<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tsunami Terjang Palu, Donggala dan Mamuju Usai Gempa 7,7 SR</title><description>Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono membenarkan adanya Tsunami di kawasan Palu, Donggala dan Mamuju.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/09/28/337/1957149/tsunami-terjang-palu-donggala-dan-mamuju-usai-gempa-7-7-sr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/09/28/337/1957149/tsunami-terjang-palu-donggala-dan-mamuju-usai-gempa-7-7-sr"/><item><title>Tsunami Terjang Palu, Donggala dan Mamuju Usai Gempa 7,7 SR</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/09/28/337/1957149/tsunami-terjang-palu-donggala-dan-mamuju-usai-gempa-7-7-sr</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/09/28/337/1957149/tsunami-terjang-palu-donggala-dan-mamuju-usai-gempa-7-7-sr</guid><pubDate>Jum'at 28 September 2018 20:39 WIB</pubDate><dc:creator>Ega Sukma Anugrah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/09/28/337/1957149/tsunami-terjang-palu-donggala-dan-mamuju-usai-gempa-7-7-sr-LiXMm5mACG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Tsunami (foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/09/28/337/1957149/tsunami-terjang-palu-donggala-dan-mamuju-usai-gempa-7-7-sr-LiXMm5mACG.jpg</image><title>Ilustrasi Tsunami (foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA- Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono membenarkan adanya Tsunami di kawasan Palu, Donggala dan Mamuju usai gempa 7,7 SR mengguncang wilayah Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat (28/9/2018).

&quot;Tsunami sudah terjadi beberapa jam yang lalu. Namun setelah itu sudah tidak ada lagi. Saya sudah konfirmasi kepada Kepala BMKG di Palu membenarkan itu,&quot; ungkap Rahmat dalam wawancara yang Disiarkan Kompas TV.
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;en&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;in&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Selamat saudara&amp;amp;quot; kami di Donggala, Palu, Ya Allah &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/gempa?src=hash&amp;amp;amp;ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;#gempa&amp;lt;/a&amp;gt; &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/5mbWYpkQa5&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/5mbWYpkQa5&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; PMII Channel (@pmiichannel_) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/pmiichannel_/status/1045641182884163584?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;September 28, 2018&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Dia juga menjelaskan, Tsunami yang terjadi di Palu ketinggian antara 1,5 meter sampai 3 meter. &quot;Saya tidak tahu itu kapan terjadinya, mungkin menjelang Maghrib. Saya juga tahunya dari video yang beredar,&quot; tegasnya.

Rahmat menjelaskan, saat pihaknya memerintahkan BMKG di Palu ke lokasi adanya korban jiwa usai Gempa Donggala, ternyata saat dalam perjalanan terhalang adanya kapal nelayan yang terbawa tsunami.

&quot;Kami menugaskan BMKG Palu untuk ke lokasi gempa karena ada korban yang meninggal dunia. Namun, saat menuju ke lokasi ada kapal nalayan yang menghalangi karena terbawa Tsunami,&quot; urainya.

Dia juga menjelaskan, jika kondisi di Palu sulit diakses karena sambungan alat telekomunikasi sempat terputus. &quot;Saat ini beberapa komunikasi memang terputus. Dan kami sulit berkomunikasi dengan mereka,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono membenarkan adanya Tsunami di kawasan Palu, Donggala dan Mamuju usai gempa 7,7 SR mengguncang wilayah Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat (28/9/2018).

&quot;Tsunami sudah terjadi beberapa jam yang lalu. Namun setelah itu sudah tidak ada lagi. Saya sudah konfirmasi kepada Kepala BMKG di Palu membenarkan itu,&quot; ungkap Rahmat dalam wawancara yang Disiarkan Kompas TV.
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;en&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;in&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Selamat saudara&amp;amp;quot; kami di Donggala, Palu, Ya Allah &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/gempa?src=hash&amp;amp;amp;ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;#gempa&amp;lt;/a&amp;gt; &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/5mbWYpkQa5&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/5mbWYpkQa5&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; PMII Channel (@pmiichannel_) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/pmiichannel_/status/1045641182884163584?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;September 28, 2018&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Dia juga menjelaskan, Tsunami yang terjadi di Palu ketinggian antara 1,5 meter sampai 3 meter. &quot;Saya tidak tahu itu kapan terjadinya, mungkin menjelang Maghrib. Saya juga tahunya dari video yang beredar,&quot; tegasnya.

Rahmat menjelaskan, saat pihaknya memerintahkan BMKG di Palu ke lokasi adanya korban jiwa usai Gempa Donggala, ternyata saat dalam perjalanan terhalang adanya kapal nelayan yang terbawa tsunami.

&quot;Kami menugaskan BMKG Palu untuk ke lokasi gempa karena ada korban yang meninggal dunia. Namun, saat menuju ke lokasi ada kapal nalayan yang menghalangi karena terbawa Tsunami,&quot; urainya.

Dia juga menjelaskan, jika kondisi di Palu sulit diakses karena sambungan alat telekomunikasi sempat terputus. &quot;Saat ini beberapa komunikasi memang terputus. Dan kami sulit berkomunikasi dengan mereka,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
