<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buka Rekening Khusus, Dana Awal Kampanye Jokowi-Ma'ruf Capai Rp11 Miliar</title><description>Pasangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin telah menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) ke KPU.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/09/22/605/1954242/buka-rekening-khusus-dana-awal-kampanye-jokowi-ma-ruf-capai-rp11-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/09/22/605/1954242/buka-rekening-khusus-dana-awal-kampanye-jokowi-ma-ruf-capai-rp11-miliar"/><item><title>Buka Rekening Khusus, Dana Awal Kampanye Jokowi-Ma'ruf Capai Rp11 Miliar</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/09/22/605/1954242/buka-rekening-khusus-dana-awal-kampanye-jokowi-ma-ruf-capai-rp11-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/09/22/605/1954242/buka-rekening-khusus-dana-awal-kampanye-jokowi-ma-ruf-capai-rp11-miliar</guid><pubDate>Sabtu 22 September 2018 18:40 WIB</pubDate><dc:creator>Badriyanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/09/22/605/1954242/buka-rekening-khusus-dana-awal-kampanye-jokowi-ma-ruf-capai-rp11-miliar-H68ZcVZi2z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasangan Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/09/22/605/1954242/buka-rekening-khusus-dana-awal-kampanye-jokowi-ma-ruf-capai-rp11-miliar-H68ZcVZi2z.jpg</image><title>Pasangan Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kubu pasangan capres-cawapres Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin telah menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dana awal yang terkumpul dalam rekening khusus itu mencapai Rp11,9 miliar.

&quot;Terdiri dari kas di rekening khusus sebesar 8,5 miliar kemudian berupa barang 3,4 miliar dan sisanya adalah Kas dari tim kampanye,&quot; kata Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9/2018).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/08/21/52660/265570_medium.jpg&quot; alt=&quot;Naik Moge, Sekjen Koalisi Pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin Sambangi KPU &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Rekening itu resmi dibuka Kamis 20 September kemarin, pemasukan paling banyak berasal dari sumbangan partai koalisi dan pengusaha berdasarkan aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Ke depannya, kubu Jokowi-Ma'ruf Amin itu akan menerima sumbangan dari pihak partisipan maupun relawan selama masih tidak bertentangan dengan Undang-Undang yang berlaku.

&quot;Orang perorang dan juga korporasi itu juga diizinkan, sesuai ketentuan UU maksimum Rp25 miliar, sedangkan orang perorang maksimum Rp2,5 miliar. Semua ketentuan terkait NPWP kami penuhi,&quot; imbuhnya.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/08/10/52443/264450_medium.jpg&quot; alt=&quot;Didampingi Sejumlah Ketum Parpol, Jokowi-Ma'ruf Amin Daftarkan Diri ke KPU&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Hasto menegaskan, penggunaan maupun pemasukannya akan selalu transparan terutama kepasa partai pengusung maupun publik. Bagi Hasto, dana kampanye itu modal sekian yang terpenting gagasan sehingga menarik simpati rakyat dan menang.

&quot;Ini sifatnya adalah kita ingin tampilkan gagasan terbaik dan bukan paslon bukan berlomba-lomba dari aspek modal kampanye, kita berlomba-lomba untuk gagasan terbaik,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kubu pasangan capres-cawapres Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin telah menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dana awal yang terkumpul dalam rekening khusus itu mencapai Rp11,9 miliar.

&quot;Terdiri dari kas di rekening khusus sebesar 8,5 miliar kemudian berupa barang 3,4 miliar dan sisanya adalah Kas dari tim kampanye,&quot; kata Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9/2018).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/08/21/52660/265570_medium.jpg&quot; alt=&quot;Naik Moge, Sekjen Koalisi Pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin Sambangi KPU &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Rekening itu resmi dibuka Kamis 20 September kemarin, pemasukan paling banyak berasal dari sumbangan partai koalisi dan pengusaha berdasarkan aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Ke depannya, kubu Jokowi-Ma'ruf Amin itu akan menerima sumbangan dari pihak partisipan maupun relawan selama masih tidak bertentangan dengan Undang-Undang yang berlaku.

&quot;Orang perorang dan juga korporasi itu juga diizinkan, sesuai ketentuan UU maksimum Rp25 miliar, sedangkan orang perorang maksimum Rp2,5 miliar. Semua ketentuan terkait NPWP kami penuhi,&quot; imbuhnya.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/08/10/52443/264450_medium.jpg&quot; alt=&quot;Didampingi Sejumlah Ketum Parpol, Jokowi-Ma'ruf Amin Daftarkan Diri ke KPU&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Hasto menegaskan, penggunaan maupun pemasukannya akan selalu transparan terutama kepasa partai pengusung maupun publik. Bagi Hasto, dana kampanye itu modal sekian yang terpenting gagasan sehingga menarik simpati rakyat dan menang.

&quot;Ini sifatnya adalah kita ingin tampilkan gagasan terbaik dan bukan paslon bukan berlomba-lomba dari aspek modal kampanye, kita berlomba-lomba untuk gagasan terbaik,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
