<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keluarga Minta Foto dan Video Korban Lion Air Tak Disebarluaskan karena Menyakitkan Hati</title><description>Gubernur Babel menerima pesan dari keluarga korban agar foto dan video korban Lion Air tidak disebarluaskan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/31/340/1971600/keluarga-minta-foto-dan-video-korban-lion-air-tak-disebarluaskan-karena-menyakitkan-hati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/10/31/340/1971600/keluarga-minta-foto-dan-video-korban-lion-air-tak-disebarluaskan-karena-menyakitkan-hati"/><item><title>Keluarga Minta Foto dan Video Korban Lion Air Tak Disebarluaskan karena Menyakitkan Hati</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/10/31/340/1971600/keluarga-minta-foto-dan-video-korban-lion-air-tak-disebarluaskan-karena-menyakitkan-hati</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/10/31/340/1971600/keluarga-minta-foto-dan-video-korban-lion-air-tak-disebarluaskan-karena-menyakitkan-hati</guid><pubDate>Rabu 31 Oktober 2018 18:28 WIB</pubDate><dc:creator>Badriyanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/31/340/1971600/keluarga-minta-foto-dan-video-korban-lion-air-tak-disebarluaskan-karena-menyakitkan-hati-PZGun0vsoc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman (ketiga kiri) saat konferensi pers terkait musibah Lion Air di RS Polri, Rabu (31/10/2018). (Foto : Puteranegara Batubara/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/31/340/1971600/keluarga-minta-foto-dan-video-korban-lion-air-tak-disebarluaskan-karena-menyakitkan-hati-PZGun0vsoc.jpg</image><title>Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman (ketiga kiri) saat konferensi pers terkait musibah Lion Air di RS Polri, Rabu (31/10/2018). (Foto : Puteranegara Batubara/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengungkapkan, pihaknya menerima pesan dari keluarga agar foto dan video korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 tidak disebarkanluaskan.

Hal itu disampaikan saat meninjau proses evakuasi korban dan serpihan pesawat Lion Air di Posko Crisis Center di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMC8zMS8xLzExNzAwNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Ada keluarga yang meminta agar foto dan video tidak menyebarkan lagi karena menyakitkan hati keluarga,&quot; kata Erzaldi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (31/10/2018).
Erzaldi menjelaskan, setidaknya 128 orang asal Bangka Belitung yang turut menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air di Perairan Karawang, Jawa Barat itu.

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/10/31/54026/272920_medium.jpg&quot; alt=&quot;Tim Inafis Polda Babel Catat 41 Sidik Jari Korban Lion Air JT-610&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Erzaldi menegaskan, pihaknya akan terus mengawal keluarga korban yang saat mayoritas sudah ada di Jakarta menunggu hasil identifikasi yang dilakukan tim DVI RS Polri Keramat Jati, Jakarta Timur.

(Baca Juga : Name Tag dan Log Book Kopilot Lion Air Ditemukan, Ini Respons Keluarga)

&quot;Ingin memastikan identifikasi jenazah, ketika proses mandi dan kafan, lalu diserahkan ke keluarga. Lalu ambulans ke Bandara Soetta ke Bangka Belitung, di Babel diterima pemerintah setempat,&quot; pungkasnya.

(Baca Juga : Gubernur Babel Tinjau Proses Identifikasi Korban Lion Air di RS Polri)



</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengungkapkan, pihaknya menerima pesan dari keluarga agar foto dan video korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 tidak disebarkanluaskan.

Hal itu disampaikan saat meninjau proses evakuasi korban dan serpihan pesawat Lion Air di Posko Crisis Center di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMC8zMS8xLzExNzAwNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Ada keluarga yang meminta agar foto dan video tidak menyebarkan lagi karena menyakitkan hati keluarga,&quot; kata Erzaldi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (31/10/2018).
Erzaldi menjelaskan, setidaknya 128 orang asal Bangka Belitung yang turut menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air di Perairan Karawang, Jawa Barat itu.

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/10/31/54026/272920_medium.jpg&quot; alt=&quot;Tim Inafis Polda Babel Catat 41 Sidik Jari Korban Lion Air JT-610&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Erzaldi menegaskan, pihaknya akan terus mengawal keluarga korban yang saat mayoritas sudah ada di Jakarta menunggu hasil identifikasi yang dilakukan tim DVI RS Polri Keramat Jati, Jakarta Timur.

(Baca Juga : Name Tag dan Log Book Kopilot Lion Air Ditemukan, Ini Respons Keluarga)

&quot;Ingin memastikan identifikasi jenazah, ketika proses mandi dan kafan, lalu diserahkan ke keluarga. Lalu ambulans ke Bandara Soetta ke Bangka Belitung, di Babel diterima pemerintah setempat,&quot; pungkasnya.

(Baca Juga : Gubernur Babel Tinjau Proses Identifikasi Korban Lion Air di RS Polri)



</content:encoded></item></channel></rss>
