<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TKN Jokowi-Ma'ruf: Farhat Abbas Laporkan Prabowo Cs ke Polisi atas Nama Pribadi</title><description>Pelaporan tersebut diketahui terkait penyebaran kebohongan yang dilakukan Ratna Sarumpaet.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/03/337/1959296/tkn-jokowi-ma-ruf-farhat-abbas-laporkan-prabowo-cs-ke-polisi-atas-nama-pribadi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/10/03/337/1959296/tkn-jokowi-ma-ruf-farhat-abbas-laporkan-prabowo-cs-ke-polisi-atas-nama-pribadi"/><item><title>TKN Jokowi-Ma'ruf: Farhat Abbas Laporkan Prabowo Cs ke Polisi atas Nama Pribadi</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/03/337/1959296/tkn-jokowi-ma-ruf-farhat-abbas-laporkan-prabowo-cs-ke-polisi-atas-nama-pribadi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/10/03/337/1959296/tkn-jokowi-ma-ruf-farhat-abbas-laporkan-prabowo-cs-ke-polisi-atas-nama-pribadi</guid><pubDate>Rabu 03 Oktober 2018 19:25 WIB</pubDate><dc:creator>Bayu Septianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/03/337/1959296/tkn-jokowi-ma-ruf-farhat-abbas-laporkan-prabowo-cs-ke-polisi-atas-nama-pribadi-KsYuSbYTD8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/03/337/1959296/tkn-jokowi-ma-ruf-farhat-abbas-laporkan-prabowo-cs-ke-polisi-atas-nama-pribadi-KsYuSbYTD8.jpg</image><title>Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN), Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto menegaskan, bahwa langkah Farhat Abbas melaporkan Prabowo Subianto dan tim kampanyenya ke Bareskrim Polri merupakan inisiatif dan atas nama pribadi. Pelaporan tersebut diketahui terkait penyebaran kebohongan yang dilakukan Ratna Sarumpaet.
&quot;Gugatan yang dilakukan Farhat Abbas dengan terlapor Prabowo dan beberapa personel tim kampanyenya, dengan tuduhan melakukan ujaran kebencian, penyebaran berita bohong terhadap kasus &amp;ldquo;drama penipuan penganiayaan&amp;rdquo; terhadap Ratna Sarumpaet murni tindakan pribadi, atas inisiatif pribadi dan tidak mewakili tim kampanye Jokowi-Kyai Ma&amp;rsquo;ruf,&quot; ujar Hasto dalam keterangan tertulisnya yang diterima Okezone, Rabu (3/10/2018).
&amp;nbsp;
Terhadap kasus tersebut, kata Hasto, Jokowi telah memberikan arahan agar seluruh tim kampanye tetap fokus membantu pemerintah di dalam menangani korban bencana alam di Donggala dan Palu.
&amp;ldquo;Mereka melakukan tindakan anti kemanusiaan dengan mengganggu skala prioritas bangsa yang seharusnya berbela rasa membantu korban bencana. Tindakan penipuan untuk dikasihani demi peningkatan elektoral Pak Prabowo-Sandi, sebaiknya disikapi dengan semakin giat membantu korban, sebagaimana dilakukan Pak Jokowi hari ini di Palu&amp;rdquo;, tuturnya.
(Baca Juga: Farhat Abbas Polisikan Ratna Sarumpaet dan 17 Tokoh Nasional)
Menurut Hasto, Tim Kampanye Jokowi- Ma&amp;rsquo;ruf berharap, apa yang terjadi menjadi pembelajaran semua pihak. &amp;ldquo;Bahwa yang namanya pemimpin, terlebih calon presiden, sebaiknya bijak, melakukan check and recheck sebelum menyampaikan ke publik, dan mampu menampilkan hal-hal yang membangun peradaban bagi bangsa. Terlalu riskan apabila telinga pemimpin terlalu tipis dan reaktif di dalam meresponse berbagai persoalan tanpa melakukan pengendapan terlebih dahulu,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Gugatan Farhat Abbas sah sebagai warga negara yang ikut terseret dalam kemarahan publik atas drama penipuan yang menurunkan derajat keadaban demokrasi Indonesia, namun sekali lagi itu atas nama pribadi.
&quot;Apa yang dilakukan Ratna Sarumpaet dan dimanipulasi sedemikian rupa oleh Tim Kampanye Pak Prabowo-Sandi hendaknya jangan mengurangi niatan kita untuk terus meningkatkan kualitas demokrasi Indonesia,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN), Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto menegaskan, bahwa langkah Farhat Abbas melaporkan Prabowo Subianto dan tim kampanyenya ke Bareskrim Polri merupakan inisiatif dan atas nama pribadi. Pelaporan tersebut diketahui terkait penyebaran kebohongan yang dilakukan Ratna Sarumpaet.
&quot;Gugatan yang dilakukan Farhat Abbas dengan terlapor Prabowo dan beberapa personel tim kampanyenya, dengan tuduhan melakukan ujaran kebencian, penyebaran berita bohong terhadap kasus &amp;ldquo;drama penipuan penganiayaan&amp;rdquo; terhadap Ratna Sarumpaet murni tindakan pribadi, atas inisiatif pribadi dan tidak mewakili tim kampanye Jokowi-Kyai Ma&amp;rsquo;ruf,&quot; ujar Hasto dalam keterangan tertulisnya yang diterima Okezone, Rabu (3/10/2018).
&amp;nbsp;
Terhadap kasus tersebut, kata Hasto, Jokowi telah memberikan arahan agar seluruh tim kampanye tetap fokus membantu pemerintah di dalam menangani korban bencana alam di Donggala dan Palu.
&amp;ldquo;Mereka melakukan tindakan anti kemanusiaan dengan mengganggu skala prioritas bangsa yang seharusnya berbela rasa membantu korban bencana. Tindakan penipuan untuk dikasihani demi peningkatan elektoral Pak Prabowo-Sandi, sebaiknya disikapi dengan semakin giat membantu korban, sebagaimana dilakukan Pak Jokowi hari ini di Palu&amp;rdquo;, tuturnya.
(Baca Juga: Farhat Abbas Polisikan Ratna Sarumpaet dan 17 Tokoh Nasional)
Menurut Hasto, Tim Kampanye Jokowi- Ma&amp;rsquo;ruf berharap, apa yang terjadi menjadi pembelajaran semua pihak. &amp;ldquo;Bahwa yang namanya pemimpin, terlebih calon presiden, sebaiknya bijak, melakukan check and recheck sebelum menyampaikan ke publik, dan mampu menampilkan hal-hal yang membangun peradaban bagi bangsa. Terlalu riskan apabila telinga pemimpin terlalu tipis dan reaktif di dalam meresponse berbagai persoalan tanpa melakukan pengendapan terlebih dahulu,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Gugatan Farhat Abbas sah sebagai warga negara yang ikut terseret dalam kemarahan publik atas drama penipuan yang menurunkan derajat keadaban demokrasi Indonesia, namun sekali lagi itu atas nama pribadi.
&quot;Apa yang dilakukan Ratna Sarumpaet dan dimanipulasi sedemikian rupa oleh Tim Kampanye Pak Prabowo-Sandi hendaknya jangan mengurangi niatan kita untuk terus meningkatkan kualitas demokrasi Indonesia,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
