<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PDIP Desak Gerindra dan PKS Segera Sepakati Nama Cawagub DKI</title><description>PKS dan Gerindra didesak segera memberikan nama usulan orang yang bakal mengisi posisi wakil gubernur DKI Jakarta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/12/338/1962915/pdip-desak-gerindra-dan-pks-segera-sepakati-nama-cawagub-dki</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/10/12/338/1962915/pdip-desak-gerindra-dan-pks-segera-sepakati-nama-cawagub-dki"/><item><title>PDIP Desak Gerindra dan PKS Segera Sepakati Nama Cawagub DKI</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/12/338/1962915/pdip-desak-gerindra-dan-pks-segera-sepakati-nama-cawagub-dki</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/10/12/338/1962915/pdip-desak-gerindra-dan-pks-segera-sepakati-nama-cawagub-dki</guid><pubDate>Jum'at 12 Oktober 2018 01:32 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/12/338/1962915/pdip-desak-gerindra-dan-pks-segera-sepakati-nama-cawagub-dki-aoHRVqmoFw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi calon wakil gubernur perempuan yang masih kosong. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/12/338/1962915/pdip-desak-gerindra-dan-pks-segera-sepakati-nama-cawagub-dki-aoHRVqmoFw.jpg</image><title>Ilustrasi calon wakil gubernur perempuan yang masih kosong. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono meminta Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) segera menelurkan nama calon wakil gubernur. Kemudian secepatnya diserahkan kepada Gubernur Anies Rasyid Baswedan.
&quot;Harapan kita dengan waktu sesingkat-singkatnya bisa dilakukan penjaringan dan penyaringan oleh partai pengusung dan disampaikan kepada gubernur,&quot; kata Gembong di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Kamis 11 Oktober 2018.
(Baca juga: Namanya Mencuat Jadi Cawagub DKI, Ini Komentar Syaikhu) 
 
Menurut dia, kehadiran orong nomor 2 di Ibu Kota sangat dibutuhkan oleh Anies. Nantinya, eks Anies dapat berbagi tugas dalam mengurusi permasalahan Jakarta yang sangat kompleks.

&quot;Kan bisa segera membahas, sebab kalau terlalu lama ada kekosongan di masyarakat kan pelayanan bisa berkurang,&quot; jelasnya.
Dalam pemimpin Jakarta, kata dia, sangat berat bila hanya dijalankan seorang diri. Akibatnya, kini satuan kerja perangkat daerah (SKPD) keteteran dalam menyerap APBD yang telah direncanakan sebelumnya.
(Baca juga: Ini Alasan Ketua DPRD Hadiahi Buku Kebijakan Ahok ke Cawagub Asal PKS) 
 
&quot;Sehingga, kue pembangunan bisa dirasakan masyarakat Jakarta. Mereka sudah menunggu itu sudah tinggal 2 bulan lagi tapi penyerapan kuota masih sangat-sangat minim. Ini lampu kuning bagi Pak Gubernur untuk mendorong dan melakukan komunikasi dengan partai pengusung untuk bisa segera menyodorkan dua nama dan bisa diselesaikan,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono meminta Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) segera menelurkan nama calon wakil gubernur. Kemudian secepatnya diserahkan kepada Gubernur Anies Rasyid Baswedan.
&quot;Harapan kita dengan waktu sesingkat-singkatnya bisa dilakukan penjaringan dan penyaringan oleh partai pengusung dan disampaikan kepada gubernur,&quot; kata Gembong di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Kamis 11 Oktober 2018.
(Baca juga: Namanya Mencuat Jadi Cawagub DKI, Ini Komentar Syaikhu) 
 
Menurut dia, kehadiran orong nomor 2 di Ibu Kota sangat dibutuhkan oleh Anies. Nantinya, eks Anies dapat berbagi tugas dalam mengurusi permasalahan Jakarta yang sangat kompleks.

&quot;Kan bisa segera membahas, sebab kalau terlalu lama ada kekosongan di masyarakat kan pelayanan bisa berkurang,&quot; jelasnya.
Dalam pemimpin Jakarta, kata dia, sangat berat bila hanya dijalankan seorang diri. Akibatnya, kini satuan kerja perangkat daerah (SKPD) keteteran dalam menyerap APBD yang telah direncanakan sebelumnya.
(Baca juga: Ini Alasan Ketua DPRD Hadiahi Buku Kebijakan Ahok ke Cawagub Asal PKS) 
 
&quot;Sehingga, kue pembangunan bisa dirasakan masyarakat Jakarta. Mereka sudah menunggu itu sudah tinggal 2 bulan lagi tapi penyerapan kuota masih sangat-sangat minim. Ini lampu kuning bagi Pak Gubernur untuk mendorong dan melakukan komunikasi dengan partai pengusung untuk bisa segera menyodorkan dua nama dan bisa diselesaikan,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
