<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Soputan Siaga, Masyarakat Diminta Jauhi Radius 4 Kilometer</title><description>Status Gunung Soputan saat ini di level Siaga III, masyarakat diminta jauhi radius 4 km dari puncak gunung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/03/340/1959024/gunung-soputan-siaga-masyarakat-diminta-jauhi-radius-4-kilometer</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/10/03/340/1959024/gunung-soputan-siaga-masyarakat-diminta-jauhi-radius-4-kilometer"/><item><title>Gunung Soputan Siaga, Masyarakat Diminta Jauhi Radius 4 Kilometer</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/03/340/1959024/gunung-soputan-siaga-masyarakat-diminta-jauhi-radius-4-kilometer</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/10/03/340/1959024/gunung-soputan-siaga-masyarakat-diminta-jauhi-radius-4-kilometer</guid><pubDate>Rabu 03 Oktober 2018 12:13 WIB</pubDate><dc:creator>Subhan Sabu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/03/340/1959024/gunung-soputan-siaga-masyarakat-diminta-jauhi-radius-4-kilometer-NrrBEIPnP9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Soputan Meletus (foto: Subhan Sabu/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/03/340/1959024/gunung-soputan-siaga-masyarakat-diminta-jauhi-radius-4-kilometer-NrrBEIPnP9.jpg</image><title>Gunung Soputan Meletus (foto: Subhan Sabu/Okezone)</title></images><description>MINAHASA- Gunung Soputan yang terletak di Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, meletus pada Rabu, 3 Oktober 2018 sekira pukul 08.47 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 4.000 m di atas puncak kawah atau sekitar 5.809 m di atas permukaan laut.

Kepala Pos Pemantau Gunung Api Soputan, Asep Saifuloh mengatakan, kolom abu teramati berwarna kelabu hingga cokelat dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut.
Gunung Soputan Meletus (foto: BNPB)&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 39 mm dan durasi kurang lebih enam menit,&amp;rdquo; ujar Asep, Rabu (3/10/2018).

Hingga pukul 11.00 WITA, energi dari aktivitas Gunung Soputan terus meningkat. Sehingga pihaknya menetapkan status level siaga III.

&amp;ldquo;Tremor letusan masih terus bergerak. Tapi letusan yang pertama masih lebih tinggi,&amp;rdquo; ujarnya.

Untuk itu kepada masyarakat diharapkan agar tidak beraktivitas di seluruh area di dalam radius 4 km dari puncak Gunung Soputan dan di dalam area perluasan sektoral ke arah Barat-Barat daya sejauh 6,5 km dari puncak yang merupakan daerah bukaan kawah untuk menghindari potensi ancaman guguran lava maupun awan panas.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMC8wMy8xLzExNjUxNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Masyarakat di sekitar Gunung Soputan dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

&quot;Masyarakat agar mewaspadai potensi ancaman aliran lahar yang dapat terjadi setelah terjadinya erupsi yaitu dimana material erupsi terbawa oleh air, terutama pada sungai-sungai yang berhulu di sekitar lereng Gunung Soputan, seperti di antaranya Sungai Ranowangko, Sungai Lawian, Sungai Popang dan Londola Kelewahu,&quot; pungkasnya</description><content:encoded>MINAHASA- Gunung Soputan yang terletak di Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, meletus pada Rabu, 3 Oktober 2018 sekira pukul 08.47 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 4.000 m di atas puncak kawah atau sekitar 5.809 m di atas permukaan laut.

Kepala Pos Pemantau Gunung Api Soputan, Asep Saifuloh mengatakan, kolom abu teramati berwarna kelabu hingga cokelat dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut.
Gunung Soputan Meletus (foto: BNPB)&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 39 mm dan durasi kurang lebih enam menit,&amp;rdquo; ujar Asep, Rabu (3/10/2018).

Hingga pukul 11.00 WITA, energi dari aktivitas Gunung Soputan terus meningkat. Sehingga pihaknya menetapkan status level siaga III.

&amp;ldquo;Tremor letusan masih terus bergerak. Tapi letusan yang pertama masih lebih tinggi,&amp;rdquo; ujarnya.

Untuk itu kepada masyarakat diharapkan agar tidak beraktivitas di seluruh area di dalam radius 4 km dari puncak Gunung Soputan dan di dalam area perluasan sektoral ke arah Barat-Barat daya sejauh 6,5 km dari puncak yang merupakan daerah bukaan kawah untuk menghindari potensi ancaman guguran lava maupun awan panas.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMC8wMy8xLzExNjUxNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Masyarakat di sekitar Gunung Soputan dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

&quot;Masyarakat agar mewaspadai potensi ancaman aliran lahar yang dapat terjadi setelah terjadinya erupsi yaitu dimana material erupsi terbawa oleh air, terutama pada sungai-sungai yang berhulu di sekitar lereng Gunung Soputan, seperti di antaranya Sungai Ranowangko, Sungai Lawian, Sungai Popang dan Londola Kelewahu,&quot; pungkasnya</content:encoded></item></channel></rss>
