<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Segel Kantor Dinas PUPR Bekasi   </title><description>Petugas Pengamanan Dalam atau Pamdal Pemkab Bekasi ketika dikonfirmasi membenarkan kedatangan tiga orang dari KPK.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/14/338/1963978/kpk-segel-kantor-dinas-pupr-bekasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/10/14/338/1963978/kpk-segel-kantor-dinas-pupr-bekasi"/><item><title>KPK Segel Kantor Dinas PUPR Bekasi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/14/338/1963978/kpk-segel-kantor-dinas-pupr-bekasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/10/14/338/1963978/kpk-segel-kantor-dinas-pupr-bekasi</guid><pubDate>Minggu 14 Oktober 2018 23:49 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/14/338/1963978/kpk-segel-kantor-dinas-pupr-bekasi-gTLCmUHO4p.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KPK (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/14/338/1963978/kpk-segel-kantor-dinas-pupr-bekasi-gTLCmUHO4p.jpg</image><title>KPK (Foto: Okezone)</title></images><description>BEKASI - Tiga petugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyegelan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (14/10/2018) sekira pukul 17.00 WIB.

Petugas Pengamanan Dalam atau Pamdal Pemkab Bekasi ketika dikonfirmasi membenarkan kedatangan tiga orang dari KPK.

&quot;Awalnya saat saya tanya mereka bilang mau ngecek ruang Pak Jamal (Kadis PUPR), Bu Neneng sama Bu Lina,&quot; kata petugas Pamdal Pemkab Bekasi, Paiman di Cikarang.
&amp;nbsp;
Paiman yang saat itu tengah piket mengatakan ketiga orang itu terdiri atas dua orang pria dan satu wanita. &quot;Namanya Pak Puspo, Bu Elisa dan satu orang yang mengenakan kaos bertuliskan William. Mereka datang satu mobil, tapi saya tidak perhatikan mobilnya apa,&quot; katanya.

Ketiganya tidak banyak bicara saat memasuki ruangan lantai satu Dinas PUPR Kabupaten Bekasi. &quot;Mereka hanya bilang mau ngecek ruangan PUPR. Saya tanya bapak dari mana terus identitas ada gak dan saya lihat ada memang. Surat tugas ada cuma kita gak baca. Ada selembaran,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Sementara petugas yang bernama Pak Puspo diakuinya memakai identitas bertuliskan &quot;KPK&quot;. &quot;Saya sempat tanya, pak kapan ini penyidikan lebih lanjut. Jawabannya ya mungkin dua hari ke depan gitu,&quot; katanya.

Pantauan di lokasi, pada Minggu petang semua ruangan di lantai satu disegel dan dipasang &quot;police line&quot; bertuliskan &quot;KPK&quot;.
</description><content:encoded>BEKASI - Tiga petugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyegelan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (14/10/2018) sekira pukul 17.00 WIB.

Petugas Pengamanan Dalam atau Pamdal Pemkab Bekasi ketika dikonfirmasi membenarkan kedatangan tiga orang dari KPK.

&quot;Awalnya saat saya tanya mereka bilang mau ngecek ruang Pak Jamal (Kadis PUPR), Bu Neneng sama Bu Lina,&quot; kata petugas Pamdal Pemkab Bekasi, Paiman di Cikarang.
&amp;nbsp;
Paiman yang saat itu tengah piket mengatakan ketiga orang itu terdiri atas dua orang pria dan satu wanita. &quot;Namanya Pak Puspo, Bu Elisa dan satu orang yang mengenakan kaos bertuliskan William. Mereka datang satu mobil, tapi saya tidak perhatikan mobilnya apa,&quot; katanya.

Ketiganya tidak banyak bicara saat memasuki ruangan lantai satu Dinas PUPR Kabupaten Bekasi. &quot;Mereka hanya bilang mau ngecek ruangan PUPR. Saya tanya bapak dari mana terus identitas ada gak dan saya lihat ada memang. Surat tugas ada cuma kita gak baca. Ada selembaran,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Sementara petugas yang bernama Pak Puspo diakuinya memakai identitas bertuliskan &quot;KPK&quot;. &quot;Saya sempat tanya, pak kapan ini penyidikan lebih lanjut. Jawabannya ya mungkin dua hari ke depan gitu,&quot; katanya.

Pantauan di lokasi, pada Minggu petang semua ruangan di lantai satu disegel dan dipasang &quot;police line&quot; bertuliskan &quot;KPK&quot;.
</content:encoded></item></channel></rss>
