<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lagi Asyik Berduaan di Kamar, 4 Pasang Muda-mudi Digerebek Polisi</title><description>Ada empat pasangan yang kepergok berduaan di kamar. Pas diperiksa, bukan suami istri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/21/340/1966748/lagi-asyik-berduaan-di-kamar-4-pasang-muda-mudi-digerebek-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/10/21/340/1966748/lagi-asyik-berduaan-di-kamar-4-pasang-muda-mudi-digerebek-polisi"/><item><title>Lagi Asyik Berduaan di Kamar, 4 Pasang Muda-mudi Digerebek Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/21/340/1966748/lagi-asyik-berduaan-di-kamar-4-pasang-muda-mudi-digerebek-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/10/21/340/1966748/lagi-asyik-berduaan-di-kamar-4-pasang-muda-mudi-digerebek-polisi</guid><pubDate>Minggu 21 Oktober 2018 00:06 WIB</pubDate><dc:creator>Wijayakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/20/340/1966748/lagi-asyik-berduaan-di-kamar-4-pasang-muda-mudi-digerebek-polisi-9H1GzKmO8F.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi menggerebek sebuah wisma yang biasa dijadikan tempat mesum muda-mudi di Bekasi (Foto: Wijayakusuma/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/20/340/1966748/lagi-asyik-berduaan-di-kamar-4-pasang-muda-mudi-digerebek-polisi-9H1GzKmO8F.jpg</image><title>Polisi menggerebek sebuah wisma yang biasa dijadikan tempat mesum muda-mudi di Bekasi (Foto: Wijayakusuma/Okezone)</title></images><description>BEKASI - Polisi menggerebek wisma penginapan berkedok kos-kosan khusus pekerja, di permukiman warga Perumnas II Jalan Lele Dua, Kelurahan Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat. Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan empat pasang muda-mudi yang bukan berstatus suami istri.

Keberadaan wisma yang diduga menjadi lokasi prostitusi online itu, sudah sangat meresahkan warga sekitar. Ironisnya, wisma penginapan yang bernama &quot;Kayuringin Residence&quot; itu berdiri tepat di depan sebuah sekolah dan tempat ibadah.

Menurut warga setempat, awalnya sang pengelola hanya meminta izin untuk membangun kos-kosan bagi pekerja. Namun seiring pengoperasian, wisma yang bertarif Rp150ribu per malam itu dialihfungsikan menjadi tempat mesum kalangan muda-mudi. Hampir setiap malam, warga disajikan pemandangan pasangan muda-mudi dari luar wilayah, yang keluar masuk wisma.

&quot;Wisma ini sudah berdiri satu setengah bulan, awalnya hanya izin bikin kos-kosan buat pekerja. Tapi lama kelamaan yang datang itu banyak muda-mudi, pasangan lagi. Kan sudah tidak beres kalau begitu,&quot; kata Ketua RW setempat, Maryono yang ikut menyaksikan penggerebekan, Sabtu (20/10/2018) dinihari.

Karena sudah sangat meresahkan, warga pun memutuskan melapor ke Polsek Bekasi Selatan. Petugas yang datang ke lokasi, kemudian bersama warga melakukan penggerebekan dan mendapati empat pasang muda-mudi di dalam kamar.

&quot;Ada empat pasangan yang kepergok berduaan di kamar. Pas diperiksa, bukan suami istri,&quot; ungkapnya.


Pasangan muda mudi digereb polisi saat sedang asyik berduaan di kamar (foto: Wijayakusuma/Okezone)

Emma, warga setempat menambahkan, lokasi wisma penginapan yang berada di pemukiman warga sangat mengkhawatirkan, terlebih letaknya yang berdekatan dengan sekolah dan tempat ibadah.

&quot;Di sini kan banyak anak-anak remaja. Jelas orang tua khawatir kalau sampai anaknya melihat hal-hal negatif yang ada di wisma itu. Apalagi depan wisma ada sekolah yang dipenuhi pelajar. Akan merusak moral nantinya,&quot; keluhnya.

Jika masih ingin tetap beroperasi, lanjut Emma, warga meminta wisma tersebut kembali ke fungsi awal sebagai kos-kosan pekerja.

&quot;Kalau bisa kaya awal lagi, jadi tempat kos-kosan khusus pekerja,&quot; imbuhnya.

Sementara pasangan muda-mudi yang terjaring penggerebekan bersama tiga orang kasir wisma penginapan, dibawa ke Polsek Bekasi Selatan guna pemeriksaan lebih lanjut.</description><content:encoded>BEKASI - Polisi menggerebek wisma penginapan berkedok kos-kosan khusus pekerja, di permukiman warga Perumnas II Jalan Lele Dua, Kelurahan Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat. Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan empat pasang muda-mudi yang bukan berstatus suami istri.

Keberadaan wisma yang diduga menjadi lokasi prostitusi online itu, sudah sangat meresahkan warga sekitar. Ironisnya, wisma penginapan yang bernama &quot;Kayuringin Residence&quot; itu berdiri tepat di depan sebuah sekolah dan tempat ibadah.

Menurut warga setempat, awalnya sang pengelola hanya meminta izin untuk membangun kos-kosan bagi pekerja. Namun seiring pengoperasian, wisma yang bertarif Rp150ribu per malam itu dialihfungsikan menjadi tempat mesum kalangan muda-mudi. Hampir setiap malam, warga disajikan pemandangan pasangan muda-mudi dari luar wilayah, yang keluar masuk wisma.

&quot;Wisma ini sudah berdiri satu setengah bulan, awalnya hanya izin bikin kos-kosan buat pekerja. Tapi lama kelamaan yang datang itu banyak muda-mudi, pasangan lagi. Kan sudah tidak beres kalau begitu,&quot; kata Ketua RW setempat, Maryono yang ikut menyaksikan penggerebekan, Sabtu (20/10/2018) dinihari.

Karena sudah sangat meresahkan, warga pun memutuskan melapor ke Polsek Bekasi Selatan. Petugas yang datang ke lokasi, kemudian bersama warga melakukan penggerebekan dan mendapati empat pasang muda-mudi di dalam kamar.

&quot;Ada empat pasangan yang kepergok berduaan di kamar. Pas diperiksa, bukan suami istri,&quot; ungkapnya.


Pasangan muda mudi digereb polisi saat sedang asyik berduaan di kamar (foto: Wijayakusuma/Okezone)

Emma, warga setempat menambahkan, lokasi wisma penginapan yang berada di pemukiman warga sangat mengkhawatirkan, terlebih letaknya yang berdekatan dengan sekolah dan tempat ibadah.

&quot;Di sini kan banyak anak-anak remaja. Jelas orang tua khawatir kalau sampai anaknya melihat hal-hal negatif yang ada di wisma itu. Apalagi depan wisma ada sekolah yang dipenuhi pelajar. Akan merusak moral nantinya,&quot; keluhnya.

Jika masih ingin tetap beroperasi, lanjut Emma, warga meminta wisma tersebut kembali ke fungsi awal sebagai kos-kosan pekerja.

&quot;Kalau bisa kaya awal lagi, jadi tempat kos-kosan khusus pekerja,&quot; imbuhnya.

Sementara pasangan muda-mudi yang terjaring penggerebekan bersama tiga orang kasir wisma penginapan, dibawa ke Polsek Bekasi Selatan guna pemeriksaan lebih lanjut.</content:encoded></item></channel></rss>
