<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pencarian Korban Gempa Palu Dihentikan, DPR: Pemerintah Harus Berikan Kompensasi   </title><description>Upaya pencarian korban bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, secara resmi akan dihentikan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/11/337/1962435/pencarian-korban-gempa-palu-dihentikan-dpr-pemerintah-harus-berikan-kompensasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/10/11/337/1962435/pencarian-korban-gempa-palu-dihentikan-dpr-pemerintah-harus-berikan-kompensasi"/><item><title> Pencarian Korban Gempa Palu Dihentikan, DPR: Pemerintah Harus Berikan Kompensasi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/11/337/1962435/pencarian-korban-gempa-palu-dihentikan-dpr-pemerintah-harus-berikan-kompensasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/10/11/337/1962435/pencarian-korban-gempa-palu-dihentikan-dpr-pemerintah-harus-berikan-kompensasi</guid><pubDate>Kamis 11 Oktober 2018 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/11/337/1962435/pencarian-korban-gempa-palu-dihentikan-dpr-pemerintah-harus-berikan-kompensasi-d92lSgWSGW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/11/337/1962435/pencarian-korban-gempa-palu-dihentikan-dpr-pemerintah-harus-berikan-kompensasi-d92lSgWSGW.jpg</image><title>Foto Istimewa</title></images><description>

JAKARTA - Upaya pencarian korban bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, secara resmi akan dihentikan Badan Nasional Penanggulangan dan Bencana (BNPB) pada 11 Oktober 2018.

Upaya penghentian pencarian para korban tersebut dilakukan setelah BNPB menilai pencarian sudah 11 hari dilakukan terhitung mulai kejadian sehingga sudah sulit untuk mengenali para korban yang meninggal.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodiq Mujahid menyarankan agar pemerintah meminta maaf kepada keluarga korban yang tidak bisa melanjutkan pencarian karena alasan yang memang sudah tidak memungkinkan.

&quot;Permintaan maaf tidak bisa menemukan semua korban,&quot; kata Sodiq kepada Okezone, Kamis (11/9/2018).

(Baca juga: Ditutup Doa Bersama, Pencarian Korban Gempa-Tsunami Sulteng Diakhiri Besok)

(Baca juga: Jokowi Akui Pelayanan Pemda di Sulteng Belum Maksimal)
&amp;nbsp;
Pemerintah juga diharapkan dapat memberikan kompensasi kepada keluarga korban yang tidak ditemukan dan memaksimalkan rehabilitasi para korban.

&quot;Gantikan kelemahan kinerja dalam masa tanggap darurat dengan kineja rehabiliasi dan rekonstruksi yang baik,&quot; paparnya.

Meski secara resmi dihentikan BNPB tetap mempersilakan bagi para keluarga maupun relawan untuk mencari korban. Keterangan terakhir jumlah korban meninggal akibat gempa dan tsunami di Sulteng yang berhasil ditemukan sebanyak 2.010 orang.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMC8wMi8xLzExNjUwMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>

JAKARTA - Upaya pencarian korban bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, secara resmi akan dihentikan Badan Nasional Penanggulangan dan Bencana (BNPB) pada 11 Oktober 2018.

Upaya penghentian pencarian para korban tersebut dilakukan setelah BNPB menilai pencarian sudah 11 hari dilakukan terhitung mulai kejadian sehingga sudah sulit untuk mengenali para korban yang meninggal.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodiq Mujahid menyarankan agar pemerintah meminta maaf kepada keluarga korban yang tidak bisa melanjutkan pencarian karena alasan yang memang sudah tidak memungkinkan.

&quot;Permintaan maaf tidak bisa menemukan semua korban,&quot; kata Sodiq kepada Okezone, Kamis (11/9/2018).

(Baca juga: Ditutup Doa Bersama, Pencarian Korban Gempa-Tsunami Sulteng Diakhiri Besok)

(Baca juga: Jokowi Akui Pelayanan Pemda di Sulteng Belum Maksimal)
&amp;nbsp;
Pemerintah juga diharapkan dapat memberikan kompensasi kepada keluarga korban yang tidak ditemukan dan memaksimalkan rehabilitasi para korban.

&quot;Gantikan kelemahan kinerja dalam masa tanggap darurat dengan kineja rehabiliasi dan rekonstruksi yang baik,&quot; paparnya.

Meski secara resmi dihentikan BNPB tetap mempersilakan bagi para keluarga maupun relawan untuk mencari korban. Keterangan terakhir jumlah korban meninggal akibat gempa dan tsunami di Sulteng yang berhasil ditemukan sebanyak 2.010 orang.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMC8wMi8xLzExNjUwMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
