<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Siswa Pengeroyok Guru SMK di Kendal Sungkem Minta Maaf</title><description>Bupati Kendal Mirna Annisa prihatin dengan adegan siswa membully gurunya di dalam kelas, yang beredar luas di media social.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/11/12/512/1976522/siswa-pengeroyok-guru-smk-di-kendal-sungkem-minta-maaf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/11/12/512/1976522/siswa-pengeroyok-guru-smk-di-kendal-sungkem-minta-maaf"/><item><title> Siswa Pengeroyok Guru SMK di Kendal Sungkem Minta Maaf</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/11/12/512/1976522/siswa-pengeroyok-guru-smk-di-kendal-sungkem-minta-maaf</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/11/12/512/1976522/siswa-pengeroyok-guru-smk-di-kendal-sungkem-minta-maaf</guid><pubDate>Senin 12 November 2018 10:48 WIB</pubDate><dc:creator>Eddie Prayitno</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/12/512/1976522/siswa-pengeroyok-guru-smk-di-kendal-sungkem-minta-maaf-JP5BrJxsBk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Eddie/iNews TV</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/12/512/1976522/siswa-pengeroyok-guru-smk-di-kendal-sungkem-minta-maaf-JP5BrJxsBk.jpg</image><title>Foto: Eddie/iNews TV</title></images><description>
KENDAL - Bupati Kendal Mirna Annisa prihatin dengan adegan siswa membully gurunya di dalam kelas, yang beredar luas di media social. Menurutnya, etika dan moral para siswa kurang dan tindakan tersebut tidak pantas dilakukan apalagi di lingkungan sekolah.

Ia juga meminta guru bisa lebih mengedepankan pendidikan karakter siswa agar kejadian ini tidak terulang kembali. Hal itu dikatakan Bupati Mirna saat mendatangi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 3 Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah.

Mirna bertemu dengan lima siswa yang ada dalam adegan video tersebut dan sang guru. Dalam pertemuan tersebut, bupati ingin mengetahui dengan pasti apa yang sebenarnya terjadi.

&amp;ldquo;Meski pihak sekolah bilang hanyalah guyonan semata, tetapi perbuatan itu menunjukan etika dan moral siswa kurang baik,&amp;rdquo; kata Annisa, Senin (12/11/2018).
(Baca juga: Viral Video Guru Dikeroyok Siswa, Disdik Jateng Terjunkan Tim ke SMK Kendal)
lebih lanjut, ia menambahkan, guyonan yang dilakukan siswa dan guru ini tidak wajar apalagi dilakukan di lingkungan sekolah dan saat jam pelajaran, sehingga kualitas guru dan anak didiknya menjadi pertanyaan.

Sementara itu, Joko Susilo, guru yang ada dalam adegan video tersebut mengaku yang dilakukan anak-anak hanya candaan saja.

&amp;ldquo;Awalnya ada anak yang melempar kertas, saat ditanya tidak ada yang mengaku dan ada siswa yang maju dan bercanda agar  guru tidak marah sambil dorong-dorongan,&amp;rdquo; kata Joko.

Lalu, seorang siswa yang ada di dalam video tersebut berinisial PG, mengaku jika Guru Joko kerap bercanda dengan humor.
(Baca juga: Terkait Guru SMK di Kendal Dikeroyok Siswa, Pendekatan Sosial Jadi Kuncinya)
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMS8xMS8xLzExNzIyMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Tidak bermaksud membully, karena yang dilakukan hanya candaan yang keterlaluan,&amp;rdquo; kata PG.

Lalu, pengawas SMK/SMA Kendal, Langgeng Widodo mengatakan Joko Susilo masih didampingi karena kemampuan dan kepribadiannya agar lebih ada ketegasan.

Usai pertemuan antara pihak sekolah, pengawas, bupati Kendal dan siswa serta guru, siswa yang dipanggil meminta maaf kepada orangtua yang juga ikut dihadirkan. Kelima siswa tersebut sungkem sambil menangis dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Diketahui, video siswa mengeroyok guru di dalam kelas ini menjadi viral, pihak sekolah sendiri mengeluarkan pernyataan bahwa yang terjadi  bukan penganiayaan tetapi murni candaan siswa dan guru. Namun sekolah  mengakui candaan tersebut melampaui batas dan tidak sewajarnya dilakukan di dalam kelas.</description><content:encoded>
KENDAL - Bupati Kendal Mirna Annisa prihatin dengan adegan siswa membully gurunya di dalam kelas, yang beredar luas di media social. Menurutnya, etika dan moral para siswa kurang dan tindakan tersebut tidak pantas dilakukan apalagi di lingkungan sekolah.

Ia juga meminta guru bisa lebih mengedepankan pendidikan karakter siswa agar kejadian ini tidak terulang kembali. Hal itu dikatakan Bupati Mirna saat mendatangi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 3 Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah.

Mirna bertemu dengan lima siswa yang ada dalam adegan video tersebut dan sang guru. Dalam pertemuan tersebut, bupati ingin mengetahui dengan pasti apa yang sebenarnya terjadi.

&amp;ldquo;Meski pihak sekolah bilang hanyalah guyonan semata, tetapi perbuatan itu menunjukan etika dan moral siswa kurang baik,&amp;rdquo; kata Annisa, Senin (12/11/2018).
(Baca juga: Viral Video Guru Dikeroyok Siswa, Disdik Jateng Terjunkan Tim ke SMK Kendal)
lebih lanjut, ia menambahkan, guyonan yang dilakukan siswa dan guru ini tidak wajar apalagi dilakukan di lingkungan sekolah dan saat jam pelajaran, sehingga kualitas guru dan anak didiknya menjadi pertanyaan.

Sementara itu, Joko Susilo, guru yang ada dalam adegan video tersebut mengaku yang dilakukan anak-anak hanya candaan saja.

&amp;ldquo;Awalnya ada anak yang melempar kertas, saat ditanya tidak ada yang mengaku dan ada siswa yang maju dan bercanda agar  guru tidak marah sambil dorong-dorongan,&amp;rdquo; kata Joko.

Lalu, seorang siswa yang ada di dalam video tersebut berinisial PG, mengaku jika Guru Joko kerap bercanda dengan humor.
(Baca juga: Terkait Guru SMK di Kendal Dikeroyok Siswa, Pendekatan Sosial Jadi Kuncinya)
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMS8xMS8xLzExNzIyMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Tidak bermaksud membully, karena yang dilakukan hanya candaan yang keterlaluan,&amp;rdquo; kata PG.

Lalu, pengawas SMK/SMA Kendal, Langgeng Widodo mengatakan Joko Susilo masih didampingi karena kemampuan dan kepribadiannya agar lebih ada ketegasan.

Usai pertemuan antara pihak sekolah, pengawas, bupati Kendal dan siswa serta guru, siswa yang dipanggil meminta maaf kepada orangtua yang juga ikut dihadirkan. Kelima siswa tersebut sungkem sambil menangis dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Diketahui, video siswa mengeroyok guru di dalam kelas ini menjadi viral, pihak sekolah sendiri mengeluarkan pernyataan bahwa yang terjadi  bukan penganiayaan tetapi murni candaan siswa dan guru. Namun sekolah  mengakui candaan tersebut melampaui batas dan tidak sewajarnya dilakukan di dalam kelas.</content:encoded></item></channel></rss>
