<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Basarnas Fokus Evakuasi Korban Gempa Sulteng di 6 Titik</title><description>Basarnas akan melakukan proses evakuasi terhadap korban gempa di Sulteng di enam titik pada hari ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/03/337/1958998/basarnas-fokus-evakuasi-korban-gempa-sulteng-di-6-titik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/10/03/337/1958998/basarnas-fokus-evakuasi-korban-gempa-sulteng-di-6-titik"/><item><title>Basarnas Fokus Evakuasi Korban Gempa Sulteng di 6 Titik</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/03/337/1958998/basarnas-fokus-evakuasi-korban-gempa-sulteng-di-6-titik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/10/03/337/1958998/basarnas-fokus-evakuasi-korban-gempa-sulteng-di-6-titik</guid><pubDate>Rabu 03 Oktober 2018 11:29 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/03/337/1958998/basarnas-fokus-evakuasi-korban-gempa-sulteng-di-6-titik-HMm2vEfU4Q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Proses Evakuasi Korban Gempa dan Tsunami di Palu, Sulteng (foto: Taufik Fajar/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/03/337/1958998/basarnas-fokus-evakuasi-korban-gempa-sulteng-di-6-titik-HMm2vEfU4Q.jpg</image><title>Proses Evakuasi Korban Gempa dan Tsunami di Palu, Sulteng (foto: Taufik Fajar/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan SAR Nasional (Basarnas) kembali melanjutkan proses evakuasi terhadap korban gempa di Sulawesi Tengah (Sulteng) pada hari ini. Proses evakuasi terhadap korban difokuskan di enam titik.

Enam titik tersebut yakni, Hotel Roa-Roa, Desa Jono Oge, Taweli, Balaroa, Petobo dan Hotel Mercure. Dari enam titik tersebut, Basarnas khusus menerjunkan tiga tim ke Desa Jono Oge, Sigi, yang terkena dampak cukup parah akibat likuifaksi.
(Baca Juga: Kembali ke Sulteng, Jokowi Akan Tinjau Rumah Sakit hingga Hotel Roa-Roa)
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/10/01/53414/269581_medium.jpg&quot; alt=&quot;Melihat Lebih Dekat Kondisi Jembatan Terbesar di Palu yang Ambruk &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Sementara lima titik lainnya, Basarnas menerjunkan masing-masing dua tim dan satu tim akan standby di posko untuk perbantuan. &quot;Itu rencana operasi SAR Gempa Palu hari ini,&quot; &amp;lrm;kata Kasubbag Humas Basarnas Yusuf Latif kepada Okezone, Rabu (3/10/2018).

Sejauh ini, Basarnas sendiri sudah berhasil mengevakuasi 86 korban selamat sejak hari pertama gempa mengguncang Sulteng. Berdasarkan data Basarnas, 53 korban berhasil dievakuasi pada, Sabtu 29 September 2018.

Kemudian, dua korban selama berhasil dievakuasi pada, Minggu, 30 September 2018. Dan terakhir, 31 korban selamat dievakuasi pada Selasa, 2 September 2018, kemarin.

Sementara untuk korban tewas yang berhasil dievakuasi sejak hari pertama penanganan gempa hingga H+4 yakni berjumlah&amp;lrm; 322 orang. Total keseluruhan korban selamat maupun meninggal dunia yang berhasil dievakuasi sebanyak, 408 orang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMC8wMi8xLzExNjUwMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
(Baca Juga: 5 Kebutuhan Darurat dan Cara Bantu Korban Gempa Palu)
Sebelumnya, gempa berkekuatan 7,4 SR sempat mengguncang Sulawesi Tengah&amp;lrm; pada Jumat, 28 September 2018, sore. Gempa tersebut menimbulkan tsunami atau gelombang tinggi di bagian pesisir Kabupaten Donggala, Mamuju Utara, dan Palu.

Berdasarkan laporan terakhir dari BNPB, sudah ada 1.234 korban tewas akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Sementara itu, ratusan korban luka berat masih dirawat di rumah sakit dan hampir seluruh bangunan di Kota Palu hancur.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan SAR Nasional (Basarnas) kembali melanjutkan proses evakuasi terhadap korban gempa di Sulawesi Tengah (Sulteng) pada hari ini. Proses evakuasi terhadap korban difokuskan di enam titik.

Enam titik tersebut yakni, Hotel Roa-Roa, Desa Jono Oge, Taweli, Balaroa, Petobo dan Hotel Mercure. Dari enam titik tersebut, Basarnas khusus menerjunkan tiga tim ke Desa Jono Oge, Sigi, yang terkena dampak cukup parah akibat likuifaksi.
(Baca Juga: Kembali ke Sulteng, Jokowi Akan Tinjau Rumah Sakit hingga Hotel Roa-Roa)
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/10/01/53414/269581_medium.jpg&quot; alt=&quot;Melihat Lebih Dekat Kondisi Jembatan Terbesar di Palu yang Ambruk &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Sementara lima titik lainnya, Basarnas menerjunkan masing-masing dua tim dan satu tim akan standby di posko untuk perbantuan. &quot;Itu rencana operasi SAR Gempa Palu hari ini,&quot; &amp;lrm;kata Kasubbag Humas Basarnas Yusuf Latif kepada Okezone, Rabu (3/10/2018).

Sejauh ini, Basarnas sendiri sudah berhasil mengevakuasi 86 korban selamat sejak hari pertama gempa mengguncang Sulteng. Berdasarkan data Basarnas, 53 korban berhasil dievakuasi pada, Sabtu 29 September 2018.

Kemudian, dua korban selama berhasil dievakuasi pada, Minggu, 30 September 2018. Dan terakhir, 31 korban selamat dievakuasi pada Selasa, 2 September 2018, kemarin.

Sementara untuk korban tewas yang berhasil dievakuasi sejak hari pertama penanganan gempa hingga H+4 yakni berjumlah&amp;lrm; 322 orang. Total keseluruhan korban selamat maupun meninggal dunia yang berhasil dievakuasi sebanyak, 408 orang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMC8wMi8xLzExNjUwMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
(Baca Juga: 5 Kebutuhan Darurat dan Cara Bantu Korban Gempa Palu)
Sebelumnya, gempa berkekuatan 7,4 SR sempat mengguncang Sulawesi Tengah&amp;lrm; pada Jumat, 28 September 2018, sore. Gempa tersebut menimbulkan tsunami atau gelombang tinggi di bagian pesisir Kabupaten Donggala, Mamuju Utara, dan Palu.

Berdasarkan laporan terakhir dari BNPB, sudah ada 1.234 korban tewas akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Sementara itu, ratusan korban luka berat masih dirawat di rumah sakit dan hampir seluruh bangunan di Kota Palu hancur.</content:encoded></item></channel></rss>
