<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RS Polri Terima Data Antemortem dari 185 Keluarga Korban Lion Air JT-610</title><description>RS Polri Jakarta telah menerima data antemortem dari 185 keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/30/337/1971010/rs-polri-terima-data-antemortem-dari-185-keluarga-korban-lion-air-jt-610</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/10/30/337/1971010/rs-polri-terima-data-antemortem-dari-185-keluarga-korban-lion-air-jt-610"/><item><title>RS Polri Terima Data Antemortem dari 185 Keluarga Korban Lion Air JT-610</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/30/337/1971010/rs-polri-terima-data-antemortem-dari-185-keluarga-korban-lion-air-jt-610</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/10/30/337/1971010/rs-polri-terima-data-antemortem-dari-185-keluarga-korban-lion-air-jt-610</guid><pubDate>Selasa 30 Oktober 2018 16:33 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/30/337/1971010/rs-polri-terima-data-antemortem-dari-185-keluarga-korban-lion-air-jt-610-3lGi6QfxV6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jenazah korban jatuhnya Lion Air JT-610 tiba di RS Polri. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/30/337/1971010/rs-polri-terima-data-antemortem-dari-185-keluarga-korban-lion-air-jt-610-3lGi6QfxV6.jpg</image><title>Jenazah korban jatuhnya Lion Air JT-610 tiba di RS Polri. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pihak Rumah Sakit Polri menyatakan telah menerima laporan data antemortem (data diri korban sebelum meninggal dunia) dari 185 keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di perairan Karawang, Jawa Barat. Sejauh ini sudah 72 pihak keluarga yang melakukan tes DNA.
&quot;Sampai saat ini yang kami terima data antemortem itu sudah 185, dan kemudian kami ambil DNA-nya sekitar 72, dan masih berlangsung hingga saat ini,&quot; kata Kapusdokkes Polri Brigjen Arthur Tampi di RS Polri, Jakarta Timur, Selasa (30/10/2018).
(Baca juga: Enggan Ungkap Isi 26 Kantong Jenazah, Basarnas: Nanti Akan Dijawab DVI Polri)
 
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMC8zMC8xLzExNjk4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ia mengungkapkan, pihaknya masih menemukan beberapa keluarga yang tidak memiliki garis keturunan secara langsung terhadap korban kecelakaan tersebut.
&quot;Yang datang kadang-kadang memang bukan garis keturunannya. Untuk itu, kami minta yang datang ada garis keturunannya untuk kami ambil,&quot; ucap Arthur.
Sampai saat ini, lanjut dia, pihaknya telah menerima 24 kantong jenazah dari Tim Evakuasi Basarnas. Sayangnya, kata Arthur, dari jasad tersebut banyak yang kondisinya tidak utuh.
(Baca juga: Basarnas Tegaskan Belum Ada Batas Waktu Evakuasi Korban Lion Air JT-610)
 
&quot;Kami harus katakan tentang ini bahwa yang kami terima itu body part, potongan tubuh. Tidak ada satu pun dari kantong jenazah itu yang kita terima dalam bentuk jenazah masih utuh,&quot; tutur dia.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pihak Rumah Sakit Polri menyatakan telah menerima laporan data antemortem (data diri korban sebelum meninggal dunia) dari 185 keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di perairan Karawang, Jawa Barat. Sejauh ini sudah 72 pihak keluarga yang melakukan tes DNA.
&quot;Sampai saat ini yang kami terima data antemortem itu sudah 185, dan kemudian kami ambil DNA-nya sekitar 72, dan masih berlangsung hingga saat ini,&quot; kata Kapusdokkes Polri Brigjen Arthur Tampi di RS Polri, Jakarta Timur, Selasa (30/10/2018).
(Baca juga: Enggan Ungkap Isi 26 Kantong Jenazah, Basarnas: Nanti Akan Dijawab DVI Polri)
 
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMC8zMC8xLzExNjk4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ia mengungkapkan, pihaknya masih menemukan beberapa keluarga yang tidak memiliki garis keturunan secara langsung terhadap korban kecelakaan tersebut.
&quot;Yang datang kadang-kadang memang bukan garis keturunannya. Untuk itu, kami minta yang datang ada garis keturunannya untuk kami ambil,&quot; ucap Arthur.
Sampai saat ini, lanjut dia, pihaknya telah menerima 24 kantong jenazah dari Tim Evakuasi Basarnas. Sayangnya, kata Arthur, dari jasad tersebut banyak yang kondisinya tidak utuh.
(Baca juga: Basarnas Tegaskan Belum Ada Batas Waktu Evakuasi Korban Lion Air JT-610)
 
&quot;Kami harus katakan tentang ini bahwa yang kami terima itu body part, potongan tubuh. Tidak ada satu pun dari kantong jenazah itu yang kita terima dalam bentuk jenazah masih utuh,&quot; tutur dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
