<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kubu Jokowi: Bung Hatta dan Sandiaga Uno, Seperti Langit dan Bumi!</title><description>Setidaknya kubu Prabowo telah dua kali mengibaratkan dua tokoh sebagai pahlawan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/25/605/1968935/kubu-jokowi-bung-hatta-dan-sandiaga-uno-seperti-langit-dan-bumi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/10/25/605/1968935/kubu-jokowi-bung-hatta-dan-sandiaga-uno-seperti-langit-dan-bumi"/><item><title>Kubu Jokowi: Bung Hatta dan Sandiaga Uno, Seperti Langit dan Bumi!</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/25/605/1968935/kubu-jokowi-bung-hatta-dan-sandiaga-uno-seperti-langit-dan-bumi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/10/25/605/1968935/kubu-jokowi-bung-hatta-dan-sandiaga-uno-seperti-langit-dan-bumi</guid><pubDate>Kamis 25 Oktober 2018 17:58 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/25/605/1968935/kubu-jokowi-bung-hatta-dan-sandiaga-uno-seperti-langit-dan-bumi-toyRYjVxwC.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/25/605/1968935/kubu-jokowi-bung-hatta-dan-sandiaga-uno-seperti-langit-dan-bumi-toyRYjVxwC.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut Sandiaga Uno seperti bagian baru dari Wakil Presiden RI pertama Muhammad Hatta (Bung Hatta).

Namun, klaim Dahnil tersebut menuai respons dari cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta. Gustika protes kepada Dahnil bahwa kakeknya disamakan dengan Sandiaga.

Merespons itu, Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Raja Juli Antoni, mengatakan cucu Bung Hatta berhak keberatan bila nama kakeknya sebagai pendiri bangsa dicatut atau diklaim sepihak untuk kepentingan politik jangka pendek.


&amp;nbsp;Dahnil Anzar Simanjuntak
&quot;Apalagi yang hebat disamakan dengan Sandi yang perbandingannya seperti langit dan bumi,&quot; kata Toni kepada wartawan di Jakarta, Kamis (25/10/2018).

Setidaknya kubu Prabowo telah dua kali mengibaratkan dua tokoh sebagai pahlawan. Pertama ialah Ratna Sarumpaet yang disamakan dengan Cut Nyak Dien. Kedua ialah Sandiaga Uno yang dianggap sebagai bagian baru Bung Hatta.

Toni menilai kubu Prabowo tidak paham sejarah Indonesia. Ia meminta pengusung paslon nomor urut 02 itu lebih banyak membaca buku.

(Baca Juga: Polemik Pemikiran Menyamakan Cawapres dengan Bung Hatta)

&quot;Pertama mereka gak paham sejarah Indonesia. RS dibilang sama dengan Cut Nyak Dien. Sekarang Sandi disamakan dgn Bung Hatta. Coba baca lagi buku sejarah siapa Bung Hatta dan Cut Nyak Dien,&quot; tandas dia.

&quot;Kedua, ini bagian dari politik manipulatif. Tidak hanya angka kemiskinan, pengangguran dan kesenjangan yang dimanipulasi, sejarah nasional pun ingin dimanipulasi demi kepentingan politik jangka pendek. Pembodohan rakyat secara masif sedang dilakukan,&quot; tutup Toni.</description><content:encoded>JAKARTA - Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut Sandiaga Uno seperti bagian baru dari Wakil Presiden RI pertama Muhammad Hatta (Bung Hatta).

Namun, klaim Dahnil tersebut menuai respons dari cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta. Gustika protes kepada Dahnil bahwa kakeknya disamakan dengan Sandiaga.

Merespons itu, Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Raja Juli Antoni, mengatakan cucu Bung Hatta berhak keberatan bila nama kakeknya sebagai pendiri bangsa dicatut atau diklaim sepihak untuk kepentingan politik jangka pendek.


&amp;nbsp;Dahnil Anzar Simanjuntak
&quot;Apalagi yang hebat disamakan dengan Sandi yang perbandingannya seperti langit dan bumi,&quot; kata Toni kepada wartawan di Jakarta, Kamis (25/10/2018).

Setidaknya kubu Prabowo telah dua kali mengibaratkan dua tokoh sebagai pahlawan. Pertama ialah Ratna Sarumpaet yang disamakan dengan Cut Nyak Dien. Kedua ialah Sandiaga Uno yang dianggap sebagai bagian baru Bung Hatta.

Toni menilai kubu Prabowo tidak paham sejarah Indonesia. Ia meminta pengusung paslon nomor urut 02 itu lebih banyak membaca buku.

(Baca Juga: Polemik Pemikiran Menyamakan Cawapres dengan Bung Hatta)

&quot;Pertama mereka gak paham sejarah Indonesia. RS dibilang sama dengan Cut Nyak Dien. Sekarang Sandi disamakan dgn Bung Hatta. Coba baca lagi buku sejarah siapa Bung Hatta dan Cut Nyak Dien,&quot; tandas dia.

&quot;Kedua, ini bagian dari politik manipulatif. Tidak hanya angka kemiskinan, pengangguran dan kesenjangan yang dimanipulasi, sejarah nasional pun ingin dimanipulasi demi kepentingan politik jangka pendek. Pembodohan rakyat secara masif sedang dilakukan,&quot; tutup Toni.</content:encoded></item></channel></rss>
