<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Isak Tangis Iringi Pemakaman Jannatun, Korban Lion Air JT-610   </title><description>Cintya merupakan salah satu staff analis Kegiatan Usaha Hilir Migas, Ditjen Migas Kementerian ESDM.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/11/01/519/1971899/isak-tangis-iringi-pemakaman-jannatun-korban-lion-air-jt-610</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/11/01/519/1971899/isak-tangis-iringi-pemakaman-jannatun-korban-lion-air-jt-610"/><item><title>Isak Tangis Iringi Pemakaman Jannatun, Korban Lion Air JT-610   </title><link>https://news.okezone.com/read/2018/11/01/519/1971899/isak-tangis-iringi-pemakaman-jannatun-korban-lion-air-jt-610</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/11/01/519/1971899/isak-tangis-iringi-pemakaman-jannatun-korban-lion-air-jt-610</guid><pubDate>Kamis 01 November 2018 12:55 WIB</pubDate><dc:creator>Syaiful Islam</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/01/519/1971899/isak-tangis-iringi-pemakaman-jannatun-korban-lion-air-jt-610-DXMWDSXrFR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemakaman Jannatun, korban Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat (Foto: Syaiful Islam)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/01/519/1971899/isak-tangis-iringi-pemakaman-jannatun-korban-lion-air-jt-610-DXMWDSXrFR.jpg</image><title>Pemakaman Jannatun, korban Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat (Foto: Syaiful Islam)</title></images><description>SURABAYA - Isak tangis mewarnai proses pemakaman Jannatun Cintya Dewi (24) di tempat pemakaman umum Desa Suruh, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (1/11/2018). Bacaan tahlil juga dibacakan setelah pemakaman selesai.

Cintya merupakan salah satu staff analis Kegiatan Usaha Hilir Migas, Ditjen Migas Kementerian ESDM. Putri dari pasangan Bambang dan Surtiyem ini satu dari ratusan penumpang Lion Air yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat.
(Baca Juga: Jenazah Jannatun Korban Lion Air Tiba di Rumah Duka, Ibunda Jatuh Pingsan)
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMC8zMC8xLzExNjk5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ketika jenazah tiba di rumah duka, orangtua korban tidak mampu membendung rasa sedih. Keduanya menangis saat melihat peti jenazah dikeluarkan dari mobil ambulans. Bahkan, ibu korban terpaksa harus dibopong ke dalam rumah oleh sanak keluarga karena tak kuat menahan sedih.
&amp;nbsp;
Kemudian. jenazah dibawa ke masjid Al Hidayah untuk disalati. Warga yang sudah pagi menunggu kedatangan jenazah korban, langsung menyolati jenazah tersebut. Setelah itu dikuburkan ke tempat pemakaman umum, yang tak jauh dari rumah korban.
(Baca Juga: Ini Identitas Korban Lion Air yang Berhasil Diidentifikasi)

Tidak hanya orangtua korban yang menangis, tetapi para pelayat yang ikut mengantarkan korban ke tempat peristirahatan terakhir juga ada yang menangis. Maklum semasa hidup korban dikenal baik dengan para tetangga.

Jannatun merupakan sarjana lulusan Teknik Kimia Institut Tekhnologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Korban merupakan anak pertama dari dua bersaudara.
</description><content:encoded>SURABAYA - Isak tangis mewarnai proses pemakaman Jannatun Cintya Dewi (24) di tempat pemakaman umum Desa Suruh, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (1/11/2018). Bacaan tahlil juga dibacakan setelah pemakaman selesai.

Cintya merupakan salah satu staff analis Kegiatan Usaha Hilir Migas, Ditjen Migas Kementerian ESDM. Putri dari pasangan Bambang dan Surtiyem ini satu dari ratusan penumpang Lion Air yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat.
(Baca Juga: Jenazah Jannatun Korban Lion Air Tiba di Rumah Duka, Ibunda Jatuh Pingsan)
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMC8zMC8xLzExNjk5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ketika jenazah tiba di rumah duka, orangtua korban tidak mampu membendung rasa sedih. Keduanya menangis saat melihat peti jenazah dikeluarkan dari mobil ambulans. Bahkan, ibu korban terpaksa harus dibopong ke dalam rumah oleh sanak keluarga karena tak kuat menahan sedih.
&amp;nbsp;
Kemudian. jenazah dibawa ke masjid Al Hidayah untuk disalati. Warga yang sudah pagi menunggu kedatangan jenazah korban, langsung menyolati jenazah tersebut. Setelah itu dikuburkan ke tempat pemakaman umum, yang tak jauh dari rumah korban.
(Baca Juga: Ini Identitas Korban Lion Air yang Berhasil Diidentifikasi)

Tidak hanya orangtua korban yang menangis, tetapi para pelayat yang ikut mengantarkan korban ke tempat peristirahatan terakhir juga ada yang menangis. Maklum semasa hidup korban dikenal baik dengan para tetangga.

Jannatun merupakan sarjana lulusan Teknik Kimia Institut Tekhnologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Korban merupakan anak pertama dari dua bersaudara.
</content:encoded></item></channel></rss>
