<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Survei: Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Unggul Tipis dari Prabowo-Sandi</title><description>Lembaga survei Indomatrik merilis hasil jajak pendapat terbaru elektabilitas pasangan kandidat Pilpres 2019. Berikut hasilnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/09/20/605/1953281/survei-elektabilitas-jokowi-ma-ruf-unggul-tipis-dari-prabowo-sandi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/09/20/605/1953281/survei-elektabilitas-jokowi-ma-ruf-unggul-tipis-dari-prabowo-sandi"/><item><title>Survei: Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Unggul Tipis dari Prabowo-Sandi</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/09/20/605/1953281/survei-elektabilitas-jokowi-ma-ruf-unggul-tipis-dari-prabowo-sandi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/09/20/605/1953281/survei-elektabilitas-jokowi-ma-ruf-unggul-tipis-dari-prabowo-sandi</guid><pubDate>Kamis 20 September 2018 17:17 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/09/20/605/1953281/survei-elektabilitas-jokowi-ma-ruf-unggul-tipis-dari-prabowo-sandi-KE3yA0MdVG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rilis survei Indomatrik (Rizki/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/09/20/605/1953281/survei-elektabilitas-jokowi-ma-ruf-unggul-tipis-dari-prabowo-sandi-KE3yA0MdVG.jpg</image><title>Rilis survei Indomatrik (Rizki/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Lembaga survei Indomatrik merilis hasil jajak pendapat terbaru tentang tingkat keterpilihan atau elektabilitas pasangan kandidat Pilpres 2019. Hasilnya diketahui Joko Widodo-KH Ma&amp;rsquo;ruf Amin masih belum terkalahkan.
Pasangan capres petahana tersebut mendapati angka 49,32 persen. Unggul tipis atas lawannya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang elektabilitasnya di angka 44,90 persen.
&quot;Hasil ini modal awal bagi kedua capres, untuk sementara pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul 4,41 persen,&quot; kata Direktur Riset Indomatrik, Husin Yasid saat memaparkan hasil survei di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, (20/9/2018).
Husin mengatakan, selisih antara keduanya yang tidak terlalu signifikan disebabkan oleh adanya masyarakat yang kecewa terhadap Jokowi sehingga beralih.
&quot;Memang tingkat kesukaan terhadap Jokowi sangat tinggi antara 60 sampai 70 persen, tapi ada masyarakat yang kecewa juga, yang kecewa inilah yang berpindah bisa ke swing voter bisa ke Prabowo,&quot; tuturnya.
Husin menyebutkan bahwa selisih elektabilitas tipis menandakan bahwa Jokowi belum aman.
&quot;Perbedaan tingkat elektabilitas dibawah 10 persen dapat dikatakan belum unggul signifikan dari calon pasangan kompetitor, mengingat waktu masih delapan bulan kedepan,'' tambahnya.
Survei Indomatrik dilakukan pada 15-25 Agustus 2018 dengan 1.800 responden secara nasional yang diwawancarai secara tatap muka. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling, dengan margin of error 2,4 persen.
</description><content:encoded>JAKARTA - Lembaga survei Indomatrik merilis hasil jajak pendapat terbaru tentang tingkat keterpilihan atau elektabilitas pasangan kandidat Pilpres 2019. Hasilnya diketahui Joko Widodo-KH Ma&amp;rsquo;ruf Amin masih belum terkalahkan.
Pasangan capres petahana tersebut mendapati angka 49,32 persen. Unggul tipis atas lawannya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang elektabilitasnya di angka 44,90 persen.
&quot;Hasil ini modal awal bagi kedua capres, untuk sementara pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul 4,41 persen,&quot; kata Direktur Riset Indomatrik, Husin Yasid saat memaparkan hasil survei di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, (20/9/2018).
Husin mengatakan, selisih antara keduanya yang tidak terlalu signifikan disebabkan oleh adanya masyarakat yang kecewa terhadap Jokowi sehingga beralih.
&quot;Memang tingkat kesukaan terhadap Jokowi sangat tinggi antara 60 sampai 70 persen, tapi ada masyarakat yang kecewa juga, yang kecewa inilah yang berpindah bisa ke swing voter bisa ke Prabowo,&quot; tuturnya.
Husin menyebutkan bahwa selisih elektabilitas tipis menandakan bahwa Jokowi belum aman.
&quot;Perbedaan tingkat elektabilitas dibawah 10 persen dapat dikatakan belum unggul signifikan dari calon pasangan kompetitor, mengingat waktu masih delapan bulan kedepan,'' tambahnya.
Survei Indomatrik dilakukan pada 15-25 Agustus 2018 dengan 1.800 responden secara nasional yang diwawancarai secara tatap muka. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling, dengan margin of error 2,4 persen.
</content:encoded></item></channel></rss>
