<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kiai Ma'ruf Amin Tepis Anggapan Kerukunan Umat Beragama Menurun di Era Jokowi</title><description>Kiai Ma'ruf Amin menepis angapan jika kerukunan umat beragama di era Jokowi menurun.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/20/605/1966684/kiai-ma-ruf-amin-tepis-anggapan-kerukunan-umat-beragama-menurun-di-era-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/10/20/605/1966684/kiai-ma-ruf-amin-tepis-anggapan-kerukunan-umat-beragama-menurun-di-era-jokowi"/><item><title>Kiai Ma'ruf Amin Tepis Anggapan Kerukunan Umat Beragama Menurun di Era Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/20/605/1966684/kiai-ma-ruf-amin-tepis-anggapan-kerukunan-umat-beragama-menurun-di-era-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/10/20/605/1966684/kiai-ma-ruf-amin-tepis-anggapan-kerukunan-umat-beragama-menurun-di-era-jokowi</guid><pubDate>Sabtu 20 Oktober 2018 17:29 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/20/605/1966684/kiai-ma-ruf-amin-tepis-anggapan-kerukunan-umat-beragama-menurun-di-era-jokowi-zCJponb4nb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KH Ma'ruf Amin (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/20/605/1966684/kiai-ma-ruf-amin-tepis-anggapan-kerukunan-umat-beragama-menurun-di-era-jokowi-zCJponb4nb.jpg</image><title>KH Ma'ruf Amin (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, Ma'ruf Amin menepis anggapan bahwa kerukunan umat menurun. Sebab kata Ma'ruf Jokowi masih mampu mengendalikan hal itu.

&quot;Sebenarnya bukan menurun, kita masih bisa mengendalikan,&quot; kata Ma'ruf di Istora Senayan, Sabtu, (20/10/2018).
(Baca Juga: Kiai Ma'ruf Amin Menilai Jokowi Pantas Masuk Dalam Tokoh Muslim Berpengaruh di Dunia)&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/10/10/53610/270661_medium.jpg&quot; alt=&quot;Presiden Jokowi Buka Rakernas LDII 2018 di Ponpes Minhaajurrosyidiin&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Justru menurut Ma'ruf, meningkatnya radikalisme di tingkat global yang mulai memengaruhi masyarakat di Indonesia.

&quot;Apalagi setelah ada ISIS berpengaruh ke sini kemudian terjadi gejolak-gejolak itu,&quot; paparnya.

Untuk itu kata Dia, sebagai bangsa yang besar Indonesia harus merapatkan barisan untuk menghindari radikalisme global tersebut, sehingga kerukunan tetap terjaga dengan baik.

&quot;Maka kita harus rapatkan barisan, menguatkan, untuk menjaga kerukunan ini tidak terprovokasi gerakan-gerakan radikalisme sampai terorisme,&quot; tutupnya.
(Baca Juga: Menakar Suara Milenial di Pemilu 2019, Masih Efektifkah?)</description><content:encoded>JAKARTA - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, Ma'ruf Amin menepis anggapan bahwa kerukunan umat menurun. Sebab kata Ma'ruf Jokowi masih mampu mengendalikan hal itu.

&quot;Sebenarnya bukan menurun, kita masih bisa mengendalikan,&quot; kata Ma'ruf di Istora Senayan, Sabtu, (20/10/2018).
(Baca Juga: Kiai Ma'ruf Amin Menilai Jokowi Pantas Masuk Dalam Tokoh Muslim Berpengaruh di Dunia)&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/10/10/53610/270661_medium.jpg&quot; alt=&quot;Presiden Jokowi Buka Rakernas LDII 2018 di Ponpes Minhaajurrosyidiin&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Justru menurut Ma'ruf, meningkatnya radikalisme di tingkat global yang mulai memengaruhi masyarakat di Indonesia.

&quot;Apalagi setelah ada ISIS berpengaruh ke sini kemudian terjadi gejolak-gejolak itu,&quot; paparnya.

Untuk itu kata Dia, sebagai bangsa yang besar Indonesia harus merapatkan barisan untuk menghindari radikalisme global tersebut, sehingga kerukunan tetap terjaga dengan baik.

&quot;Maka kita harus rapatkan barisan, menguatkan, untuk menjaga kerukunan ini tidak terprovokasi gerakan-gerakan radikalisme sampai terorisme,&quot; tutupnya.
(Baca Juga: Menakar Suara Milenial di Pemilu 2019, Masih Efektifkah?)</content:encoded></item></channel></rss>
