<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sikap Berbeda Ubaidillah Salabi Diungkap Kakak Sebelum Jadi Korban Lion Air JT-610</title><description>Suasana haru begitu terasa saat jenazah Ubaidillah Salabi, warga Karanganyar yang menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/11/07/337/1974757/sikap-berbeda-ubaidillah-salabi-diungkap-kakak-sebelum-jadi-korban-lion-air-jt-610</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/11/07/337/1974757/sikap-berbeda-ubaidillah-salabi-diungkap-kakak-sebelum-jadi-korban-lion-air-jt-610"/><item><title>Sikap Berbeda Ubaidillah Salabi Diungkap Kakak Sebelum Jadi Korban Lion Air JT-610</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/11/07/337/1974757/sikap-berbeda-ubaidillah-salabi-diungkap-kakak-sebelum-jadi-korban-lion-air-jt-610</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/11/07/337/1974757/sikap-berbeda-ubaidillah-salabi-diungkap-kakak-sebelum-jadi-korban-lion-air-jt-610</guid><pubDate>Rabu 07 November 2018 20:45 WIB</pubDate><dc:creator>Bramantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/07/337/1974757/sikap-berbeda-ubaidillah-salabi-diungkap-kakak-sebelum-jadi-korban-lion-air-jt-610-5D5e4d9HwE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Korban Lion Air (Foto: Bramantyo/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/07/337/1974757/sikap-berbeda-ubaidillah-salabi-diungkap-kakak-sebelum-jadi-korban-lion-air-jt-610-5D5e4d9HwE.jpg</image><title>Korban Lion Air (Foto: Bramantyo/Okezone)</title></images><description>KARANGANYAR - Suasana haru begitu terasa saat jenazah Ubaidillah Salabi, warga Karanganyar yang menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610, sekitar perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, beberapa menit setelah pesawat lepas landas. Tiba di rumah duka di dusun Karangmojo, Desa Karangmojo, kecamatan Tasikmadu.
Tak menunggu lama, usai disalatkan, jenazah Ubaidillah Salabi, langsung dimakamkan di pemakaman umum desa setempat yang berjarak 200 meter dari rumah duka.
Sosok Ubay (biasa dipanggil) semasa hidup menjabat sebagai Kasubdit Inventarisasi IPSDH Departemen Kehutanan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan berdomisili di Bogor, Jawa Barat ini dikenal sangat sayang pada anak-anaknya.
Bahkan, entah sebuah firasat atau bukan, kakak korban Anis Ridho menceritakan bila adiknya itu mengajak kedua anak yang saat ini kuliah di UGM untuk pulang ke Karanganyar bertemu ibu.
&quot;Beberapa hari sebelum kecelakaan Lion, Ubay mengajak anaknya yang kuliah di UGM untuk pulang ke sini (Karanganyar). Adik saya itu ada di Karanganyar sejak Jumat sampai Minggu (26-28/10/2018),&quot; ungkap Anis Ridho pada okezone, dirumah duka, Rabu (7/11/2018).

Baca Juga: Ini Identitas 17 Korban Lion Air JT-610 yang Berhasil Diidentifikasi
Selama di Karanganyar, adiknya itu, ungkap Anis Ridho, meski sedikit berbeda dari biasannya, selalu mengajak kedua anaknya untuk berkunjung ke rumah saudara-saudaranya.
&quot;Baru pada hari Minggu (28/11/2018) Ubay pulang kerumahnya di Bogor. Beliau terbang ke Jakarta lewat bandara Adi Sucipto, Yogyakarta,&quot; terangnya.
Menurut Anis Ridho, setelah semalam di rumahnya di Bogor, keesokan harinya Ubaidillah pun berangkat menuju ke Pangkal Pinang. Ubay berangkat melalui bandara Soekarno-Hatta dengan diantar oleh istrinya.
&quot;Meski awalnya kami semua tak percaya dengan kejadian ini semua, tapi kami sekeluarga sudah ikhas. Dan atas nama keluarga, kami memohon maaf jika selama ini almarhum memiliki kesalahan. Dan tak lupa kami pun mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk menemukan para korban, termasuk Ubay, adik saya,&amp;rdquo; ujarnya.
Ubaidillah Salabi, meninggalkan seorang isteri, Pety Novita serta empat orang anak, masing-masing Brian Ilham Makarim, Firdausa Imtinani Amalia, Nadifa Rose Rahmawati serta Emily sabila Rosyad.
Jenazah Ubaidillah Salabi berhasil ditemukan Tim Basarnas beberapa hari setelah kecelakaan.Setelah berhasil diidentifikasi, jenazah Ubaidillah Salabi diserahkan langsung pada pihak keluarga di Karanganyar, Jawa Tengah.

Baca Juga: 10 Hari Pencarian, Basarnas Sudah Serahkan 187 Kantong Jenazah Korban Lion Air</description><content:encoded>KARANGANYAR - Suasana haru begitu terasa saat jenazah Ubaidillah Salabi, warga Karanganyar yang menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610, sekitar perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, beberapa menit setelah pesawat lepas landas. Tiba di rumah duka di dusun Karangmojo, Desa Karangmojo, kecamatan Tasikmadu.
Tak menunggu lama, usai disalatkan, jenazah Ubaidillah Salabi, langsung dimakamkan di pemakaman umum desa setempat yang berjarak 200 meter dari rumah duka.
Sosok Ubay (biasa dipanggil) semasa hidup menjabat sebagai Kasubdit Inventarisasi IPSDH Departemen Kehutanan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan berdomisili di Bogor, Jawa Barat ini dikenal sangat sayang pada anak-anaknya.
Bahkan, entah sebuah firasat atau bukan, kakak korban Anis Ridho menceritakan bila adiknya itu mengajak kedua anak yang saat ini kuliah di UGM untuk pulang ke Karanganyar bertemu ibu.
&quot;Beberapa hari sebelum kecelakaan Lion, Ubay mengajak anaknya yang kuliah di UGM untuk pulang ke sini (Karanganyar). Adik saya itu ada di Karanganyar sejak Jumat sampai Minggu (26-28/10/2018),&quot; ungkap Anis Ridho pada okezone, dirumah duka, Rabu (7/11/2018).

Baca Juga: Ini Identitas 17 Korban Lion Air JT-610 yang Berhasil Diidentifikasi
Selama di Karanganyar, adiknya itu, ungkap Anis Ridho, meski sedikit berbeda dari biasannya, selalu mengajak kedua anaknya untuk berkunjung ke rumah saudara-saudaranya.
&quot;Baru pada hari Minggu (28/11/2018) Ubay pulang kerumahnya di Bogor. Beliau terbang ke Jakarta lewat bandara Adi Sucipto, Yogyakarta,&quot; terangnya.
Menurut Anis Ridho, setelah semalam di rumahnya di Bogor, keesokan harinya Ubaidillah pun berangkat menuju ke Pangkal Pinang. Ubay berangkat melalui bandara Soekarno-Hatta dengan diantar oleh istrinya.
&quot;Meski awalnya kami semua tak percaya dengan kejadian ini semua, tapi kami sekeluarga sudah ikhas. Dan atas nama keluarga, kami memohon maaf jika selama ini almarhum memiliki kesalahan. Dan tak lupa kami pun mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk menemukan para korban, termasuk Ubay, adik saya,&amp;rdquo; ujarnya.
Ubaidillah Salabi, meninggalkan seorang isteri, Pety Novita serta empat orang anak, masing-masing Brian Ilham Makarim, Firdausa Imtinani Amalia, Nadifa Rose Rahmawati serta Emily sabila Rosyad.
Jenazah Ubaidillah Salabi berhasil ditemukan Tim Basarnas beberapa hari setelah kecelakaan.Setelah berhasil diidentifikasi, jenazah Ubaidillah Salabi diserahkan langsung pada pihak keluarga di Karanganyar, Jawa Tengah.

Baca Juga: 10 Hari Pencarian, Basarnas Sudah Serahkan 187 Kantong Jenazah Korban Lion Air</content:encoded></item></channel></rss>
