<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Update BNPB: 2.073 Orang Tewas Akibat Gempa-Tsunami Sulteng</title><description>Rinciannya, 171 di Donggala, 1.663 di Palu, 223 di Sigi, 15 di Moutoung dan 1 orang di Pasang Kayu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/11/337/1962654/update-bnpb-2-073-orang-tewas-akibat-gempa-tsunami-sulteng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/10/11/337/1962654/update-bnpb-2-073-orang-tewas-akibat-gempa-tsunami-sulteng"/><item><title>Update BNPB: 2.073 Orang Tewas Akibat Gempa-Tsunami Sulteng</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/11/337/1962654/update-bnpb-2-073-orang-tewas-akibat-gempa-tsunami-sulteng</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/10/11/337/1962654/update-bnpb-2-073-orang-tewas-akibat-gempa-tsunami-sulteng</guid><pubDate>Kamis 11 Oktober 2018 15:08 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/11/337/1962654/update-bnpb-2-073-orang-tewas-akibat-gempa-tsunami-sulteng-LxLWncT8Su.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho. (Foto : Arif Julianto/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/11/337/1962654/update-bnpb-2-073-orang-tewas-akibat-gempa-tsunami-sulteng-LxLWncT8Su.jpg</image><title>Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho. (Foto : Arif Julianto/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah kian bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga H+13 atau Kamis (11/10/2018), jumlah korban meninggal yang berhasil ditemukan sebanyak 2.073 orang.

&quot;2.073 korban meninggal dunia. Perinciannya 171 di Donggala, 1.663 di Palu, 223 di Sigi, 15 di Moutoung dan 1 orang di Pasang Kayu,&quot; ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di Kantor Pusat BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (11/10/2018).

Sutopo mengatakan, kebanyakan korban meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa dan tsunami. Sebanyak 2.073 jenazah telah dimakamkan secara massal.

&quot;Pemakaman massal sebanyak 994 orang, pemakaman keluarga 1.079 orang,&quot; jelasnya.

&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/10/01/53413/269574_medium.jpg&quot; alt=&quot;Gempa di Palu, Menara Masjid Ini Tetap Kokoh Berdiri&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Sementara itu, BNPB juga menerima laporan sebanyak 2.549 orang mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.

(Baca Juga : Alasan Palu Tak Butuh Relawan dan Tenaga Medis Asing)

&quot;Sebanyak 2.549 orang luka berat yang di rawat di rumah sakit, dan 8.130 orang luka ringan,&quot; tuturnya.

Adapun jumlah korban hilang akibat bencana alam itu sebanyak 680 orang. Diperkirakan mereka tersapu gulungan ombak dan amblesnya tanah akibat fenomena likuefaksi.

(Baca Juga : 1.236 Napi di Palu dan Donggala Masih Kabur Pascagempa-Tsunami Sulteng)




</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah kian bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga H+13 atau Kamis (11/10/2018), jumlah korban meninggal yang berhasil ditemukan sebanyak 2.073 orang.

&quot;2.073 korban meninggal dunia. Perinciannya 171 di Donggala, 1.663 di Palu, 223 di Sigi, 15 di Moutoung dan 1 orang di Pasang Kayu,&quot; ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di Kantor Pusat BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (11/10/2018).

Sutopo mengatakan, kebanyakan korban meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa dan tsunami. Sebanyak 2.073 jenazah telah dimakamkan secara massal.

&quot;Pemakaman massal sebanyak 994 orang, pemakaman keluarga 1.079 orang,&quot; jelasnya.

&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/10/01/53413/269574_medium.jpg&quot; alt=&quot;Gempa di Palu, Menara Masjid Ini Tetap Kokoh Berdiri&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Sementara itu, BNPB juga menerima laporan sebanyak 2.549 orang mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.

(Baca Juga : Alasan Palu Tak Butuh Relawan dan Tenaga Medis Asing)

&quot;Sebanyak 2.549 orang luka berat yang di rawat di rumah sakit, dan 8.130 orang luka ringan,&quot; tuturnya.

Adapun jumlah korban hilang akibat bencana alam itu sebanyak 680 orang. Diperkirakan mereka tersapu gulungan ombak dan amblesnya tanah akibat fenomena likuefaksi.

(Baca Juga : 1.236 Napi di Palu dan Donggala Masih Kabur Pascagempa-Tsunami Sulteng)




</content:encoded></item></channel></rss>
