<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemuda Pancasila Pastikan Netral di Pilpres 2019</title><description>Japto menerangkan bahwa pihaknya tidak ingin PP pecah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/11/05/605/1973550/pemuda-pancasila-pastikan-netral-di-pilpres-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/11/05/605/1973550/pemuda-pancasila-pastikan-netral-di-pilpres-2019"/><item><title>Pemuda Pancasila Pastikan Netral di Pilpres 2019</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/11/05/605/1973550/pemuda-pancasila-pastikan-netral-di-pilpres-2019</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/11/05/605/1973550/pemuda-pancasila-pastikan-netral-di-pilpres-2019</guid><pubDate>Senin 05 November 2018 15:58 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/05/605/1973550/pemuda-pancasila-pastikan-netral-di-pilpres-2019-17YUVsnij9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum Pemuda Pancasila. Foto/Ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/05/605/1973550/pemuda-pancasila-pastikan-netral-di-pilpres-2019-17YUVsnij9.jpg</image><title>Ketua Umum Pemuda Pancasila. Foto/Ist</title></images><description>

JAKARTA - Organisasi masyarakat Pemuda Pancasila (PP) dipastikan netral dalam pemilihan presiden (pilpres) 2019. Pasalnya, anggota PP tersebar di semua partai politik yang berbeda dukungan calon presiden dan calon wakil presiden.

&quot;Anggota saya ada di mana-mana. Anggota saya ada yang di Gerindra. Ada yang di PPP, ada yang di Golkar dukung beliau. Ada yang di NasDem. Bahkan caleg-calegnya ada dari semua partai-partai itu. Jadi kita membebaskan,&quot; kata Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soelistyo Soerjosoemarno usai bertemu Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/11/2018).
&amp;nbsp;
Japto menerangkan bahwa pihaknya tidak ingin PP pecah. Sebab itu, anggota PP dibebaskan menentukan pilihan di Pilpres 2019. &quot;Saya tidak mau Pemuda Pancasila pecah. Biarkan mereka mempunyai pilihannya masing-masing,&quot; ucap dia.
Baca: Pidato 'Hijrah' Jokowi untuk Jaga Persatuan
Baca: Suara Milenial Jadi Penentu Hasil Pilpres 2019: Sosial Media Berperan Penting
Ia pun mengajak anggota PP di semua partai politik untuk menyadari persatuan. Japto mengakui konflik memang tak bisa dihindarkan. Namun, konflik itu berupa pikiran bukan pertempuran.
&amp;nbsp;
Di sisi lain, dalam menyelesaikan suatu masalah dan perbedaan pendapat, yang terpenting menyelesaikan masalah ini atau tidak. Bukan masalah siapa yang salah lantas dikeroyok.

&quot;Kita bukan demokrasi murni, kalau demokrasi murni yang satu bilang A, yang satu bilang B. Yang menang A, yang B dimusnahkan, kan gitu kalau demokrasi murni,&quot; terang dia.

Waketum Bidang Organisasi dan Kaderisasi PP Bambang Soesatyo menambahkan bahwa kedatangan pengurus PP ke Istana lantaran ingin mengundang Presiden.

&quot;Tapi kita akan mengundang beliau (Jokowi) tahun depan ke Mubes, sebagai presiden.&quot; tandasnya.</description><content:encoded>

JAKARTA - Organisasi masyarakat Pemuda Pancasila (PP) dipastikan netral dalam pemilihan presiden (pilpres) 2019. Pasalnya, anggota PP tersebar di semua partai politik yang berbeda dukungan calon presiden dan calon wakil presiden.

&quot;Anggota saya ada di mana-mana. Anggota saya ada yang di Gerindra. Ada yang di PPP, ada yang di Golkar dukung beliau. Ada yang di NasDem. Bahkan caleg-calegnya ada dari semua partai-partai itu. Jadi kita membebaskan,&quot; kata Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soelistyo Soerjosoemarno usai bertemu Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/11/2018).
&amp;nbsp;
Japto menerangkan bahwa pihaknya tidak ingin PP pecah. Sebab itu, anggota PP dibebaskan menentukan pilihan di Pilpres 2019. &quot;Saya tidak mau Pemuda Pancasila pecah. Biarkan mereka mempunyai pilihannya masing-masing,&quot; ucap dia.
Baca: Pidato 'Hijrah' Jokowi untuk Jaga Persatuan
Baca: Suara Milenial Jadi Penentu Hasil Pilpres 2019: Sosial Media Berperan Penting
Ia pun mengajak anggota PP di semua partai politik untuk menyadari persatuan. Japto mengakui konflik memang tak bisa dihindarkan. Namun, konflik itu berupa pikiran bukan pertempuran.
&amp;nbsp;
Di sisi lain, dalam menyelesaikan suatu masalah dan perbedaan pendapat, yang terpenting menyelesaikan masalah ini atau tidak. Bukan masalah siapa yang salah lantas dikeroyok.

&quot;Kita bukan demokrasi murni, kalau demokrasi murni yang satu bilang A, yang satu bilang B. Yang menang A, yang B dimusnahkan, kan gitu kalau demokrasi murni,&quot; terang dia.

Waketum Bidang Organisasi dan Kaderisasi PP Bambang Soesatyo menambahkan bahwa kedatangan pengurus PP ke Istana lantaran ingin mengundang Presiden.

&quot;Tapi kita akan mengundang beliau (Jokowi) tahun depan ke Mubes, sebagai presiden.&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
