perhutanan sosial untuk keadilan sosial meminta kepada Presiden Jokowi agar segera meneken Perpres tersebut.
&quot;Kebijakan maka melalui forum PBNU mengusulkan agar ada perpres reforma agraria sekaligus bisa diterbitkannya Perpres tersebut,&quot; kata Said.
Sebelumnya, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya mengatakan program reforma agraria mampu memperbaiki ketimpangan penguasaan lahan. Berdasarkan catatannya, pelepasan kawasan hutan telah mencapai 41% di akhir tahun 2017.
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo  (Jokowi) memberi ultimatum kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution agar menyelesaikan draf Peraturan Presiden (Perpres) tentang Reforma Agraria dalam sepekan ke depan.
&quot;Saya beri waktu kepada Pak Menko (Perekonomian) tadi, saya bisikin seminggu lagi (Perpres) harus selesai. Saya ikuti,&quot; kata Jokowi saat membuka Rembuk Nasional Pelaksanaan Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial untuk Keadilan Sosial Serta Global Land Forum 2018 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/9).
Kepala Negara menjelaskan, saat ini draf  Perpres Reforma Agraria belum sampai di meja kerjanya. Ia berjanji terus memantau sampai mana pembahasan draf tersebut.
&quot;Pagi tadi saya cek sudah muter, tapi belum sampai di meja saya. Udah muter tadi sudah jadi, tapi belum sampai meja saya,&quot; kata Jokowi.
Jokowi menilai, pembuat Perpes Reforma Agraria memang perlu proses  panjang. Namun, ia telah meminta agar draf tersebut segera diselesaikan. &quot;Memang buat perpres itu mutar-mutar dulu,&quot; papar Jokowi.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil yang juga perwakilan kerjasama rembuk nasional pelaksanaan reforma agraria dan perhutanan sosial untuk keadilan sosial meminta kepada Presiden Jokowi agar segera meneken Perpres tersebut.
&quot;Kebijakan maka melalui forum PBNU mengusulkan agar ada perpres reforma agraria sekaligus bisa diterbitkannya Perpres tersebut,&quot; kata Said.
Sebelumnya, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya mengatakan program reforma agraria mampu memperbaiki ketimpangan penguasaan lahan. Berdasarkan catatannya, pelepasan kawasan hutan telah mencapai 41% di akhir tahun 2017.
</content:encoded></item></channel></rss>
