<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IPW: Kasus Peluru Nyasar Selalu Berulang, Pelakunya Tidak Pernah Tertangkap</title><description>Beberapa tahun lalu gedung DPR juga pernah terkena tembakan peluru.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/16/337/1964516/ipw-kasus-peluru-nyasar-selalu-berulang-pelakunya-tidak-pernah-tertangkap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/10/16/337/1964516/ipw-kasus-peluru-nyasar-selalu-berulang-pelakunya-tidak-pernah-tertangkap"/><item><title>IPW: Kasus Peluru Nyasar Selalu Berulang, Pelakunya Tidak Pernah Tertangkap</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/16/337/1964516/ipw-kasus-peluru-nyasar-selalu-berulang-pelakunya-tidak-pernah-tertangkap</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/10/16/337/1964516/ipw-kasus-peluru-nyasar-selalu-berulang-pelakunya-tidak-pernah-tertangkap</guid><pubDate>Selasa 16 Oktober 2018 07:00 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/16/337/1964516/ipw-kasus-peluru-nyasar-selalu-berulang-pelakunya-tidak-pernah-tertangkap-BywReuQQYW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Peluru menembus jendela ruang anggota DPR Wenny Warouw di Lantai 16. Foto/Ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/16/337/1964516/ipw-kasus-peluru-nyasar-selalu-berulang-pelakunya-tidak-pernah-tertangkap-BywReuQQYW.jpg</image><title>Peluru menembus jendela ruang anggota DPR Wenny Warouw di Lantai 16. Foto/Ist</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Indonesian Police Watch (IPW) mencatat bukan hanya sekali kasus penembakan liar ataupun peluru nyasar terjadi di Jakarta.
Kata Presidium ICW Neta S Pane, sudah ada dua tragedi peluru penembakan yang menyasar ke Gedung DPR/MPR.
Baca: Wenny Warouw: Peluru Baru Dicabut Kok Langsung Bilang Nyasar? Tidak Profesional!
Sayangnya, masih banyak pelaku yang belum ditangkap oleh pihak kepolisian terkait adanya penembakan liar serta kasus peluru nyasar di Jakarta. Padahal peluru nyasar sangat berbahaya dan dapat menghilangkan nyawa orang.
&quot;Aksi penembakan liar di wilayah hukum Polda Metro Jaya selalu berulang dan pelakunya tidak pernah tertangkap,&quot; kata Neta kepada Okezone, Selasa (16/10/2018).

Neta menduga aksi penembakan liar dilakukan oleh orang iseng yang sulit dilacak oleh pihak kepolisian. Oleh karenanya, polisi harus mencari rekaman Circuit Closed Television (CCTV) di lokasi kejadian untuk mengungkap orang yang menembak.
Baca: Olah TKP Peluru Nyasar: Ruang Kerja Anggota DPR Sejajar dengan Lapangan Tembak
&quot;Beberapa tahun lalu gedung DPR juga pernah terkena tembakan peluru yang diduga nyasar dari lapangan tembak Senayan tapi pelakunya saat itu tidak terungkap,&quot; ungkapnya.
Sebelumnya dua ruangan Anggota Komisi III DPR yakni, milik Wenny Warouw dan Bambang Heri Purnama ditembus peluru pada Senin, 15 Oktober 2018, kemarin. Diduga, peluru tersebut berasal lapangan tembak Senayan.
Beruntung peluru yang diduga nyasar itu tidak memakan korban jiwa. Jajaran Polda Metro Jaya sendiri telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (&amp;lrm;TKP). Berdasarkan hasil olah TKP, peluru tersebut diduga milik anggota Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) berinisial I.



(fzy)
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Indonesian Police Watch (IPW) mencatat bukan hanya sekali kasus penembakan liar ataupun peluru nyasar terjadi di Jakarta.
Kata Presidium ICW Neta S Pane, sudah ada dua tragedi peluru penembakan yang menyasar ke Gedung DPR/MPR.
Baca: Wenny Warouw: Peluru Baru Dicabut Kok Langsung Bilang Nyasar? Tidak Profesional!
Sayangnya, masih banyak pelaku yang belum ditangkap oleh pihak kepolisian terkait adanya penembakan liar serta kasus peluru nyasar di Jakarta. Padahal peluru nyasar sangat berbahaya dan dapat menghilangkan nyawa orang.
&quot;Aksi penembakan liar di wilayah hukum Polda Metro Jaya selalu berulang dan pelakunya tidak pernah tertangkap,&quot; kata Neta kepada Okezone, Selasa (16/10/2018).

Neta menduga aksi penembakan liar dilakukan oleh orang iseng yang sulit dilacak oleh pihak kepolisian. Oleh karenanya, polisi harus mencari rekaman Circuit Closed Television (CCTV) di lokasi kejadian untuk mengungkap orang yang menembak.
Baca: Olah TKP Peluru Nyasar: Ruang Kerja Anggota DPR Sejajar dengan Lapangan Tembak
&quot;Beberapa tahun lalu gedung DPR juga pernah terkena tembakan peluru yang diduga nyasar dari lapangan tembak Senayan tapi pelakunya saat itu tidak terungkap,&quot; ungkapnya.
Sebelumnya dua ruangan Anggota Komisi III DPR yakni, milik Wenny Warouw dan Bambang Heri Purnama ditembus peluru pada Senin, 15 Oktober 2018, kemarin. Diduga, peluru tersebut berasal lapangan tembak Senayan.
Beruntung peluru yang diduga nyasar itu tidak memakan korban jiwa. Jajaran Polda Metro Jaya sendiri telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (&amp;lrm;TKP). Berdasarkan hasil olah TKP, peluru tersebut diduga milik anggota Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) berinisial I.



(fzy)
</content:encoded></item></channel></rss>
