<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Denny Adin, Caleg Perindo yang Ingin Perjuangkan IPM Jabar</title><description>Pembangunan infrastruktur serta properti dilakukan jangan sampai mengorbankan lahan pertanian warga.</description><link>https://news.okezone.com/read/2018/11/21/606/1980605/denny-adin-caleg-perindo-yang-ingin-perjuangkan-ipm-jabar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2018/11/21/606/1980605/denny-adin-caleg-perindo-yang-ingin-perjuangkan-ipm-jabar"/><item><title>Denny Adin, Caleg Perindo yang Ingin Perjuangkan IPM Jabar</title><link>https://news.okezone.com/read/2018/11/21/606/1980605/denny-adin-caleg-perindo-yang-ingin-perjuangkan-ipm-jabar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2018/11/21/606/1980605/denny-adin-caleg-perindo-yang-ingin-perjuangkan-ipm-jabar</guid><pubDate>Rabu 21 November 2018 13:22 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmat Fahzry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/21/606/1980605/denny-adin-caleg-perindo-yang-ingin-perjuangkan-ipm-jabar-yK7cl7FfNg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Denny Adin juga menjabat sebagai Ketua DPP Rescue Perindo. Foto: Okezone/Arif Julianto</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/21/606/1980605/denny-adin-caleg-perindo-yang-ingin-perjuangkan-ipm-jabar-yK7cl7FfNg.jpg</image><title>Denny Adin juga menjabat sebagai Ketua DPP Rescue Perindo. Foto: Okezone/Arif Julianto</title></images><description>

JAKARTA &amp;ndash; Calon anggota legislatif (caleg) DPR RI Dapil Jawa Barat VII dari Partai Perindo, Denny Adin akan memperjuangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bekasi, Purwakarta dan Karawang, Jawa Barat agar meningkat.

Ia menilai pembangunan infrastruktur dan indeks pembangunan manusia perlu dijalankan secara beriringan. Sebab, ketidakseimbangan antara kedua sektor itu disinyalir dapat menghambat tingkat kesejahteraan masyarakat.

&amp;ldquo;Permasalahan soal infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pengangguran di ketiga wilayah ini masih perlu kita perjuangkan,&amp;rdquo; ujar dalam pernyataan tertulis yang diterima Okezone, Rabu (21/11/2018).
&amp;nbsp;
Namun, pembangunan infrastruktur serta properti dilakukan jangan sampai mengorbankan lahan pertanian warga. Sehingga menimbulkan penyusutan lahan pertanian yang berdampak pada tergerusnya hasil bumi.
&amp;ldquo;Kondisi ini akan sangat krusial untuk masa depan sektor pertanian daerah,&amp;rdquo; katanya.

Tidak hanya itu saja, permasalahan lain muncul ketika banyak industri di wilayah tersebut tidak menyerap tenaga kerja lokal. Sebab, sumber daya manusia yang dimiliki belum memenuhi skill di bidang yang dibutuhkan.
Faktor tersebut diyakini menjadi alasan utama industri memilih untuk menyerap tenaga kerja dari luar daerah.
&amp;ldquo;Banyak industri dari wilayah Bekasi, Purwakarta dan Karawang tidak menyerap tenaga kerja di daerahnya sendiri, tetapi lebih banyak tenaga kerja dari luar Jawa Barat,&amp;rdquo; ungkapnya.</description><content:encoded>

JAKARTA &amp;ndash; Calon anggota legislatif (caleg) DPR RI Dapil Jawa Barat VII dari Partai Perindo, Denny Adin akan memperjuangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bekasi, Purwakarta dan Karawang, Jawa Barat agar meningkat.

Ia menilai pembangunan infrastruktur dan indeks pembangunan manusia perlu dijalankan secara beriringan. Sebab, ketidakseimbangan antara kedua sektor itu disinyalir dapat menghambat tingkat kesejahteraan masyarakat.

&amp;ldquo;Permasalahan soal infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pengangguran di ketiga wilayah ini masih perlu kita perjuangkan,&amp;rdquo; ujar dalam pernyataan tertulis yang diterima Okezone, Rabu (21/11/2018).
&amp;nbsp;
Namun, pembangunan infrastruktur serta properti dilakukan jangan sampai mengorbankan lahan pertanian warga. Sehingga menimbulkan penyusutan lahan pertanian yang berdampak pada tergerusnya hasil bumi.
&amp;ldquo;Kondisi ini akan sangat krusial untuk masa depan sektor pertanian daerah,&amp;rdquo; katanya.

Tidak hanya itu saja, permasalahan lain muncul ketika banyak industri di wilayah tersebut tidak menyerap tenaga kerja lokal. Sebab, sumber daya manusia yang dimiliki belum memenuhi skill di bidang yang dibutuhkan.
Faktor tersebut diyakini menjadi alasan utama industri memilih untuk menyerap tenaga kerja dari luar daerah.
&amp;ldquo;Banyak industri dari wilayah Bekasi, Purwakarta dan Karawang tidak menyerap tenaga kerja di daerahnya sendiri, tetapi lebih banyak tenaga kerja dari luar Jawa Barat,&amp;rdquo; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
